Spanyol Kedua di Liverpool, Akankah Andoni Iraola Sukses seperti Rafa Benitez?
Liverpool semakin dekat membuka era baru di bawah Andoni Iraola.
Pelatih asal Spanyol itu disebut hanya tinggal menunggu waktu untuk resmi diumumkan sebagai pengganti Arne Slot.
Iraola mencuri perhatian sejak menangani Rayo Vallecano sebelum direkrut Bournemouth.
Di klub terakhirnya, ia sukses membawa tim finis di posisi keenam Premier League musim 2025/2026, hasil yang melampaui ekspektasi banyak pihak.
Meski kehilangan sejumlah pemain kunci, termasuk Antoine Semenyo di tengah musim, Bournemouth tetap tampil konsisten.
Bournemouth bahkan menutup musim dengan catatan 17 laga tak terkalahkan.
Liverpool dikabarkan telah mencapai kesepakatan verbal dengan Andoni Iraola untuk menjadi head coach menggantikan Arne Slot [Istimewa]Dalam periode tersebut, tim asuhan Iraola mampu mengalahkan Liverpool dan Arsenal, serta menahan imbang Manchester United dan Manchester City.
Permainan agresif dan progresif menjadi ciri khasnya.
Di tengah tren sepak bola modern yang banyak mengandalkan bola mati, Iraola justru mengedepankan permainan terbuka.
Gaya bermainnya kerap dibandingkan dengan Marcelo Bielsa dan Jurgen Klopp.
Dalam sebuah wawancara, Iraola menyebut Ernesto Valverde sebagai inspirasi utamanya.
“Kami suka menyerang cepat, memanfaatkan lebar lapangan, overlap, banyak umpan silang, dan pressing tinggi. Dari situlah saya belajar bermain,” ujarnya.
Pendekatan tersebut dinilai sangat cocok dengan identitas Liverpool.
Filosofi menyerang dan intensitas tinggi menjadi elemen yang diharapkan kembali kuat di Anfield.
Namun, karakter Iraola disebut berbeda dengan Klopp.
Iraola lebih dikenal sebagai sosok yang fokus pada detail taktik dibanding membangun kedekatan personal dengan pemain.
Seorang direktur olahraga klub top Eropa bahkan menyebutnya sebagai jenius yang terobsesi taktik.
“Dalam tiga sampai empat tahun ke depan, dia mungkin yang terbaik. Tapi semuanya tergantung bagaimana skuad meresponsnya.” dilansir dari Anfield Watch.
Ia menambahkan, Iraola tidak mudah membangun hubungan emosional besar dengan pemain.
Namun, ia mampu meningkatkan performa individu dengan tuntutan standar tinggi.
Kehadiran Tommy Elphick sebagai staf pelatih disebut bisa menjadi penyeimbang.
Sosok ini dinilai kuat dalam aspek manajemen pemain dan komunikasi di ruang ganti.
Sumber lain dari kalangan eksekutif sepak bola Eropa juga memberikan pujian tinggi.
“Andoni adalah pribadi luar biasa. Dia terobsesi dengan detail kecil, tapi juga paham pentingnya emosi bagi fans,” ujarnya.
Di lapangan, Iraola dikenal mampu mengembangkan pemain secara signifikan.
Iraola mengubah Dominic Solanke menjadi striker tajam, sekaligus memaksimalkan kontribusi pemain sayap dan bek sayap.
Pendekatannya terhadap full-back yang ofensif dianggap sebagai keunggulan tersendiri.
Hal ini bisa menjadi kunci bagi Liverpool yang memiliki banyak pemain menyerang berkualitas.
Meski demikian, sejumlah tantangan tetap membayangi.
Jadwal padat, risiko cedera, dan tekanan besar di Liverpool menjadi ujian berikutnya bagi sang pelatih.
Namun satu hal yang pasti, Iraola membawa identitas yang jelas.
Liverpool di bawah arahannya diprediksi akan tampil agresif, menekan tinggi, dan menghibur untuk ditonton.
Kini, publik Anfield hanya menunggu konfirmasi resmi.
Jika tidak ada perubahan, si jenius taktik ini siap memulai babak baru bersama The Reds, tapi apakah ia akan bisa sukses seperti seniornya dari Spanyol, Rafael Benitez?
Tag: #spanyol #kedua #liverpool #akankah #andoni #iraola #sukses #seperti #rafa #benitez