Cesc Fabregas Tegaskan Como Belum di Level AC Milan, Inter, Napoli
Pelatih Como 1907, Cesc Fabregas, mencoba meredam euforia berlebih yang tengah menyelimuti skuadnya.
Meskipun Como 1907 tengah dalam tren positif, Fabregas meminta para pemainnya untuk tetap membumi dan tidak terbuai dengan mimpi besar di papan atas klasemen Liga Italia (Serie A).
Langkah Cesc Fabregas untuk menenangkan suasana ini dilakukan setelah munculnya ambisi besar dari penyerang mereka, Nicolas Kuhn, yang menargetkan posisi di zona Liga Champions musim depan.
Fabregas menilai, saat ini timnya harus lebih fokus pada pengembangan diri sendiri daripada membandingkan kekuatan dengan klub-klub mapan.
Redam Ambisi Nicolas Kuhn
Baca juga: Gaya Main Como 1907 Indah, Alexis Saelemaekers: Ingatkan pada Barcelona
Keinginan Kuhn untuk tampil di kompetisi kasta tertinggi Eropa muncul setelah Como menang telak 6-0 atas Torino.
Saat ini, klub milik Djarum Group tersebut bertengger di posisi keenam dengan 40 poin, hanya terpaut tiga angka dari Napoli yang menempati peringkat keempat.
Meski memahami latar belakang Kuhn yang pernah membela Celtic, Cesc Fabregas mengingatkan bahwa level timnya saat ini belum bisa disetarakan dengan raksasa Italia lainnya seperti AC Milan dan Inter Milan.
"Kuhn berasal dari Liga Champions," kata Fabregas, dikutip dari Tutto Como.
"Saya tahu ambisinya dengan baik, tetapi kita tidak boleh berpikir bahwa kita lebih kuat dari AC Milan, Inter Milan, dan Napoli."
Fabregas menekankan bahwa ada proses yang harus dilalui sebelum timnya bisa berbicara lebih jauh mengenai persaingan di level kontinental.
"Mungkin di masa depan kita bisa membicarakan hal tersebut. Namun, hari ini tantangan sebenarnya adalah melawan diri kita sendiri."
Baca juga: Sergi Roberto soal Cesc Fabregas, Anugerah bagi Como 1907
"Ada fase-fasenya, dan saat ini kita bahkan lebih maju daripada kita yang bayangkan dua tahun lalu. Tetapi kita perlu tetap tenang," imbuhnya.
Marc-Oliver Kempf (kiri) dipeluk oleh Nico Paz dalam momen selebrasi gol pada pertandingan sepak bola Serie A Liga Italia antara Como dan AC Milan di stadion Giuseppe Sinigaglia di Como, pada 15 Januari 2026. (Foto oleh Stefano RELLANDINI / AFP)
Kritik dan Pujian untuk Martin Baturina
Selain menyoroti ambisi tim, juru taktik asal Spanyol tersebut juga memberikan evaluasi mendalam kepada gelandang mudanya, Martin Baturina.
Pemain yang didatangkan dari Dinamo Zagreb pada Juni 2025 itu memang sedang naik daun setelah selalu berkontribusi gol dalam tiga laga terakhir.
Meski performa Baturina meningkat drastis dibandingkan awal musim 2025-2026, Fabregas memberikan catatan kritis mengenai kedisiplinan sang pemain dalam membantu pertahanan.
"Ini adalah pekerjaan yang sepenuhnya dimulai dari dirinya sendiri," kata Fabregas mengenai performa pemain asal Kroasia tersebut.
"Jelas dia harus beradaptasi dengan prinsip-prinsip kami, terutama dalam hal bertahan. Kami harus memberinya ruang dan peran yang sangat spesifik, tetapi pujian tetap layak diberikan untuknya. Dia pemain yang cerdas."
Baca juga: Sergi Roberto soal Cesc Fabregas, Anugerah bagi Como 1907
"Dia bergerak dengan baik dan memahami banyak cara kerja sama. Saya senang untuknya dan tim," tutup sang pelatih.
Ujian konsistensi bagi skuad asuhan Cesc Fabregas akan kembali hadir pada giornata ke-23 akhir pekan ini.
Como 1907 dijadwalkan menjamu Atalanta di Stadio Giuseppe Sinigaglia pada Minggu (1/2/2026), yang akan menjadi pembuktian apakah I Lariani mampu terus menjaga jarak dengan Napoli dalam perburuan tiket ke Eropa.
Tag: #cesc #fabregas #tegaskan #como #belum #level #milan #inter #napoli