Begini Cara Kerja KartaCam 2, Kamera Khusus yang Dibawa Abang Grab
KartaCam 2 merupakan generasi terbaru kamera pemetaan yang mulai diperkenalkan pada 2024. Secara fisik, perangkat ini berbentuk kamera ringkas mirip action cam, tapi fungsinya jauh lebih kompleks dibanding kamera biasa.(Grab)
17:36
20 Januari 2026

Begini Cara Kerja KartaCam 2, Kamera Khusus yang Dibawa Abang Grab

Ringkasan Berita: 

  • Grab menggunakan kamera pemetaan khusus bernama KartaCam 2 yang dipasang di motor mitra pengemudi untuk merekam kondisi jalan hingga gang sempit. Kamera ini menangkap citra visual tingkat jalan (street-level imagery) yang kemudian digunakan untuk memperbarui peta internal GrabMaps, sehingga navigasi dan penentuan lokasi menjadi lebih akurat, terutama di kawasan permukiman padat.
  • KartaCam 2 dibekali empat kamera 48 MP dengan kemampuan perekaman 360 derajat, dual-band GPS 10Hz, teknologi RTK, serta LiDAR untuk pemetaan spasial yang presisi. Seluruh proses pengambilan data didukung konektivitas 4G, WiFi, dan Bluetooth, tanpa mengganggu aktivitas mitra pengemudi saat menerima dan menjalankan pesanan.
  • Dari sisi privasi, Grab menerapkan prinsip privacy by design. Data lokasi dianonimkan, sementara wajah dan pelat nomor kendaraan diburamkan otomatis oleh edge AI sebelum data diunggah. Hingga tahun kelima pengembangannya, GrabMaps telah mencakup lebih dari 800.000 titik lokasi di 49 kota dan ditargetkan menjadi solusi peta utama di kawasan Asia Tenggara.

- Grab terus memperkuat teknologi pemetaannya dengan menghadirkan KartaCam 2, kamera khusus yang kini dibawa oleh sebagian mitra pengemudi roda dua.
Perangkat ini dirancang untuk menangkap citra jalan secara detail, termasuk ruas kecil hingga gang sempit yang kerap luput dari peta digital konvensional.

Dengan pendekatan ini, Grab berupaya meningkatkan ketepatan navigasi, terutama di wilayah permukiman padat yang selama ini sulit dipetakan secara akurat.

KartaCam 2 dipasang di motor mitra tanpa mengganggu aktivitas berkendara harian dan menjadi bagian dari pengembangan GrabMaps, peta internal Grab yang kini digunakan di puluhan kota.

Lantas, bagaimana sebenarnya cara kerja kamera pemetaan ini hingga mampu merekam lingkungan sekitar secara presisi, sekaligus tetap menjaga privasi pengguna dan mitra pengemudi? Selengkapnya KompasTekno menguraikannya.

Cara kerja kamera KartaCam 2 untuk memetakan jalan

Secara sederhana, KartaCam 2 bekerja dengan merekam kondisi jalan dari sudut pandang pengendara motor secara street-level.

Kamera ini dipasang di helm atau bagian belakang motor mitra, lalu ikut beroperasi saat pengemudi menjalankan aktivitas harian seperti menerima dan mengantar pesanan.

Saat motor bergerak, kamera akan otomatis menangkap citra lingkungan sekitar tanpa memerlukan interaksi khusus dari mitra pengemudi.

Perangkat ini dibekali empat sensor kamera 48 MP yang tersusun untuk merekam gambar 360 derajat penuh, baik secara horizontal maupun vertikal.

Dengan konfigurasi tersebut, KartaCam 2 mampu menangkap kondisi jalan dari berbagai arah yaitu depan, belakang, kiri, kanan, hingga atas dan bawah dalam satu kali perjalanan. Hasilnya berupa citra visual tingkat jalan yang jauh lebih detail dibanding pemetaan berbasis satelit.

Akurasi lokasi menjadi kunci utama dalam proses pemetaan ini. Maka dari itu, KartaCam 2 mengandalkan dual-band GPS 10Hz yang dipadukan dengan teknologi real-time kinematic (RTK).

Frekuensi pengambilan data yang lebih tinggi memungkinkan sistem mencatat posisi kendaraan secara lebih presisi, termasuk saat melintasi gang sempit, tikungan tajam, atau kawasan permukiman padat yang sinyalnya kerap menantang.

Dibekali teknologi LiDAR

Selain GPS, kamera ini juga terintegrasi dengan teknologi LiDAR (Light Detection and Ranging). Melalui pemindaian berbasis laser, LiDAR membantu mengukur jarak dan bentuk objek di sekitar jalan, sehingga data spasial yang dihasilkan menjadi lebih akurat.

Kombinasi citra visual, data GPS, dan pemindaian LiDAR inilah yang kemudian diolah untuk memperbarui peta internal GrabMaps.

Seluruh data yang dikumpulkan KartaCam 2 akan diproses dengan dukungan konektivitas 4G dan WiFi untuk konfigurasi jarak jauh, serta Bluetooth untuk terhubung dengan ponsel mitra.

Grab mengeklaim desain perangkat ini lebih ergonomis dan proses pemasangannya jauh lebih cepat dibanding generasi sebelumnya, sehingga tidak mengganggu aktivitas pengemudi saat menerima order.

Privasi saat mapping jalan GrabMaps

Dari sisi privasi, proses pemetaan dilakukan dengan prinsip privacy by design. KartaCam 2 dibekali edge AI yang langsung melakukan pengaburan otomatis pada wajah manusia, pelat nomor kendaraan, dan elemen sensitif lain sebelum data dikirim ke server.

Kamera juga akan berhenti merekam saat terdeteksi berada di dalam ruangan untuk mencegah pengambilan gambar area privat. Data lokasi yang dikumpulkan pun telah dianonimkan dan tidak dikaitkan dengan identitas individu.

"(Grab juga) memberikan opsi bagi individu untuk meminta pengaburan tampilan rumah apabila tidak berkenan ditampilkan di GrabMaps," kata Grab Indonesia.

Seluruh mekanisme ini menjadikan KartaCam 2 sebagai tulang punggung pengembangan GrabMaps, peta internal milik Grab yang kini digunakan untuk navigasi mitra, penentuan tarif, hingga menjangkau titik-titik lokasi yang selama ini sulit dipetakan oleh layanan peta konvensional.

Dengan dukungan teknologi seperti KartaCam 2, Grab menegaskan ambisinya untuk membangun peta yang benar-benar relevan dengan kondisi jalan di lapangan.

Bukan hanya untuk menunjang layanan transportasi dan pengantaran, pengembangan GrabMaps diarahkan menjadi fondasi ekosistem digital yang memahami karakter kota-kota di Asia Tenggara secara lebih mendalam, mulai dari jalan utama hingga gang sempit yang selama ini kerap luput dari peta konvensional.


Dapatkan update berita teknologi dan gadget pilihan setiap hari. Mari bergabung di Kanal WhatsApp KompasTekno.

Caranya klik link https://whatsapp.com/channel/0029VaCVYKk89ine5YSjZh1a. Anda harus install aplikasi WhatsApp terlebih dulu di ponsel.

Tag:  #begini #cara #kerja #kartacam #kamera #khusus #yang #dibawa #abang #grab

KOMENTAR