Persebaya Surabaya Tumbang dari Bhayangkara, Bernardo Tavares Ungkap Penyebabnya
Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, dalam konferensi pers usai laga melawan Bahayangkara. (Dok. Persebaya)
08:24
15 Februari 2026

Persebaya Surabaya Tumbang dari Bhayangkara, Bernardo Tavares Ungkap Penyebabnya

Baca 10 detik
  • Persebaya Surabaya kalah 1-2 dari Bhayangkara FC di GBT, pelatih akui tim kurang tenang babak pertama.
  • Bhayangkara efektif cetak dua gol dari bola mati dan transisi, sementara Persebaya kurang akurat dalam penyelesaian akhir.
  • Pelatih apresiasi peningkatan agresivitas tim di babak kedua meskipun hanya mampu membalas dengan satu gol saja.

Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, mengakui timnya tampil kurang tenang pada babak pertama sehingga harus mengakui keunggulan Bhayangkara Presisi Lampung FC dengan skor 1-2 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Sabtu malam.

“Ketika mereka punya peluang pertama dan mencetak gol, saya rasa kami bermain lebih dengan hati daripada dengan kepala,” ujar Tavares dalam konferensi pers usai pertandingan.

Menurutnya, Bhayangkara tampil sangat efektif. Dari dua tembakan ke gawang pada babak pertama, keduanya berbuah gol melalui situasi bola mati dan transisi cepat. Sementara itu, Persebaya sebenarnya menciptakan beberapa peluang lewat Rivera dan Bruno, namun gagal dimaksimalkan.

“Kami menciptakan peluang, tetapi penyelesaian akhir kami tidak akurat,” katanya.

Tavares juga menyoroti minimnya kemenangan dalam duel bola kedua di area depan serta dominasi lawan di lini tengah pada paruh pertama. Meski demikian, ia mengapresiasi peningkatan performa anak asuhnya di babak kedua yang tampil lebih agresif walau hanya mampu mencetak satu gol.

“Saya menghargai kerja keras para pemain, terutama pada babak kedua,” ujarnya.

Dalam upaya mengejar ketertinggalan, Tavares memasukkan pemain muda dan bahkan mendorong bek tengah menjadi penyerang pada menit-menit akhir laga.

Ia turut menyinggung pertandingan yang dinilainya terlalu sering terhenti akibat lawan mengulur waktu sejak babak pertama. Namun, tambahan waktu yang diberikan wasit hanya lima menit.

Meski begitu, Tavares menegaskan kekalahan bukan disebabkan faktor wasit, melainkan efektivitas lawan.

“Kami kalah karena lawan mencetak dua gol, dan kami hanya mencetak satu, itu saja,” tegasnya.

Sementara itu, kiper Persebaya, Andhika Ramadhani, menyampaikan permohonan maaf kepada Bonek dan Bonita atas hasil yang belum memuaskan.

“Kami mohon maaf apabila hasilnya tidak memuaskan bagi kami dan para pendukung,” ucap Andhika.

(Antara)

Editor: Irwan Febri

Tag:  #persebaya #surabaya #tumbang #dari #bhayangkara #bernardo #tavares #ungkap #penyebabnya

KOMENTAR