PSSI Lirik Format Baru untuk Piala Presiden 2026, Bidik Libatkan Tim Asing Lagi
Logo Piala Presiden 2025 (pssi.org)
11:06
13 April 2026

PSSI Lirik Format Baru untuk Piala Presiden 2026, Bidik Libatkan Tim Asing Lagi

Keberhasilan penyelenggaraan turnamen pramusim tahunan, Piala Presiden, memunculkan tanda tanya besar tentang format untuk edisi tahun ini.

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, akhirnya buka suara menanggapi tingginya animo publik terkait wacana kembali mengundang partisipasi Klub Luar Negeri pada edisi selanjutnya.

Turnamen yang baru saja merampungkan edisi ketujuhnya pada Minggu (12/4/2026) kemarin itu terbilang sukses dengan menghadirkan dua tim tamu internasional, yakni Oxford United dan Port FC.

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir. (Instagram/erickthohir)Ketua Umum PSSI, Erick Thohir. (Instagram/erickthohir)

Bahkan, Port FC keluar sebagai kampiun yang secara otomatis membuktikan tingginya kualitas kompetisi saat melibatkan kekuatan dari luar negeri.

Menyikapi wacana tersebut, mantan presiden Inter Milan itu menegaskan bahwa rancangan turnamen pramusim edisi kedelapan masih dalam tahap pematangan di tingkat internal.

"Untuk Piala Presiden yang kedelapan ini sedang kita godok lagi," ujar Erick Thohir saat dijumpai oleh awak media.

Pembahasan format kompetisi diyakini masih akan memakan waktu hingga beberapa bulan ke depan sebelum keputusan final resmi diketok palu.

"Nanti seperti apa nanti kita diskusikan karena memang kita masih punya waktu seperti apa dua tiga bulan ke depan," tambah figur sentral sepak bola nasional tersebut.

Tingginya antusiasme masyarakat diharapkan mampu diakomodasi melalui format baru yang sedang digodok secara intensif tersebut.

"Mudah-mudahan dengan format ini juga nanti kita diskusikan lagi gitu," ucapnya memberikan harapan.

Tantangan Jadwal Padat Internasional

Meski peluang untuk kembali mengundang tim tamu internasional masih sangat terbuka lebar, PSSI harus menghadapi tantangan berat berupa padatnya kalender sepak bola global tahun depan.

Pergelaran akbar Piala Dunia FIFA 2026 dipastikan akan sangat menyita perhatian dan memengaruhi jadwal pramusim klub-klub di seluruh dunia.

"Belum tahu karena memang kompleksitas tahun ini kan ada kejuaraan Piala Dunia dan klub-klub sendiri baru selesai pertandingan klub World Cup kemarin," jelas Erick membeberkan kendala teknis yang dihadapi.

Faktor-faktor eksternal tersebut menjadi bahan pertimbangan utama yang harus dipikirkan secara saksama oleh pihak penyelenggara.

"Jadi ini yang mungkin juga perlu ada pertimbangan seperti apa. Tapi ini masih kita godok lah. Mungkin mudah-mudahan Kamis sudah ada formulanya," tuturnya optimistis.

Selain membahas soal format dan partisipasi klub asing, pria yang juga menjabat sebagai Menteri BUMN ini turut menekankan pentingnya sinergi dari seluruh elemen bangsa.

Ia menuntut peran aktif dari para kepala daerah untuk ikut serta memberikan kontribusi nyata demi menyukseskan gelaran turnamen pramusim kebanggaan ini.

"Tapi intinya kita juga mau semua gubernur, bupati harus berkontribusi ya, supaya sepak bola ini bisa terus bergelora," ungkap Erick.

Menurutnya, tanggung jawab memajukan sepak bola tidak bisa hanya dibebankan kepada PSSI dan pemerintah pusat semata.

"Tidak hanya tanggung jawab tadi PSSI, Bapak Presiden, Pak Ara, tetapi gubernur, bupati, walikota berkontribusi untuk nama besar daerahnya."

Menanti Arahan Ketua Umum PSSI

Di sisi lain, Ketua Steering Committee Piala Presiden 2025, Maruarar Sirait, menyatakan bahwa pihaknya masih bersabar menanti instruksi lanjutan dari PSSI terkait keberlangsungan turnamen.

Ia sangat mengapresiasi tingginya tingkat kepercayaan yang diberikan oleh PSSI dalam mengelola turnamen pramusim terbesar di Tanah Air ini.

"Terima kasih Pak Erick atas kepercayaannya. Bagaimana dengan ekosistem ini kerja sama yang saling mendukung," ungkap Maruarar Sirait.

Ia pun sepakat dengan pernyataan Erick Thohir bahwa kesuksesan sebuah turnamen mutlak membutuhkan kolaborasi dari berbagai pihak terkait.

"Dalam sepak bola tidak ada superman, yang ada super tim, yaitu klub, manajer, pemain, media, sponsor, regulator, pemerintah daerah, TNI, dan Polri yang membantu keamanan."

Seluruh elemen tersebut dinilainya harus mampu bergerak bersama sebagai satu kesatuan ekosistem yang tertata dengan baik.

"Dan semua itu menjadi satu kesatuan ekosistem yang terkontrol. Ini sudah tujuh kali ya Pak Erick ya, Piala Presiden. Nanti yang kedelapan kita tunggu arahan dari Pak Erick sebagai ketua PSSI," pungkasnya menutup perbincangan.

Editor: Arief Apriadi

Tag:  #pssi #lirik #format #baru #untuk #piala #presiden #2026 #bidik #libatkan #asing #lagi

KOMENTAR