Penerbangan Internasional Mendarat Lagi di Tanjung Kelayang, Belitung
Panorama di Pantai Tanjung Kelayang, Kabupaten Belitung, Provinsi Bangka Belitung.(DOK KEK TANJUNG KELAYANG)
05:07
9 Mei 2026

Penerbangan Internasional Mendarat Lagi di Tanjung Kelayang, Belitung

Momentum penting bagi kebangkitan sektor pariwisata akhirnya terwujud di Pulau Belitung.

Setelah perjuangan panjang selama lima tahun, penerbangan reguler internasional kembali mendarat di kawasan ini pada Minggu (3/5/2026).

Ini menjadi tonggak besar bagi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Kelayang yang kini semakin mantap menjadi gerbang devisa baru bagi Indonesia.

Scoot resmi terbang ke Belitung dua kali seminggu

Maskapai berbiaya rendah Scoot, bagian dari grup Singapore Airlines, kini resmi mengoperasikan rute langsung Belitung–Singapura.

Terbang dari Bandara Changi, salah satu hub tersibuk di Asia Tenggara, rute ini hadir dua kali seminggu dan langsung mencatatkan keberhasilan: kabin penuh dengan wisatawan mancanegara, terutama dari Singapura.

Baca juga: Penerbangan Internasional ke Belitung Dibuka Kembali

Kembalinya konektivitas internasional ini menjadi sinyal kuat bahwa pariwisata Belitung siap bangkit dan bersaing di pasar global.

Ekonomi Belitung berpeluang tumbuh hingga 8 persen

Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian sebelumnya melakukan kajian komprehensif mengenai multiplier effect dari dibukanya rute internasional ini.

Hasilnya sangat optimistis: pertumbuhan ekonomi Belitung berpotensi melonjak hingga 8 persen, terutama dari devisa yang dibawa masuk oleh wisatawan asing.

Pariwisata dianggap sebagai sektor paling cepat dan efisien dalam menggerakkan ekonomi. Tidak seperti sektor industri yang membutuhkan proses panjang dan berlapis, uang dari sektor wisata langsung beredar ke masyarakat, dari hotel, restoran, penyedia jasa hingga pengemudi taksi yang menunggu di gate kedatangan bandara.

Maskapai Scoot Airlines rute Singapura-Tanjungpandan perdana mengudara pada Minggu (3/5/2026). Dok. Pemkab Belitung Maskapai Scoot Airlines rute Singapura-Tanjungpandan perdana mengudara pada Minggu (3/5/2026).

Belitung kini tengah mengikuti jejak sejumlah destinasi internasional seperti Bali, Langkawi, atau Koh Samui, yang mampu berkembang pesat berkat aksesibilitas udara yang mumpuni.

Konektivitas inilah yang menjadi “kunci emas” investasi pariwisata. Ketika wisatawan mancanegara dapat mencapai destinasi dengan mudah, nilai jual produk wisata melonjak, dan peredaran mata uang asing mengalir cepat hingga ke level akar rumput.

Tak heran, negara-negara Timur Tengah seperti Arab Saudi, Qatar, dan Uni Emirat Arab sudah lama menjadikan pariwisata sebagai pilar diversifikasi ekonomi.

Peran strategis KEK Tanjung Kelayang

Sebagai salah satu Destinasi Pariwisata Prioritas nasional, KEK Tanjung Kelayang terus mendorong diri menjadi entry point devisa pariwisata Indonesia.

Dengan momentum geopolitik yang memberi peluang baru, kawasan ini bekerja sama dengan berbagai kementerian dan pemerintah daerah untuk membuka rute internasional regional yang kini terwujud bersama Scoot.

Baca juga: Surga Bahari hingga Nature Therapy di Tanjung Kelayang

Direktur BUPP KEK Tanjung Kelayang, Daniel Alexander Napitupulu, menegaskan bahwa pencapaian ini bukan sekadar hadirnya sebuah penerbangan baru.

“Hari ini, satu per satu masa depan pariwisata yang menjadi daya dorong pertumbuhan ekonomi dan penyedia lapangan kerja sudah terwujud,” ujarnya.

Tag:  #penerbangan #internasional #mendarat #lagi #tanjung #kelayang #belitung

KOMENTAR