Panasonic Setop Bikin TV, Produksi dan Penjualan Dialihkan ke China
Logo Panasonic.(Panasonic.)
07:45
28 Februari 2026

Panasonic Setop Bikin TV, Produksi dan Penjualan Dialihkan ke China

- Panasonic memastikan tidak lagi memproduksi televisi secara mandiri dan mengalihkan proses manufaktur, distribusi, serta pemasaran TV berlabel Panasonic kepada perusahaan teknologi asal China, Skyworth.

Informasi tersebut diumumkan perusahaan dalam sebuah agenda peluncuran produk, seperti diberitakan oleh FlatpanelsHD.

Melalui kemitraan ini, Skyworth akan mengambil alih kendali atas aktivitas penjualan, promosi, hingga pengelolaan rantai pasok di berbagai kawasan, termasuk pasar Amerika Serikat dan Eropa.

Di sisi lain, Panasonic tetap berperan dengan menyumbangkan kompetensi teknis dan melakukan kontrol mutu guna memastikan standar kualitas audiovisual tetap terjaga. Keduanya juga akan bekerja sama dalam pengembangan lini OLED premium.

Perusahaan menegaskan dukungan purnajual tetap diberikan untuk seluruh TV Panasonic yang telah terjual sampai Maret 2026, termasuk perangkat yang mulai dipasarkan sejak April 2026.

Baca juga: Bisnis TV Sony Kini Dipegang TCL, Bagaimana Nasib Lini Bravia?

Skyworth sendiri merupakan merek TV yang berbasis di Shenzhen, China. Perusahaan ini mengklaim sebagai salah satu dari tiga penyedia platform Android TV terbesar di dunia.

Laporan firma riset Omdia pada Juli menyebut Skyworth termasuk lima besar merek TV berdasarkan pendapatan penjualan global pada kuartal I 2025, meski posisinya disebut belum konsisten.

TV Panasonic OLED LZ Series.Panasonic. TV Panasonic OLED LZ Series.

Bisnis TV Panasonic terus menyusut

Keputusan ini menjadi kelanjutan dari langkah Panasonic yang telah lama mengurangi keterlibatannya di bisnis televisi.

Saat era TV plasma mendominasi pasar, Panasonic sempat menjadi pemimpin.

Dikutip KompasTekno dari ARS Technica, pada 2010, Panasonic menguasai 40,7 persen pasar panel plasma global, mengungguli Samsung dan LG, berdasarkan data DisplaySearch.

Namun pada Maret 2014, Panasonic menghentikan produksi TV plasma dengan alasan meningkatnya minat terhadap TV LCD layar datar serta tekanan ekonomi pasca kebangkrutan Lehman Brothers.

Baca juga: Setelah 46 Tahun, Panasonic Berhenti Bikin Panel dan Sel Surya

Saat itu, bisnis TV plasma Panasonic dilaporkan sudah tidak lagi menghasilkan keuntungan selama beberapa tahun.

Pada tahun yang sama, Panasonic mulai mengurangi bisnis TV di Amerika Serikat dan sepenuhnya keluar dari pasar tersebut pada 2016. Pada 2021, perusahaan mengungkapkan akan mengalihdayakan seluruh produksi TV ke pihak ketiga yang tidak disebutkan namanya.

Meski sempat kembali ke pasar AS pada 2024 dengan TV OLED dan Mini LED yang disebut dirancang dan dikembangkan di Jepang, pada Februari 2025 Presiden Panasonic Yuki Kusumi menyatakan perusahaan “siap menjual” bisnis TV jika diperlukan.

Pemain Jepang bertumbangan

Dengan kesepakatan bersama Skyworth, Panasonic dinilai dapat mengurangi sumber daya yang dialokasikan untuk bisnis televisi, namun tetap memperoleh pendapatan dari penjualan TV bermerek Panasonic.

Langkah ini juga menandai semakin berkurangnya produksi TV di Jepang. Sejumlah perusahaan Jepang lain seperti Sharp, Toshiba, Hitachi, dan Pioneer telah lebih dulu meninggalkan produksi TV.

Awal tahun ini, Sony yang berbasis di Tokyo juga mengumumkan penjualan 51 persen bisnis hiburan rumahnya, termasuk TV, kepada TCL yang berbasis di China.

Dalam acara peluncuran kemitraan tersebut, Panasonic juga memamerkan dua prototipe TV OLED, termasuk satu model yang menggunakan panel Tandem WOLED terbaru dari LG Display.

Hal ini mengindikasikan kemungkinan hadirnya desain TV baru dengan logo Panasonic dalam waktu dekat.

Tag:  #panasonic #setop #bikin #produksi #penjualan #dialihkan #china

KOMENTAR