Mau Naik Bus Wisata Atap Terbuka di Jakarta? Simak Dulu 4 Tips Ini
Sebelum menjelajahi ibu kota dengan bus wisata atap terbuka, ada beberapa hal penting yang perlu kamu perhatikan.
Bus Open Top Tour Jakarta yang dikelola oleh TransJakarta melayani sejumlah rute dengan jadwal dan tarif berbeda.
Operasional bus ini menggunakan tipe double decker, bus tingkat dengan atap semi-terbuka dan atap terbuka sepenuhnya.
Setiap rute memiliki daya tarik berbeda, mulai dari wisata sejarah sampai berkeliling gedung pencakar langit di tengah gemerlap malamnya ibu kota.
Baca juga: Promo Libur Lebaran 2026 di TMII, Masuk 5 Wahana Cuma Bayar Rp 125.000
Tips naik bus Open Top Tour Jakarta
Simak tips naik bus tingkat atap terbuka di Jakarta yang bisa membantu perjalanan wisata kamu lebih nyaman dan menyenangkan berikut ini.
1. Beli tiket bus jauh-jauh hari
Tiket bus tingkat atap terbuka bisa dibeli online via aplikasi TJ: TransJakarta. Namun, jumlahnya terbatas untuk setiap rute.
Pemandu wisata Open Top Tour Jakarta, Abbas, menyarankan wisatawan untuk membeli tiket jauh-jauh hari agar tidak kehabisan.
"Kamu harus war dulu karena lumayan susah dapat tiketnya," kata Abbas saat ditemui Kompas.com usai berkeliling PIK dengan bus tingkat Jakarta Seaside, Sabtu (21/3/2026).
Setidaknya, wisatawan diimbau membeli tiket pada satu sampai dua pekan sebelum jadwal keberangkatan. Setiap rute biasanya menyediakan tiga sesi tur dengan kuota 50 orang per sesi.
Baca juga: Libur Lebaran 2026 di Ancol, Ini Daftar Promo dan Jadwal Acaranya
2. Pilih rute keberangkatan sore menjelang malam hari
Abbas membebaskan wisatawan untuk memilih rute apa pun yang diinginkan, baik rute sore maupun malam hari.
Hanya saja, bila ingin mendapatkan pengalaman maksimal saat menikmati pemandangan Jakarta, sebaiknya pilih rute sore hari jelang waktu matahari tenggelam (sunset).
"Semua rute itu bagus, tapi ya the best itu pas sunset sekitar jam 5 sore atau setengah enam sore," ungkapnya.
Selama waktu tersebut peserta tur bisa tetap menikmati keindahan objek wisata dengan latar jingga yang memukau, tanpa takut kepanasan.
Baca juga: Vietjet Buka Rute Baru dan Promo Tiket Rp0, Ini Jadwalnya
3. Cek rute Open Top Tour secara berkala
Tidak semua rute bus tingkat atap terbuka ini tersedia permanen. Beberapa di antaranya hanya ada selama periode tertentu pada musim libur, seperti Lebaran.
Bus tingkat dengan atap terbuka (open top bus) hadir perdana di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta Utara, selama libur Lebaran pada 21-29 Maret 2026. Layanan bus tingkat ini mengajak wisatawan berkeliling sejumlah spot ikonik di PIK 1 dan PIK 2, mulai dari PIK Icon, Pantjoran, Riverwalk Island, Masjid Al Ikhlas, Sunset Pier, Kota Belanda, Tokyo Riverside, Aloha, Land's End, sampai Taman Doa Our Lady of Akita.
Rute bus Open Top Tour ini bisa dicek langsung melalui aplikasi TJ: TransJakarta, lengkap dengan sesi dan tarifnya.
Saat ini, TransJakarta menyediakan empat rute bus meliputi Jakarta Batavia (Sarinah), Jakarta Seaside (PIK Icon), Jakarta Skyline Lebaran (Ratu Plaza Mall), dan Jakarta Heritage Lebaran (Pos Boc).
Baca juga: Semalam di The Gunawarman, Menikmati Jeda di Jakarta Selatan
4. Jadwal bus bisa batal bila hujan
Operasional bus wisata atap terbuka sangat bergantung pada cuaca. Bila turun hujan deras, jadwal bus bisa dibatalkan. Namun, keputusan ini mengikuti kesepakatan para peserta tur.
"Sebenarnya Open Top Tour itu selama kamu sudah punya tiket, bus akan tetap dijalankan, terlepas cuacanya seperti apa, tapi keputusan ada di peserta," ungkap Abbas.
"Kalau misalnya mau di-reschedule boleh aja, tapi ada ketentuannya, cuma bisa pilih jadwal H+8 dari hari pemberangkatan," sambung dia.
Ketentuan ini juga bergantung pada jenis bus yang digunakan. Bila bus wisata masih memiliki atap sebagian, peserta bisa berlindung di balik penutup tersebut saat turun hujan.
Baca juga: Semalam di The Gunawarman, Menikmati Jeda di Jakarta Selatan
Sebaliknya, bila menggunakan bus atap terbuka sepenuhnya (full open top bus), wisatawan bisa mengalami kesulitan saat diguyur hujan.
Tag: #naik #wisata #atap #terbuka #jakarta #simak #dulu #tips