Profil Pandu Sjahrir, Keponakan Luhut yang Pegang Holding Investasi Danantara
Wakil Direktur Utama PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA)dalam acara Dentons HRRP Law and Regulations Outlook 2025 di Jakarta, Kamis (20/2/2025).(KOMPAS.com/ ELSA CATRIANA)
12:08
24 Februari 2025

Profil Pandu Sjahrir, Keponakan Luhut yang Pegang Holding Investasi Danantara

-Pandu Sjahrir telah dinyatakan bergabung dalam jajaran pengelola Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara).

Juru Bicara Kantor Komunikasi Kepresidenan, Hasan Nasbi, mengonfirmasi jabatan keponakan dari Ketua Dewan Ekonomi Nasional Luhut Pandjaitan usai acara peluncuran di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta.

"Bapak Pandu Sjahrir yang akan memegang holding investasi," kata Hasan, Senin (24/2/2025).

Masuknya Pandu Sjahrir dalam jajaran pengurus BPI Danantara awalnya terungkap saat ia menghadiri pembahasan pembiayaan program 3 juta rumah bersama Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir, dan Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo pada Selasa (11/2/2025) malam.

Pandu Sjahrir sendiri bukan sosok asing di lingkungan Presiden Prabowo Subianto.

Sebelumnya, ia pernah menjadi Wakil Bendahara Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran.

Lantas siapa sebenarnya Pandu Sjahrir sehingga dapat menduduki posisi sebagai salah satu pengurus BPI Danantara?

Mengutip laman resmi TOBA, Pandu Sjahrir diketahui lahir di Amerika Serikat pada 17 Mei 1979 dan saat ini berdomisili di Jakarta.

Ia meraih gelar Sarjana dari University of Chicago serta Master of Business Administration dari Stanford Graduate School of Business, dua universitas ternama di Amerika Serikat.

Karier dan Pengalaman Bisnis

Dengan latar belakang pendidikan di bidang bisnis, Pandu memiliki pengalaman luas sebagai pengusaha batu bara dan investor profesional.

Ia menjabat sebagai Wakil Presiden Direktur PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA) serta pernah menjadi Ketua Asosiasi Pertambangan Batu Bara Indonesia (APBI) periode 2018-2021.

Mengutip laman resmi TBS Energi, Pandu memulai kariernya sebagai analis di Lehman Brothers pada 2001-2002.

Ia kemudian menjadi Principal di Byun & Co, Alternative Energy Fund Asia (2002-2005) serta Senior Analyst di Matlin & Patterson (2007-2010), dengan fokus pada sektor energi dan pertambangan.

Saat ini, Pandu Sjahrir juga menduduki sejumlah posisi strategis, antara lain:

- Ketua Dewan Pengurus Harian Asosiasi Fintech Indonesia (sejak 2021)

- Komisaris Utama GoTo Financials (sejak 2021)

- Komisaris PT Bursa Efek Indonesia (sejak 2020)

- Komisaris Independen PT Elang Mahkota Teknologi (sejak 2020)

- Komisaris PT Karya Baru TBS (sebelumnya PT Batu Hitam Perkasa) (sejak 2018)

- Komisaris Utama PT Perkebunan Kaltim Utama I (sejak 2018)

Editor: Agustinus Rangga Respati

Tag:  #profil #pandu #sjahrir #keponakan #luhut #yang #pegang #holding #investasi #danantara

KOMENTAR