Chelsea Diingatkan soal Risiko Rekrut Cesc Fabregas Terlalu Dini
- Mantan pemain Chelsea, Tony Dorigo memberikan pandangan perihal niatan klub untuk merekrut juru taktik Como, Cesc Fabregas.
Chelsea dikabarkan tengah menjajaki kemungkinan merekrut Cesc Fabregas sebagai pelatih, setelah memecat Liam Rosenior beberapa waktu lalu.
Fabregas menjadi salah satu pelatih terkemuka di Liga Italia usai berhasil membawa Como 1907 untuk sementara berada di posisi keenam klasemen sementara dan berpeluang mentas di kompetisi Eropa pada musim 2026-2027.
Bahkan, Presiden Como 1907, Mirwan Suwarso sudah membuka pintu untuk Fabregas bisa melakukan negosiasi dengan Chelsea.
"Jika itu membuatnya bahagia, itu urusannya," ujar Mirwan Suwarso dilansir dari City AM pada Jumat (24/4/2026).
Baca juga: Cari Bek Baru, Barcelona Ditawari Chelsea Boyong Wesley Fofana
"Anda ingin karyawan Anda tetap bersama Anda selama mungkin, tetapi pada akhirnya kami tidak memilikinya dan dia bebas pergi ke Chelsea jika dia mau," imbuh Mirwan.
Fabregas Tak Boleh Cepat-Cepat Latih Chelsea
Fabregas kemudian jadi salah satu kandidat pelatih Chelsea, selain Andoni Iraola (Bournemouth) dan Marco Silva (Fulham).
Namun, seperti dilansir dari Goal, eks pemain Chelsea, Tony Dorigo berujar bahwa terlalu cepat bagi Fabregas untuk pindah dari Como.
Dorigo kemudian menyarankan bahwa Fabregas lebih baik menimba pengalaman lebih dulu di klub yang bermarkas di Stadion Giuseppe Sinigaglia itu dalam beberapa waktu ke depan.
Eks pemain yang membela Chelsea pada tahun 1987-1991 ini melihat pengalaman Chelsea merekrut Liam Rosenior yang menurutnya terlalu dini pindah ke klub besar.
Baca juga: Diminati Chelsea, Cesc Fabregas Pilih Setia Bangun Proyek Como 1907 hingga 10 Tahun Lagi
“Ya, tentu saja. Karena saya sudah banyak menonton Como musim ini dan jelas dia melakukan pekerjaan luar biasa," ujar Dorigo.
"Mereka memiliki gaya sepak bola sangat bagus. Filosofi yang dia terapkan di tempat dia berada, semuanya menyatu dan menghasilkan tim yang sangat, sangat bagus."
“Menurut saya, dia berada di bawah tekanan berbeda di Como. Langsung pergi ke klub seperti Chelsea, menurut saya akan terlalu berat."
"Saya pikir dia akan menjadi manajer hebat. Saya rasa dia akan membawa mereka ke Eropa - Como, mereka mengincar Liga Champions, tetapi mungkin akan berakhir di Liga Europa," imbuh Dorigo.
Gelandang Como 1907, Maximo Perrone, dan pelatih Cesc Fabregas, bereaksi di akhir pertandingan Serie A Italia antara Como dan Inter Milan di Stadion Giuseppe Sinigaglia di Como, pada 12 April 2026.
Fabregas Pelatih Masa Depan Chelsea
Lebih lanjut, Dorigo mengungkap bahwa Fabregas akan menjadi pelatih yang cocok di masa depan untuk Chelsea.
Baca juga: Carragher: Mengejutkan Chelsea Kalah dari Tim B Nottingham Forest!
Selain itu, bek yang sempat membela Timnas Inggris ini meminta Chelsea berhati-hati dalam merekrut pelatih dan melihat pengalaman sebelumnya, seperti ketika mengambil Graham Potter yang sukses di Brighton and Hove Albion.
“Anda kembali ke Graham Potter di Brighton, manajer luar biasa, sangat memahami Liga Premier, lalu pergi ke Chelsea dan Anda berurusan dengan level pemain dan mentalitas berbeda," ungkap eks pemain yang juga pernah membela Leeds United ini.
“Saya pikir dengan tekanan itu dan belum pernah menghadapi hal semacam itu sebelumnya, itu adalah kesulitan tambahan, yang jelas banyak manajer belum mampu atasi."
"Jadi Fabregas, tidak, bukan untuk saat ini. Saya akan mencari di tempat lain, tetapi di masa depan, tentu saja," imbuh Dorigo.
Tag: #chelsea #diingatkan #soal #risiko #rekrut #cesc #fabregas #terlalu #dini