YouTuber Bongkar Isi HP Android Korea Utara, Menakutkan dan Bikin Kaget
Dua ponsel Android dari Korea Utara yang dijajal Mrwhosetheboss.(Youtube.com/Mrwhosetheboss)
09:12
28 Desember 2025

YouTuber Bongkar Isi HP Android Korea Utara, Menakutkan dan Bikin Kaget

Ringkasan:

  • YouTuber Mrwhosethebos membongkar ponsel Android Korea Utara, termasuk model flagship “Samtaesung 8”, yang ternyata berfungsi sebagai alat pengawasan negara, bukan perangkat komunikasi bebas.
  • Smartphone Korea Utara memblokir internet global dan aplikasi populer, hanya mengizinkan akses ke intranet resmi pemerintah lewat aplikasi khusus dengan verifikasi identitas pengguna.
  • Sensor ekstrem diterapkan hingga level sistem dan pengetikan, termasuk pemblokiran istilah “Korea Selatan”, pengambilan screenshot otomatis aktivitas pengguna, pembatasan file, serta larangan instal aplikasi tanpa izin negara.

– Korea Utara dikenal sebagai negara yang penuh dengan pengawasan ketat, termasuk dalam penggunaan smartphone

Untuk membuktikan hal tersebut, YouTuber kenamaan dari kanal Mrwhosethebos, Arun Maini, membongkar dan mengungkap isi ponsel Android yang biasa digunakan di Korea Utara.

Dalam sebuah video berjudul "Testing North Korea's illegal smartphones", Arun tampak menjajal dua buah smartphone Android yang berhasil diselundupkan dari Korea Utara. 

Dia menyebut salah satu ponsel ini merupakan ponsel kelas bawah, sementara satu ponsel lainnya adalah model flagship yang diberi nama “Samtaesung 8”.

Maini mengatakan ponsel tersebut bisa dibilang tidak layak disebut sebagai alat komunikasi pribadi, melainkan instrumen pengawasan negara yang sarat sensor, propaganda, dan pembatasan ekstrem terhadap penggunanya.

Salah satu upaya sensor yang diterapkan di kedua perangkat tersebut adalah pemblokiran terhadap akses ke internet global. 

Maini menyebut bahwa perangkat yang ia coba tak bisa memakai fitur Wi-Fi. Jika mau pakai internet, pengguna harus membuka aplikasi bernama "Mirae" terlebih dahulu dan wajib memasukkan identitas pribadinya.

Ilustrasi ponsel Korea Utara yang tak bisa pakai Wi-Fi.Youtube.com/Mrwhosetheboss Ilustrasi ponsel Korea Utara yang tak bisa pakai Wi-Fi.

Artinya, pengguna hanya bisa mengakses intranet tertutup yang berisi situs-situs resmi dan konten yang telah disetujui pemerintah.

Akses ke layanan populer, seperti Google, media sosial, hingga aplikasi pesan instan juga sepenuhnya diblokir.

Selain pembatasan internet, sistem operasi (OS) perangkat juga dikontrol sedemikian rupa. Maini mengatakan OS ponsel Android dari Korea Utara ini tampak menjalankan Android 10 atau 11, OS yang tergolong cukup lawas.

Yang mengejutkan bukan usia OS-nya, melainkan seluruh aplikasi di dalamnya yang merupakan tiruan buatan Korea Utara.

Beberapa aplikasi utama di dalam ponsel, seperti browser, kalender, kamera, hingga pemutar musik dibuat khusus untuk menampilkan konten propaganda dan tak bisa menjalankan fungsi yang sesungguhnya.

Maini menyebut beberapa aplikasi bahkan hanya menampilkan informasi tentang pemimpin dan ideologi negara.

Kata "Korea Selatan" dianggap terlarang

Ponsel Android Korea Utara yang mensensor kata Korea Selatan.Youtube.com/Mrwhosetheboss Ponsel Android Korea Utara yang mensensor kata Korea Selatan.

Sensor juga diterapkan hingga ke level pengetikan. Dalam video di atas, Maini menunjukkan bahwa kata “Korea Selatan” tidak bisa diketik secara normal.

Sistem akan otomatis mengubahnya menjadi istilah bernada propaganda seperti “negara boneka”, atau menggantinya dengan tanda bintang.

Istilah gaul modern dan referensi budaya populer dari Korea Selatan juga memicu peringatan sistem. Dalam beberapa kasus, teks pengguna dilaporkan otomatis akan diubah ke versi yang dianggap “sesuai ideologi” oleh pemerintah.

Di luar pengetikan, ponsel Android dari Korea Utara juga memiliki fitur pengawasan tersembunyi.

Ponsel-ponsel ini secara otomatis mengambil tangkapan layar setiap kali pengguna membuka aplikasi. Screenshot tersebut disimpan di dalam perangkat, sehingga aktivitas pengguna dapat ditelusuri sewaktu-waktu.

Ini serupa dengan ponsel Android dari Korea Utara yang didapat kantor berita BBC beberapa waktu lalu.

Menurut BBC pada waktu itu, perangkat tersebut rajin mengambil screenshot setiap beberapa menit sekali, serta memblokir beberapa kata yang dianggap terlarang, termasuk Korea Selatan.

File dibatasi dan tak bisa sembarang pasang aplikasi

Daftar aplikasi di toko aplikasi yang ada di ponsel Android Korea Utara.Youtube.com/Mrwhosetheboss Daftar aplikasi di toko aplikasi yang ada di ponsel Android Korea Utara.

Pembatasan ketat, lanjut Maini, juga terlihat pada proses berbagi foto, mengirim file, hingga penggunaan fitur Bluetooth.

Di dua ponsel Android yang ia dapat, file yang berasal dari luar sistem resmi akan ditandai dan berpotensi dihapus.

Selain itu untuk memasang aplikasi baru, pengguna juga harus datang langsung ke toko resmi dan mendapatkan izin pemerintah, dengan batas waktu penggunaan tertentu.

Dalam akhir video, Maini menyimpulkan kedua ponsel yang ia dapat mendefinisikan bahwa konsep “ponsel pribadi” nyaris tidak dikenal di Korea Utara, dan pengguna sejatinya tak akan memiliki akses terhadap perangkat secara bebas di sana.

Sebab, seluruh sistem perangkat dirancang untuk memastikan pengguna tidak bisa berkomunikasi bebas, mengakses informasi luar, atau menyimpan data tanpa pengawasan, sebagaimana dirangkum KompasTekno dari AndroidAuthority.

Tag:  #youtuber #bongkar #android #korea #utara #menakutkan #bikin #kaget

KOMENTAR