Gara-gara Kalah dari Tim Jay Idzes, Pisa SC Pecat Alberto Gilardino
Pisa SC harus menerima kekalahan kandang dari Sassuolo di pekan ke-23 Liga Italia 2025-2026, yang berujung pada pemecatan pelatih Alberto Gilardino.(AFP/MARCO BERTORELLO)
07:58
1 Februari 2026

Gara-gara Kalah dari Tim Jay Idzes, Pisa SC Pecat Alberto Gilardino

- Kekalahan kandang yang diderita Pisa SC saat menjamu Sassuolo dalam lanjutan pekan ke-23 Liga Italia 2025-2026 berbuntut panjang.

Bek Timnas Indonesia, Jay Idzes, sukses membantu Sassuolo membawa pulang kemenangan 3-1.

Hasil itu menjadi pemicu diakhirinya kerja sama antara Pisa SC dengan sang pelatih, Alberto Gilardino.

Pertandingan yang digelar di Stadion Arena Garibaldi pada Sabtu (31/1/2026) malam WIB tersebut mempertegas dominasi tim tamu.

Jay Idzes yang tampil solid di jantung pertahanan Sassuolo berhasil meredam agresivitas tuan rumah, yang kini semakin terpuruk di posisi dasar klasemen sementara Serie A.

Baca juga: Skor Pisa Vs Sassuolo 1-3, Jay Idzes Dipuji Usai Lakukan Penyelamatan Krusial

Dominasi Sassuolo dan Gol Bunuh Diri

Sassuolo membuka keunggulan pada menit ke-25 melalui aksi individu Domenico Berardi.

Menjelang turun minum, penderitaan Pisa bertambah setelah bek mereka, Antonio Caracciolo, melakukan gol bunuh diri pada masa injury time babak pertama saat mencoba menghalau bola dari Ismael Kone.

Pisa sebenarnya sempat memberikan perlawanan melalui gol jarak jauh Michel Aebischer pada menit ke-51.

Namun, Sassuolo merespons cepat tujuh menit berselang lewat gol Ismael Kone yang memanfaatkan bola pantul tendangan Nemanja Matic, sekaligus mengunci skor menjadi 3-1.

Aksi Krusial Jay Idzes di Garis Gawang

Momen kunci pertandingan terjadi pada menit ke-51, sesaat setelah Pisa mencetak gol pertama mereka.

Baca juga: Hasil Pisa Vs Sassuolo 1-3: Sapuan Krusial Jay Idzes, Neroverdi Menang

Tuan rumah nyaris menyamakan kedudukan andai bola yang bergulir liar tidak segera disapu oleh Jay Idzes tepat di depan garis gawang.

Penyelamatan gemilang ini menjaga momentum Sassuolo untuk tetap unggul.

Rekan duet Idzes di lini belakang, Tarik Muharemovic, memberikan apresiasi tinggi atas kontribusi pemain Indonesia tersebut.

Jay Idzes (kiri) berduel dengan Rasmus Hojlund dalam pertandingan sepak bola Serie A Liga Italia antara Napoli vs Sassuolo di Stadion Diego Armando Maradona di Napoli pada 17 Januari 2026. (Foto oleh Carlo Hermann / AFP)AFP/CARLO HERMANN Jay Idzes (kiri) berduel dengan Rasmus Hojlund dalam pertandingan sepak bola Serie A Liga Italia antara Napoli vs Sassuolo di Stadion Diego Armando Maradona di Napoli pada 17 Januari 2026. (Foto oleh Carlo Hermann / AFP)

Menurut Muharemovic, kehadiran Idzes sangat vital dalam menjaga keamanan gawang yang dikawal Arijanet Muric.

"Dia (Idzes) banyak membantu kami dalam hal penyelamatan dan terkadang menyelamatkan kami," ujar Tarik Muharemovic dikutip dari Sassuolo News.

Muharemovic juga menambahkan pujian atas konsistensi Idzes sepanjang musim ini dengan nada kelakar.

"Saya harus mengucapkan selamat kepadanya karena dia menjalani musim yang luar biasa dan saya harap dia tidak mengganggu saya," jelasnya dengan nada candaan.

Pemecatan Alberto Gilardino

Kekalahan dari tim yang diperkuat Jay Idzes ini menjadi titik nadir bagi karier kepelatihan Alberto Gilardino di Pisa.

Baca juga: Kisah Emil Audero Ditinggal Bus Cremonese Usai Kalah dari Tim Jay Idzes

Melansir dari Football Italia, Minggu (1/2/2026), manajemen klub secara resmi mengumumkan pemecatan eks striker timnas Italia tersebut menyusul rekor buruk tanpa kemenangan dalam 12 laga beruntun di Serie A.

Selama menahkodai Pisa SC musim ini, Gilardino hanya mampu mencatatkan satu kemenangan dari 23 pertandingan.

Laporan terbaru menyebutkan bahwa manajemen klub tengah mendekati Marco Giampaolo untuk mengisi kursi pelatih guna menyelamatkan tim dari ancaman degradasi.

Bagi Sassuolo, kemenangan ini membawa mereka naik ke peringkat ke-10 klasemen sementara.

Performa Jay Idzes yang mencatatkan akurasi umpan 93 persen dan 11 kontribusi pertahanan membuktikan kualitasnya sebagai salah satu pilar utama lini belakang asuhan Fabio Grosso musim ini.

Tag:  #gara #gara #kalah #dari #idzes #pisa #pecat #alberto #gilardino

KOMENTAR