Arsenal Tak Berkutik di Adu Penalti, Declan Rice: Seperti Lotre
Gelandang Arsenal, Declan Rice, merayakan gol kedua timnya pada laga leg kedua babak 16 besar Liga Champions antara Arsenal dan Bayer Leverkusen di Stadion Emirates di London utara pada 17 Maret 2026.(AFP/GLYN KIRK)
12:19
31 Mei 2026

Arsenal Tak Berkutik di Adu Penalti, Declan Rice: Seperti Lotre

Declan Rice mengungkapkan kekecewaanya atas kegagalan Arsenal meraih gelar juara Liga Champions 2025-2026.

Arsenal kalah dari Paris Saint-Germain pada final Liga Champions yang digelar di Stadion Puskas Arena, Budapest, Sabtu (30/5/2026) dengan skor 1-1 (3-4 adu penalti).

Meriam London sempat membuka skor melalui Kai Havertz (5'), namun berhasil dibalas PSG melalui eksekusi penalti Ousmane Dembele (64').

Pada babak adu penalti, empat penendang PSG berhasil menjalankan tugas. Hanya Nuno Mendes yang gagal mengeksekusi menjadi gol.

Baca juga: Chelsea Beri Klarifikasi Soal Sindiran untuk Arsenal Usai Gagal Juara di UCL

Sementara itu, Arsenal gagal memaksimalkan dua penendangnya usai Eberechi Eze dan Gabriel Magalhaes tak mampu menceploskan bola ke gawang Safonov.

Declan Rice merasa kecewa dengan kegagalan penalti Eze dan Magalhaes di partai final Liga Champions.

"Sangat kecewa," kata Declan Rice kepada TNT Sports tentang Eze dan Gabriel setelah pertandingan dikutip dari Sky Sports. 

"Gagal mencetak gol dari titik penalti di final Liga Champions bukanlah hal yang menyenangkan, tetapi kami menyayangi mereka."

Baca juga: Arsenal, Haramball dan Jurang Mentalitas Juara di Hadapan Dominasi Elegan PSG

Adu Penalti Seperti Lotre

Declan Rice menilai hal seperti ini biasa terjadi di sepak bola. Sayangnya, Eze dan Magalhaes menjadi salah satu yang gagal mengeksekusinya.

"Hal seperti ini memang terjadi di sepak bola. Mereka bukan pemain terakhir yang gagal mengeksekusi penalti di final. Semua orang pernah gagal mengeksekusi penalti," kata Rice.

Terlepas dari kegagalan penalti kedua rekannya itu, Rice tetap mengapresiasi kerja keras Eze dan Magalhaes terutama pada musim ini.

Baca juga: Kontroversi PSG Vs Arsenal, Arteta Kesal Tak Dapat Hadiah Penalti

Bek Arsenal, Gabriel Magalhaes, gagal mencetak gol dari titik penalti pada laga final Liga Champions antara Paris Saint-Germain (PSG) dan Arsenal FC di Puskas Arena, Budapest, pada 30 Mei 2026.AFP/ODD ANDERSEN Bek Arsenal, Gabriel Magalhaes, gagal mencetak gol dari titik penalti pada laga final Liga Champions antara Paris Saint-Germain (PSG) dan Arsenal FC di Puskas Arena, Budapest, pada 30 Mei 2026.

Menurutnya, adu penalti seperti lotre yang sulit untuk bisa ditebak hasil akhirnya.

"Tanpa kedua pemain itu musim ini, kami tidak akan memenangkan Liga Primer. Ini memang kejam, tetapi kami mengambil sisi positifnya."

"Kami membawa pertandingan ke adu penalti. Ini seperti lotre. Itulah sepak bola, Anda bisa menang atau kalah melalui adu penalti," jawabnya.

Baca juga: Mimpi Liga Champions Kandas, Keown dan Gerrard Sepakat Arsenal Butuh Striker Baru

Bangga dengan Perjuangan Arsenal

Kegagalan di babak adu penalti memang sulit untuk diterima skuad Meriam London. Tapi, Arsenal tak sendirian menghadapi situasi seperti ini.

"Beberapa tim terbaik di dunia pernah kalah melalui adu penalti. Malam ini kami yang menjadi korbannya," jelasnya.

Declan Rice tetap merasa bangga dengan perjuangan rekan-rekannya pada musim ini. Apalagi, mereka juga baru saja meraih gelar Premier League.

Baca juga: PSG VS Arsenal: Martin Odegaard Terkesan dengan Aksi Berkelas Marquinhos

Dengan lantang, mantan pemain West Ham United itu berjanji akan kembali dengan kondisi yang jauh lebih baik.

"Kita menang bersama dan kita kalah bersama. Saya sangat bangga dengan anak-anak ini. Musim yang luar biasa. Sungguh menakjubkan."

"Saya tidak bisa cukup memuji semua orang. Saya jelas sangat kecewa, tetapi saya mencoba melihatnya dari perspektif yang lebih luas. Kita akan kembali," tegasnya.

Tag:  #arsenal #berkutik #penalti #declan #rice #seperti #lotre

KOMENTAR