Legenda Timnas Indonesia, Sutan Harhara Tutup Usia
Sutan Harhara (kiri) dan Dendy Sulistyawan, dalam sesi jumpa wartawan selepas pertandingan, Jumat (2/9/2016) malam WIB.(Kontributor Gresik, Hamzah Arfah)
09:08
11 April 2026

Legenda Timnas Indonesia, Sutan Harhara Tutup Usia

- Legenda Timnas Indonesia, Sutan Harhara meninggal dunia pada hari Sabtu (11/4/2026).

Asosiasi Pelatih Sepak Bola Seluruh Indonesia (APSSI) Pusat mengabarkan wafatnya Sutan Harhara pada hari Sabtu (11/4/2026) dini hari WIB.

"Dengan segala kerendahan hati, kami menyampaikan duka cita yang mendalam atas berpulangnya Sutan Harhara (mantan timnas Indonesia)," tulis APSSI dalam keterangan yang beredar di grup pesan sosial.

"Semoga kenangan indah bersama almarhum menjadi penguat hati dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kemudahan dan ketabahan," imbuh APSSI.

Perjalanan Karier Sutan Harhara

Sutan Harhara lahir pada 9 Agustus 1952 dan wafat pada usia 73 tahun di RSUD Tangerang Selatan pada pukul 01.29 WIB.

Baca juga: Justin Hubner dan 3 Pemain Timnas Indonesia Siap Merumput di Liga Belanda

Semasa hidupnya, Sutan Harhara tercatat sebagai mantan pemain Timnas Indonesia yang berposisi sebagai pemain belakang.

Sutan Harhara disebut sebagai pemain serbabisa dengan kemampuannya berada di semua posisi pemain belakang, seperti bek sayap kanan atau kiri, juga libero.

Bahkan, Sutan Harhara kala itu populer di tahun 1970-an bersama dengan bintang-bintang Timnas Indonesia, seperti Iswadi Idris, Anjas Asmara, dan Andi Lala.

Sutan Harhara pun sempat menjadi bagian dari skuad Persija Jakarta yang mendapatkan gelar juara Perserikatan pada 1971, 1973, dan 1975.

Catatan bersama Persija kemudian membuat Sutan Harhara terpilih untuk membela Timnas Indonesia dalam laga melawan Uruguay pada 1974.

Baca juga: ASEAN U17 Championship 2026: Kurniawan Dwi Yulianto Siapkan Mental Timnas Indonesia

Selepas laga tersebut, prestasinya saat menjadi pemain Timnas Indonesia juga moncer dengan turut berlaga di ajang SEA Games 1977 dan 1979.

Manajer Persela Lamongan Yunan Achmadi (kanan), saat mendampingi pelatih Sutan Harhara di bench pemain.Kontributor Gresik, Hamzah Arfah Manajer Persela Lamongan Yunan Achmadi (kanan), saat mendampingi pelatih Sutan Harhara di bench pemain.

Karier Selepas Menjadi Pemain

Selepas tidak lagi bermain, Sutan Harhara kemudian melatih beberapa klub terkemuka Indonesia, seperti PSMS Medan pada 2003-2005, PSIS Semarang (2006), dan Persela Lamongan (2016).

Selain itu, Sutan Harhara juga dikenal sebagai komentator dan analis yang kerap tampil dalam pertandingan Liga Indonesia dan beberapa pertandingan Timnas Indonesia

Tag:  #legenda #timnas #indonesia #sutan #harhara #tutup #usia

KOMENTAR