Malaysia Absen di FIFA Matchday Juni, FAM Kena Kritik
Pemain naturalisasi Timnas Malaysia, Hector Hevel (nomor 13), merayakan gol bersama rekan-rekannya pada laga Kualifikasi Piala Asia 2027 kontra Nepal di Stadion Sultan Ibrahim di Johor pada 25 Maret 2025.(AFP/MOHD RASFAN)
13:20
27 Mei 2026

Malaysia Absen di FIFA Matchday Juni, FAM Kena Kritik

- Timnas Malaysia tidak akan beraksi dalam FIFA Matchday Juni nanti. Presiden Asosiasi Sepak Bola Profesional Malaysia mengkritik keputusan yang diambil FAM.

Tak ada agenda apa pun yang akan dijalani Timnas Malaysia pada jendela internasional FIFA periode 1-9 Juni mendatang.

Presiden Asosiasi Pesepak Bola Profesional Malaysia (PFAM), Razman Roslan, menilai Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) melewatkan kesempatan penting.

Sebab, jeda internasional bisa dimanfaatkan untuk memperkuat tim dan memperbaiki posisi ranking FIFA. Malaysia saat ini berada di peringkat 146 dunia.

“Ini membuang kesempatan,” kata Presiden Asosiasi Pesepak Bola Profesional Malaysia (PFAM), Razman Roslan, dilansir dari The Star.

Baca juga: Daftar Harga Tiket Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026

Sebagai perbandingan, Timnas Indonesia diagendakan melakoni dua laga pada FIFA Matchay Juni.

Skuad Garuda asuhan John Herdman akan menghadapi Oman (5/6/2026) dan Mozambik (9/6/2026).

Penyerang Malaysia #26 Romel Morales merayakan gol ketiga timnya dalam pertandingan sepak bola Grup E Piala Asia 2023 antara Korea Selatan vs Malaysia di Stadion Al-Janoub di al-Wakrah, selatan Doha, pada 25 Januari 2024. (Foto oleh HECTOR RETAMAL / AFP)AFP/HECTOR RETAMAL Penyerang Malaysia #26 Romel Morales merayakan gol ketiga timnya dalam pertandingan sepak bola Grup E Piala Asia 2023 antara Korea Selatan vs Malaysia di Stadion Al-Janoub di al-Wakrah, selatan Doha, pada 25 Januari 2024. (Foto oleh HECTOR RETAMAL / AFP)

Jendela Internasional Bermakna Penting

Razman Roslan menegaskan pertandingan persahabatan tetap memiliki arti penting bagi perkembangan sebuah tim nasional, termasuk Malaysia.

“Orang mungkin mengatakan itu hanya laga persahabatan, tetapi itu tetap pertandingan dan tetap penting,” ujar Razman.

“Mereka bisa menggunakan platform itu untuk menguji pemain yang tampil bagus di Super League,” ucapnya.

“Kami juga kehilangan poin ranking dan Malaysia bisa turun lebih jauh di peringkat,” katanya.

Baca juga: Herdman Bahas No 9 Timnas Indonesia: Haaland Tak Jatuh dari Langit

Razman juga menyorot minimnya informasi dari manajemen tim nasional yang semakin memicu pertanyaan dari para pendukung Harimau Malaya.

Menurut Razman, publik masih menunggu langkah tim nasional setelah muncul kontroversi terkait pemain naturalisasi. Manajemen perencanaan FAM pun dipertanyakan.

“Akan lebih baik jika kalender internasional kami terisi,” ujar Razman.

“Walaupun hanya dua laga persahabatan, itu tetap bermanfaat dan selalu lebih baik memiliki pertandingan daripada tidak sama sekali,” ucapnya.

“Informasi dari manajemen tim nasional sangat sedikit dan semuanya tetap sunyi, jadi wajar jika muncul pertanyaan,” kata pria yang pernah mengantar Malaysia juara Piala AFF 2010 itu.

Sementara itu, seorang mantan pemain tim nasional Malaysia yang tidak ingin disebutkan namanya menduga keputusan untuk tak turun di FIFA Matchday Juni berkaitan dengan sanksi FIFA terhadap tujuh pemain naturalisasi.

Terkait Kasus Pemain Naturalisasi?

Kasus tersebut membuat tujuh pemain naturalisasi bersangkutan mendapat hukuman larangan satu tahun. Malaysia juga dapat pengurangan poin dalam Kualifikasi Piala Asia 2027 putaran ketiga.

“Mungkin beberapa tim enggan bermain melawan kami karena skandal pemain berdarah campuran dan masalah di sekitarnya yang sampai sekarang belum sepenuhnya selesai di dalam negeri,” ujar sumber tersebut di laman The Star.

“Kami mungkin harus menerima bahwa untuk sementara tidak akan ada pertandingan sampai FIFA Asean Cup,” katanya.

Kendati belum ada pengumuman resmi dari manajemen tim nasional, Skuad U23 Malaysia arahan Nafuzi Zain disebut akan tampil di ajang ASEAN Championship pada Agustus mendatang.

Tim nasional senior Malaysia diperkirakan baru kembali bermain pada ajang perdana FIFA Asean Cup yang berlangsung di Jakarta, Indonesia, pada September.

Turnamen tersebut dijadwalkan berlangsung pada 21 September hingga 6 Oktober bertepatan dengan jendela internasional FIFA.

Tag:  #malaysia #absen #fifa #matchday #juni #kena #kritik

KOMENTAR