Statistik Ragnar Oratmangoen di Eropa Sebelum Jadi ke Persib Bandung
-
Ragnar Oratmangoen jarang dimainkan FC Dender akibat cedera lutut yang berkepanjangan musim ini.
-
Persib Bandung tertarik merekrut Ragnar Oratmangoen untuk mengisi posisi playmaker nomor 10 musim depan.
-
Kontrak Ragnar di Belgia berakhir Juni 2026 dan kemungkinan besar tidak akan diperpanjang klub.
Kabar mengejutkan datang dari bintang Timnas Indonesia, Ragnar Oratmangoen, yang kini mengalami situasi sulit di Belgia.
Perjalanan karier pemain berusia 28 tahun tersebut bersama FC Dender pada musim 2025/2026 berjalan penuh hambatan.
Data dari Transfermarkt menunjukkan penurunan performa yang cukup signifikan dibandingkan dengan musim-musim sebelumnya di Jupiler Pro League.
Hingga saat ini, Ragnar tercatat hanya mendapatkan kesempatan tampil dalam sembilan pertandingan di liga kasta tertinggi tersebut.
Ironisnya, dari sembilan laga tersebut, ia hanya dipercaya satu kali sebagai pemain inti sejak menit awal.
Kondisi serupa terjadi di ajang Croky Cup saat FC Dender berhadapan dengan klub Olympic Charleroi.
Ragnar memang turun sebagai starter dalam laga piala domestik itu, namun ia hanya bermain selama 46 menit.
Total waktu bermain yang ia kumpulkan sepanjang musim ini baru menyentuh angka 265 menit di lapangan hijau.
Catatan produktivitasnya juga terhenti di angka satu gol saja, yang tentu jauh dari ekspektasi manajemen klub.
Kebugaran fisik disinyalir menjadi faktor utama yang merusak momentum Ragnar Oratmangoen untuk bersinar di Eropa musim ini.
Kendala Cedera Lutut Serius
Masalah kesehatan ini bermula ketika ia mengalami gangguan pada bagian lututnya pada penghujung tahun lalu.
Momen cedera tersebut terjadi tepat setelah ia sukses mencetak gol kemenangan dalam laga kontra Royal Antwerp, November 2025.
Proses pemulihan luka di lututnya tampaknya berjalan lebih lambat dari yang diperkirakan oleh tim medis klub.
Indikasi ini terlihat jelas saat namanya kembali menghilang dari daftar susunan pemain kala FC Dender tumbang melawan KRC Genk.
Absensi Ragnar pada laga Minggu (1/2) tersebut memperkuat sinyal bahwa kondisi fisiknya belum kembali bugar seratus persen.
Melihat kontribusi yang minim, masa depan Ragnar Oratmangoen di Liga Belgia kini berada di ujung tanduk.
Manajemen FC Dender kemungkinan besar tidak akan memberikan perpanjangan masa bakti bagi pemain bernomor punggung tersebut.
Apalagi kontrak profesional Ragnar bersama klub kasta teratas Belgia ini akan segera kedaluwarsa pada 30 Juni 2026.
Situasi ini sangat kontras jika dibandingkan dengan pencapaian impresifnya pada musim perdana tahun 2024/2025 yang lalu.
Kala itu, ia mampu mengemas 20 penampilan dengan 11 kali menjadi starter serta menyumbangkan satu gol krusial.
Persib Bandung Intai Peluang
Kondisi tidak menentu di Eropa ini langsung memicu rumor kepindahan sang pemain ke kompetisi kasta tertinggi Indonesia.
Klub raksasa Jawa Barat, Persib Bandung, dikabarkan sedang memantau situasi dan siap menampung penyerang serba bisa ini.
Informasi dari akun @pemainketurunan.id menyebutkan bahwa manajemen Maung Bandung sudah mulai bergerak mendekati pihak sang pemain.
“Ragnar Oratmangoen berpeluang bergabung dengan Persib Bandung,” tulis @pemainketurunan.id.
Manajemen Persib kabarnya telah menyiapkan sebuah rencana besar yang menarik minat pemain kelahiran Belanda tersebut untuk pulang.
Faktor menit bermain menjadi pertimbangan utama bagi Ragnar jika ingin menjaga level kompetitifnya sebagai penggawa tim nasional.
“Ragnar Oratmangoen dikabarkan tengah mempertimbangkan untuk melanjutkan kariernya di Indonesia. Minimnya menit bermain bersama FCV Dender musim ini menjadi salah satu alasan utama sang pemain membuka peluang hengkang,” lanjut @pemainketurunan.id.
Bagi Persib Bandung, kehadiran Ragnar akan menjadi kepingan puzzle yang hilang di lini tengah mereka selama ini.
Skuad asuhan Bojan Hodak tersebut memang sedang berburu sosok playmaker murni yang handal dalam mengatur ritme serangan.
Selama ini, posisi nomor 10 di tim Persib sering kali diisi oleh pemain yang bukan merupakan spesialis di sektor tersebut.
Kebutuhan Jenderal Lapangan Tengah
Nama-nama seperti Thom Haye, Beckham Putra, hingga Luciano Guaycochea pernah dicoba untuk mengemban tugas sebagai pengatur serangan.
Namun, karakter asli dari ketiga pemain tersebut dianggap belum sepenuhnya ideal untuk memerankan posisi nomor 10 yang diinginkan.
Ragnar Oratmangoen dianggap memiliki kualifikasi yang tepat karena ia sangat fasih berperan sebagai motor serangan utama tim.
Kemampuan ini sudah ia buktikan saat masih merumput di kompetisi Eredivisie Belanda bersama klub Fortuna Sittard.
Pada musim 2024-2025 di Belanda, ia secara konsisten memerankan posisi gelandang serang dengan visi bermain yang sangat tajam.
Tag: #statistik #ragnar #oratmangoen #eropa #sebelum #jadi #persib #bandung