Mudik Gratis Lebaran 2026 Kemenhub, Ratusan Bus Disediakan untuk Mudik
Ilustrasi bus untuk mudik gratis Lebaran.(KEMENHUB)
16:21
9 Februari 2026

Mudik Gratis Lebaran 2026 Kemenhub, Ratusan Bus Disediakan untuk Mudik

Kementerian Perhubungan Republik Indonesia kembali menyediakan bus gratis untuk program mudik gratis pada periode Lebaran 2026.

"Salah satunya adalah program mudik gratis yang sebelumnya telah sukses digelar, baik saat periode angkutan Lebaran maupun angkutan Natal & Tahun Baru,” kata Pelaksana tugas Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Ernita Titis Dewi, dikutip dari Kompas.com (9/2/2026).

Lebih lanjut disampaikan, program mudik gratis tahun ini disiapkan untuk ribuan pemudik. Armada yang disiapkan pun mencapai ratusan bus. 

Tujuan perjalanan mudik gratis kali ini mencakup Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, Yogyakarta, serta Sumatera. Selain itu, pemerintah juga menambah tujuan baru. 

“Kami mengajak masyarakat untuk terus memantau website resmi Kemenhub dan Ditjen Perhubungan Darat terkait mudik gratis agar tidak ketinggalan informasi,” ujar Titis.

Baca juga: 6 Mudik Gratis Lebaran 2026, Catat Rute, Syarat, dan Tanggalnya

Kemenhub pastikan kesiapan sarana dan prasarana

Di samping itu, Kemenhub juga memastikan kesiapan sarana dan prasarana transportasi. Fokus utama pada aspek keselamatan perjalanan. 

Pemeriksaan kendaraan dilakukan melalui inspeksi atau rampcheck terhadap angkutan orang sebelum beroperasi. 

“Kesiapan sarana dengan melakukan inspeksi kendaraan (rampcheck) terhadap angkutan orang sebelum dioperasikan,” kata Titis. 

Baca juga: Mudik Lebaran 2026, Pemerintah Pangkas Tiket Pesawat Hingga 18 Persen

Direktur Sarana dan Keselamatan Transportasi Jalan Yusuf Nugroho menjelaskan, rampcheck bertujuan memastikan kendaraan memenuhi persyaratan teknis dan administrasi.

"Melalui rampcheck kami ingin memastikan masyarakat yang menggunakan angkutan umum untuk bepergian atau silaturahmi ke kampung halaman dapat merasa tenang, aman, dan nyaman selamat perjalanan," ujar Yusuf.

Sehingga, lanjutnya, dipastikan masyarakat selamat sampai tujuan dan meminimalisasi potensi kecelakaan dan fatalitas korban jiwa. Hasil inspeksi ditunjukkan secara visual melalui stiker di kaca depan kendaraan.

Ilustrasi mudik Lebaran.KEMENHUB Ilustrasi mudik Lebaran.

Baca juga: KAI akan Operasikan KA Tambahan untuk Mudik Lebaran 2026

Kendaraan yang lulus rampcheck diberi stiker laik jalan, sedangkan kendaraan yang tidak memenuhi syarat diberi stiker silang merah. 

“Masyarakat tolong diperhatikan stiker yang tertempel di kaca depan kendaraan yang akan dinaiki atau disewa. Apabila menemukan kendaraan dengan stiker silang warna merah, sebaiknya tidak menggunakan kendaraan tersebut karena terindikasi tidak memenuhi aspek keselamatan,” kata Yusuf. 

Direktur Prasarana Transportasi Jalan Toni Tauladan menambahkan, Kemenhub telah menerapkan sistem digital Terminal on System atau TOS. 

Sistem ini diterapkan di 115 terminal tipe A yang melayani angkutan antarkota antarprovinsi.

Baca juga: Tiket Mudik Lebaran 2026 Masih Ada, Sudah Pesan?

“Melalui sistem digital ini, proses rampcheck dapat dipantau secara online, termasuk untuk mengetahui status uji berkala kendaraan dan perizinan trayek,” ujar Toni. 

Status kendaraan terlihat langsung melalui sistem. Kendaraan dengan status hijau bisa diproses untuk persetujuan jalan, sedangkan kendaraan yang belum memenuhi ketentuan, akan menjalani pemeriksaan ulang secara manual. 

“Kalau dilihat di sistem TOS, uji berkala dan trayek terpantau hijau, kendaraan bisa langsung diproses untuk mendapat persetujuan jalan dari kepala terminal. Namun jika belum memenuhi ketentuan, maka akan dilakukan pemeriksaan ulang secara manual oleh petugas di terminal,” kata Toni.

Pastikan kesiapan terminal bus

Kesiapan prasarana juga difokuskan pada fungsi terminal. Terminal diposisikan sebagai simpul transportasi utama selama masa mudik. 

Toni menegaskan pentingnya naik dan turun bus di terminal. Setiap kendaraan yang masuk terminal melewati pemeriksaan sesuai standar operasional prosedur.

 “Angkutan yang berangkat melalui terminal dalam SOP-nya selalu ada proses rampcheck. Ketika kendaraan dan awaknya telah memenuhi persyaratan laik jalan, barulah armada tersebut mendapat izin jalan dari kepala terminal,” ujar Toni.

Masyarakat diimbau tertib dan memilih angkutan berkeselamatan. Kemenhub juga mengingatkan pemudik memperhatikan rambu lalu lintas serta pengaturan arus selama mudik. 

Baca juga: Tiket KAI Mudik Lebaran 2026: Cara Pesan dan Tips agar Tidak Kehabisan

Ilustrasi peserta program mudik gratis Kemenhub.DOK. Kemenhub Ilustrasi peserta program mudik gratis Kemenhub.

Informasi cuaca dan potensi wilayah rawan bencana juga perlu diperhatikan, terutama bagi pemudik yang melakukan penyeberangan. 

“Penting bagi masyarakat memperhatikan informasi cuaca dan potensi wilayah rawan bencana dari BMKG, khususnya bagi pemudik yang akan melakukan penyeberangan agar perjalanan mudik dapat direncanakan dengan lebih aman,” kata Toni. 

Pemudik pengguna kendaraan pribadi diminta menyiapkan kendaraan dan menjaga kondisi fisik.

Waktu istirahat perlu diperhatikan agar tidak memaksakan diri saat berkendara. Kemenhub menyiapkan sejumlah titik rest area untuk mendukung keselamatan perjalanan. 

“Untuk mendukung hal tersebut, Kemenhub mempersiapkan sejumlah titik istirahat (rest area) guna memastikan perjalanan mudik berlangsung aman dan masyarakat selamat sampai tujuan,” ujar Toni.

Yusuf juga menekankan pentingnya kesadaran keselamatan bertransportasi saat mobilitas masyarakat meningkat. 

Keberangkatan armada bus program mudik gratis Kemenhub RI di Terminal Jatijajar, Tapos, Kota Depok, Kamis (27/3/2025).KOMPAS.com/DINDA AULIA RAMADHANTY Keberangkatan armada bus program mudik gratis Kemenhub RI di Terminal Jatijajar, Tapos, Kota Depok, Kamis (27/3/2025).

“Kendaraan yang berkeselamatan merupakan harapan seluruh warga negara Indonesia, sehingga masyarakat yang akan melakukan perjalanan memiliki kenyamanan, ketenangan dalam bertransportasi dan selamat sampai tujuan,” kata Yusuf. 

Masyarakat juga diminta memanfaatkan aplikasi Mitra Darat milik Kemenhub. Aplikasi ini menampilkan status kelaikan kendaraan angkutan orang. 

Melalui aplikasi tersebut, masyarakat bisa mengecek masa berlaku uji berkala KIR serta dokumen izin penyelenggaraan angkutan atau Kartu Pengawasan.

“Kementerian Perhubungan telah menyiapkan aplikasi Mitra Darat, masyarakat bisa melakukan pengecekan kondisi status kendaraan yang akan digunakan. Caranya dengan mengakses aplikasi Mitra Darat dan masukkan plat nomor kendaraan sehingga akan muncul status keselamatan kendaraan,” ujar Yusuf. 

Bagi pengguna kendaraan pribadi, perawatan berkala di bengkel tepercaya tetap disarankan.  Perencanaan rute dan penyesuaian kecepatan juga perlu dilakukan sesuai kondisi jalan dan cuaca. 

“Pastikan juga kondisi pengemudi dalam keadaan sehat dan prima. Kami sarankan untuk beristirahat secara berkala setiap dua jam dan tidak memaksakan diri mengemudi lebih dari empat jam tanpa beristirahat,” tegas Yusuf.

Tag:  #mudik #gratis #lebaran #2026 #kemenhub #ratusan #disediakan #untuk #mudik

KOMENTAR