Como Kalah, Kartu Merah Bikin Fabregas Marah, Alvaro Morata Minta Maaf
Vanja Milinkovic-Savic menahan tendangan penalti Alvaro Morata dalam pertandingan sepak bola Serie A Liga Italia antara Napoli vs Como di Stadion Diego Armando Maradona di Naples, pada 1 November 2025. (Foto oleh Alberto PIZZOLI / AFP)(AFP/ALBERTO PIZZOLI)
12:40
17 Februari 2026

Como Kalah, Kartu Merah Bikin Fabregas Marah, Alvaro Morata Minta Maaf

- Striker Como 1907, Alvaro Morata, telah meminta maaf setelah mendapatkan kartu merah yang dianggap konyol ketika timnya kalah dari Fiorentina.

Melalui akun media sosialnya, Morata menyampaikan rasa penyesalannya. Insiden kartu merah tersebut terjadi saat Como menjamu Fiorentina pada pekan ke-25 Liga Italia 2025-2026 pada Sabtu (14/2/2026).

Momen tersebut terjadi pada menit-menit akhir pertandingan ketika Como tertinggal 1-2 di Stadion Giuseppe Sinigaglia.

Morata terlihat berdebat dengan Rolando Mandragora dan menerima kartu kuning pertamanya pada menit ke-88.

Baca juga: Mirwan Suwarso Minta Fabregas Pertahankan Filosofi Como: Kemenangan Bukan Segalanya

Satu menit kemudian, Morata mendapatkan kartu kuning kedua yang mengakibatkan kartu merah setelah ia menanduk kepala Luca Ranieri, yang melancarkan provokasi.

Dampaknya, Morata harus meninggalkan lapangan, dan Como harus bermain dengan 10 orang. Laga berakhir dengan kekalahan tipis 1-2 Como dari Fiorentina.

Klub yang dimiliki oleh orang Indonesia, Djarum Group dan Hartono Bersaudara, itu pun terlempar dari posisi lima besar di klasemen sementara Liga Italia.

Pelatih Como 1907, Cesc Fabregas, saat menangani kubu milik Grup Djarum asal Indonesia tersebut di ajang Liga Italia 2025-2026.AFP/PIERO CRUCIATTI Pelatih Como 1907, Cesc Fabregas, saat menangani kubu milik Grup Djarum asal Indonesia tersebut di ajang Liga Italia 2025-2026.

Fabregas Berharap Lebih dari Morata

Di sisi lain, insiden kartu merah Morata membuat Cesc Fabregas, pelatih tim, merasa marah.

Baca juga: Hasil Como Vs Fiorentina 1-2, Fabregas Soroti Pujian Berlebihan

Fabregas bahkan menyarankan Morata untuk beralih ke olahraga lain jika tidak bisa mengendalikan emosinya.

"Provokasi adalah bagian dari sepak bola, mereka yang tidak bisa menerimanya sebaiknya bermain olahraga lain," ujar Fabregas.

"Saya mengharapkan lebih banyak dari pemain berpengalaman seperti dia."

"Namun, kami tidak boleh mencari alasan, dan kami tidak boleh membiarkan apa yang dilakukan orang lain di lapangan memengaruhi kami."

Beberapa hari setelah insiden tersebut, Morata akhirnya menyampaikan permohonan maaf.

Morata Minta Maaf

Dalam pernyataannya, penyerang asal Spanyol ini mengakui kesalahannya dan berharap untuk segera beranjak dari tindakan yang tidak pantas tersebut.

"Sekali lagi, saya melakukan kesalahan," kata Morata dikutip dari Tuttomercatoweb.

"Sekali lagi, saya terjebak dalam kebisingan konstan di mana segala sesuatu diperbolehkan, di mana mengungkapkan pendapat tampaknya lebih penting daripada berpikir."

"Di mana bersuara terasa kurang penting dibandingkan gaung yang dihasilkannya. Yang tersisa hanyalah terus maju, bekerja, dan berjuang, seperti yang selalu saya lakukan," tutupnya.

Karena kartu merah yang diterimanya, Morata dipastikan absen pada laga Como selanjutnya.

I Lariani dijadwalkan akan menghadapi AC Milan, yang merupakan klub Morata musim lalu, dalam laga tunda pekan ke-24.

Pertandingan AC Milan vs Como akan berlangsung di San Siro pada Rabu (18/2/2026) atau Kamis dini hari pukul 02.45 WIB.

Tag:  #como #kalah #kartu #merah #bikin #fabregas #marah #alvaro #morata #minta #maaf

KOMENTAR