Nostalgia Setelah 32 Tahun, AC Milan Kembali Sambangi Indonesia
Klub Liga Italia (Serie A), AC Milan, secara resmi mengonfirmasi rencana kunjungan pramusim mereka ke Indonesia pada Agustus 2026 mendatang.
AC Milandijadwalkan akan melakoni laga persahabatan melawan raksasa Premier League, Chelsea, di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK).
Kehadiran AC Milan di Jakarta ini menjadi momen bersejarah mengingat tim utama Si Merah-Hitam tersebut terakhir kali menginjakkan kaki di tanah air pada tiga dekade silam.
Berdasarkan jadwal yang telah disusun, duel kelas berat kontra tim asal London tersebut akan digelar pada Sabtu, 8 Agustus 2026, pukul 19.00 WIB.
Agenda di Indonesia ini merupakan bagian dari rangkaian tur pramusim global mereka di kawasan Asia-Pasifik.
Baca juga: BREAKING NEWS - AC Milan ke Indonesia, Tanding Lawan Chelsea di GBK
Hanya berselang tiga hari sebelum berlaga di Jakarta, tim asuhan pelatih terpilih nantinya akan terlebih dahulu menghadapi Inter dalam partai eksibisi bertajuk Derby della Madonnina di Perth, Australia, pada Rabu, 5 Agustus 2026.
Pihak manajemen klub menekankan bahwa kunjungan ini memiliki nilai prestisius yang tinggi bagi industri olahraga di tanah air.
"Pertandingan ini merupakan tonggak sejarah, menandai pertama kalinya dua klub terkemuka Eropa bertemu di tanah Indonesia," demikian keterangan yang dikirimkan langsung AC Milan kepada KOMPAS.com.
Keputusan untuk kembali ke Indonesia didasari oleh kuatnya basis massa pendukung di nusantara.
Mengacu pada data Nielsen, terdapat sekitar 40 juta penggemar fanatik klub ini di Indonesia, menjadikannya basis suporter terbesar ketiga di dunia setelah Italia dan Tiongkok.
"Pertandingan ini merupakan kesempatan ideal untuk merayakan kecintaan terhadap AC Milan yang menjadi ciri khas kawasan ini, menjadikannya rumah sejati Rossoneri yang berjarak lebih dari 11.000 kilometer dari Milan," tulis pernyataan yang dikutip dari situs resmi AC Milan.
"Indonesia adalah negara ketiga di dunia dengan jumlah pendukung AC Milan terbanyak - 40 juta menurut data Nielsen - dan menempati peringkat pertama secara global untuk keterlibatan di seluruh platform digital Klub ."
Baca juga: Jay Idzes Berpeluang Punya Pelatih Baru, Eks AC Milan Masuk Radar Sassuolo
Mengingat Kembali Memori Tahun 1994
Selebrasi gol Youssouf Fofana dengan rekan satu tim dalam pertandingan sepak bola Serie A Liga Italia antara AC Milan vs Torino di stadion San Siro di Milan, Italia utara, pada 21 Maret 2026. (Foto oleh Stefano RELLANDINI / AFP)
Penantian panjang Milanisti selama 32 tahun akhirnya terbayar tuntas.
Meski dalam rentang waktu tersebut Indonesia sempat dikunjungi oleh skuad legenda Milan Glorie pada 2011 dan 2013, serta tur trofi Scudetto pada 2022, kunjungan tim utama tetap menjadi yang paling dinantikan.
Memori terakhir kedatangan skuad utama mereka tercatat pada tahun 1994.
Kala itu, tim asal kota mode ini melakoni pertandingan melawan Surabaya Selection dan Persib Bandung.
Baca juga: Man United Tawarkan 3 Bintangnya ke AC Milan demi Tukar Tambah Rafael Leao
Meskipun beberapa bintang utama seperti Paolo Maldini dan Franco Baresi absen karena tugas negara di Piala Dunia 1994, tim tetap membawa jagoan seperti Dejan Savicevic dan Marcel Desailly.
Dalam catatan sejarah, setelah menumbangkan tim seleksi asal Surabaya dengan skor 4-1, mereka menunjukkan kelasnya dengan melibas tim Maung Bandung 8-0 di Senayan pada 4 Juni 1994.
Tag: #nostalgia #setelah #tahun #milan #kembali #sambangi #indonesia