Jakarta Future Festival 2026 Digelar 5-7 Juni di TIM, Ada Apa Saja?
Jakarta Future Festival 2026 akan digelar dari Jumat (5/6/2026) sampai Minggu (7/6/2026) di TIM dan bisa diikuti secara gratis. Ada apa saja?(Dok. Unsplash/Iqro Rinaldi)
19:07
3 Juni 2026

Jakarta Future Festival 2026 Digelar 5-7 Juni di TIM, Ada Apa Saja?

Jakarta Future Festival (JFF) 2026 akan digelar dari Jumat (5/6/2026) sampai Minggu (7/6/2026) di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat, dan bisa diikuti secara gratis.

Mengusung tema "Navigating Resilience", acara ini bisa jadi ajang diskusi soal masa depan kota, sekaligus pengembangan pariwisata sebagai bagian dari upaya memperkuat posisi Jakarta sebagai kota global.

Memasuki penyelenggaraan tahun ketiga, acara tersebut menghadirkan beragam program, dari diskusi, lokakarya, aktivasi komunitas, hiburan, hingga kegiatan edukasi untuk anak-anak.

"Jakarta Future Festival adalah sebuah festival perencanaan kota yang berupaya menghimpun energi dari seluruh masyarakat untuk mencurahkan ide dan gagasan dalam membangun Kota Jakarta di tengah berbagai isu yang menantang kota Jakarta dan membangun resilience di Jakarta," kata Kepala Bappeda Provinsi DKI Jakarta, Atika Nur Rahmania, Rabu (3/6/2026).

Jakarta Future Festival 2026, ada apa saja?

Khusus sektor pariwisata, Jakarta Future Festival 2026 menghadirkan sejumlah sesi yang membahas pengembangan wisata perkotaan, dengan menghadirkan pembicara dari kementerian terkait, serta pelaku industri pariwisata.

Pembahasan pariwisata tersebut dikaitkan dengan isu perkotaan yang lebih luas, seperti pengembangan kawasan, perumahan, perubahan iklim, energi, dan pengelolaan sumber daya air.

Hadirkan narasumber internasional tentang city branding

Panitia Jakarta Future Festival 2026 berfoto bersama seusai peluncuran program festival di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (3/6/2026).Florencia Karuna Suherman Panitia Jakarta Future Festival 2026 berfoto bersama seusai peluncuran program festival di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (3/6/2026).

Selain itu, festival ini juga menghadirkan program Urban Study Case yang melibatkan narasumber internasional dari Berlin, Jerman, dan Tokyo, Jepang, yang akan berbagi praktik terkait branding kota, pariwisata, dan pengembangan kawasan perkotaan.

Melalui pembelajaran dari kota-kota dunia, Jakarta berupaya memperkuat identitas dan daya tariknya sebagai pusat ekonomi, budaya, dan pariwisata.

Founder of Urun Daya Kota, William Reynold menilai festival ini menjadi salah satu ruang kolaborasi untuk mendukung transformasi Jakarta masa depan.

"Memasuki usia 500 tahun Jakarta, kami juga meneruskan semangat komitmen untuk memperkuat posisi Jakarta sebagai kota global," kata William.

Lebih dari 500 kolaborator terlibat di JFF 2026

Jakarta Future Festival 2026 melibatkan lebih dari 500 kolaborator yang terdiri dari komunitas, universitas, NGO (organisasi nirlaba), dan mitra internasional.

Keterlibatan berbagai pihak tersebut diharapkan dapat menghadirkan perspektif yang beragam mengenai masa depan Jakarta.

Pengunjung dapat mengikuti berbagai aktivitas komunitas, seperti yoga, latihan tari, membaca bersama, dan permainan edukatif.

Selain itu, terdapat pameran foto kota, urban challenge board game, lokakarya, serta berbagai kegiatan kreatif lainnya.

Seluruh area TIM akan dimanfaatkan sebagai lokasi kegiatan, baik ruang indoor (dalam ruangan) maupun outdoor (luar ruangan).

'Jakarta Future Festival for Kids' kenalkan isu perkotaan sejak dini

Kepala Bappeda Provinsi DKI Jakarta Atika Nur Rahmania memberikan keterangan terkait penyelenggaraan Jakarta Future Festival 2026 di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (3/6/2026).KOMPAS.com Kepala Bappeda Provinsi DKI Jakarta Atika Nur Rahmania memberikan keterangan terkait penyelenggaraan Jakarta Future Festival 2026 di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (3/6/2026).

Tahun ini, acara juga menghadirkan program 'Jakarta Future Festival for Kids' yang bekerja sama dengan Visinema Studios yang menghadirkan karakter Jumbo, Na Willa, Nussa dan Domikado.

Program tersebut bertujuan memperkenalkan isu perkotaan kepada anak-anak melalui kegiatan, seperti storytelling dan edukasi pengelolaan sampah.

Di sisi hiburan, festival ini menghadirkan program 'Song of the City' yang penampil dari berbagai genre, seperti Kojek Rap Betawi, Ali Radio, Lalahuta x Pasming Based.

Sejumlah pertunjukan akan berlangsung di ruang terbuka TIM, sedangkan lainnya digelar di Graha Bhakti Budaya dan Teater Besar.

Kementerian Ekonomi Kreatif juga turut serta menghadirkan area pasar kreatif yang menampilkan puluhan pelaku usaha yang terpilih.

Ada pula UMKM, produk kreatif lokal, dan peragaan busana karya pelajar di Jakarta.

Tag:  #jakarta #future #festival #2026 #digelar #juni #saja

KOMENTAR