Caviar Rilis Robot Humanoid Super Mewah, Punya ''Skin'' Emas
Robot humanoid supermewah buatan Caviar. Robot bernama Aladdin ini mengenakan pakaian berbalut emas.(Caviar)
18:03
24 Januari 2026

Caviar Rilis Robot Humanoid Super Mewah, Punya ''Skin'' Emas

- Caviar, perusahaan yang dikenal sering memodifikasi produk teknologi menjadi barang mewah, kembali menghadirkan produk unik. 

Kali ini, Caviar tidak memermak sebuah gadget atau smartphone, melainkan robot humanoid super mewah bernama Aladdin. Robot yang dimodifikasi ini adalah Unitree G1, robot humanoid buatan Unitree Robotics, perusahaan asal China.

Caviar menegaskan bahwa proyek Aladdin bukan ditujukkan untuk pasar massal. Perangkat ini diposisikan sebagai barang koleksi eksklusif yang menggabungkan teknologi robotika dengan seni dan simbol budaya. 

Robot humanoid Aladdin ditawarkan dalam skema bespoke comission only. Artinya, produk ini dibuat hanya berdasarkan pesanan khusus saja.

Setiap unit dibuat atas permintaan pembeli dan dimodifikasi dengan ornamen buatan tangan, termasuk balutan "pakaian" atau "skin" beraksen emas dan bertatah batu mulia.

Dalam keterangannya, Caviar juga memosisikan perangkat Aladdin sebagai robot humanoid mewah pertama yang ada di dunia. 

Terinspirasi budaya Timur Tengah

Robot humanoid Aladdin mengusung estetika yang terinspirasi dari budaya Arab dan seni Islam. Caviar menyebut desainnya merujuk pada busana tradisional Timur Tengah, seperti chapan dan caftan. Robot humanoid Aladdin mengusung estetika yang terinspirasi dari budaya Arab dan seni Islam. Caviar menyebut desainnya merujuk pada busana tradisional Timur Tengah, seperti chapan dan caftan.

Dari sisi desain, Aladdin mengusung estetika yang terinspirasi dari budaya Arab dan seni budaya Islam. Caviar menyebut desainnya merujuk pada busana tradisional Timur Tengah, seperti chapan dan kaftan. 

Bagian luar robot ini dimodifikasi dan menggunakan pakaian serba emas. Pakaian tersebut memiliki siluet melengkung serta detail dekoratif yang dirancang menyerupai jubah seremonial yang biasa dikenakan bangsawan Arab pada zaman dulu. 

Robot humanoid mewah ini juga dijelaskan Caviar sebagai reinterpretasi mitos Aladdin dari kisah "One Thousand and One Nights".

Dalam konsep ini, sosok Aladdin dimaknai sebagai metafora kecerdasan buatan (AI) yang mampu "menghidupkan" sebuah mesin, alih-alih jin yang keluar dari lampu. 

Robot ini dirancang untuk membangkitkan gagasan tentang pahlawan era digital, yakni "sosok" yang memperoleh kekuatan bukan lagi dari sihir, tetapi dari kecerdasan dan penguasaan teknologi.

Robot humanoid Aladdin memiliki 23 derajat kebebasan (degress of freedom), sistem stabilisasi dinamis, aktuator canggih, serta tinggi total 130 cm dengan bobot sekitar 35 kg. Robot humanoid Aladdin memiliki 23 derajat kebebasan (degress of freedom), sistem stabilisasi dinamis, aktuator canggih, serta tinggi total 130 cm dengan bobot sekitar 35 kg.

Berbasis platform Unitree G1, robot humanoid Aladdin memiliki 23 derajat kebebasan (degress of freedom), sistem stabilisasi dinamis, aktuator canggih, serta tinggi total 130 cm dengan bobot sekitar 35 kg.

Spesifikasi tersebut memungkinkan robot bisa berjalan, memberi gestur, dan melakukan gerakan yang alami menyerupai manusia. 

Caviar sendiri memang mempertahankan sistem rekayasa inti robot, dan hanya merancang ulang bagian luar perangkat agar selaras dengan konsep kemewahan dan nilai budaya yang diusung.

Perusahaan ini juga menekankan aspek personalisasi. Pembeli dilibatkan langsung dalam proses kreatif, mulai dari pemilihan motif dekoratif hingga elemen simbolik tertentu.

Dengan begitu, setiap unit Aladdin dipastikan memiliki karakter unik dan berbeda-beda antar pembeli.

Caviar belum mengumumkan harga maupun jadwal produksi robot humanoid mewah ini. Informasi tersebut hanya tersedia berdasarkan permintaan pembeli saja, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari Gizmochina.

Tag:  #caviar #rilis #robot #humanoid #super #mewah #punya #skin #emas

KOMENTAR