Saat Rekor Kandang Klub Orang Indonesia Dirusak AC Milan...
- AC Milan mencatat kemenangan penting saat bertandang ke markas Como, klub milik orang Indonesia, pada laga tunda pekan ke-16 Liga Italia 2025-2026.
Bertanding di Stadion Giuseppe Sinigaglia, Kamis (15/1/2026), AC Milan menang dengan skor 3-1 dan menjadi tim pertama yang menaklukkan Como di kandang musim ini.
Sebelum laga tersebut, Como menjaga rekor kandang tanpa kekalahan. Dari sembilan pertandingan, tim asuhan Cesc Fabregas meraih lima kemenangan dan empat hasil imbang.
Catatan itu akhirnya terhenti setelah Milan tampil efektif sepanjang pertandingan.
Como sempat unggul lebih dulu pada menit ke-10 lewat sundulan Marc-Oliver Kempf.
Gol tersebut membuat tuan rumah tampil lebih percaya diri dan memberi tekanan cukup intens kepada lini pertahanan Milan.
Peran Adrien Rabiot dan Christopher Nkunku
Kebangkitan Milan dipimpin oleh Adrien Rabiot. Gelandang asal Prancis itu terlibat langsung dalam ketiga gol tim tamu.
Menjelang akhir babak pertama, Rabiot memenangkan penalti setelah dilanggar di kotak terlarang.
Christopher Nkunku ditunjuk sebagai eksekutor penalti meski sempat ada situasi diskusi dengan Rafael Leao.
Instruksi pelatih AC Milan, Massimiliano Allegri, memastikan Nkunku maju sebagai penendang dan ia menjalankan tugasnya dengan baik untuk menyamakan skor sebelum jeda.
Pada babak kedua, Rabiot kembali menjadi pembeda. Dua golnya dicetak melalui tendangan kaki kiri yang menembus gawang Como.
Aksi tersebut memastikan Milan berbalik unggul dan menutup laga dengan kemenangan 3-1.
Nkunku juga mencatat catatan positif. Setelah sempat melewati 11 laga Serie A tanpa gol, ia kini mengoleksi empat gol dari tiga penampilan terakhir di liga.
Penyelamatan Maignan
Mike Maignan berselebrasi bersama Davide Bartesaghi, Strahinja Pavlovic, Matteo Gabbia usai pertandingan sepak bola Serie A Liga Italia antara Inter Milan vs AC Milan di Stadion San Siro di Milan, Italia utara, pada 23 November 2025. (Foto oleh Marco BERTORELLO / AFP)
Selain Rabiot dan Nkunku, Mike Maignan tampil menonjol di bawah mistar. Como melepaskan delapan tembakan tepat sasaran, namun hanya satu yang berbuah gol.
Maignan melakukan beberapa penyelamatan penting, termasuk peluang dari Nico Paz, Lucas Da Cunha, dan Tasos Douvikas.
“Maignan menjaga kami tetap di pertandingan menghadapi tim Como yang tampil kuat,” kata Allegri.
Sementara itu, Maignan juga memberi tanggapan seusai laga.
“Kami tahu pertandingan ini akan sulit. Tim memulai dengan agak lambat tetapi tidak menderita gol kedua dan kami semua bertahan bersama-sama,” ujarnya.
Ia menambahkan, “Penyelamatan terbaik? Yang saya buat untuk peluang Da Cunha.”
Kemenangan ini menjaga AC Milan di posisi kedua klasemen Liga Italia 2025-2026. Dari 20 pertandingan, Milan mengoleksi 43 poin, tertinggal tiga angka dari Inter Milan di puncak.
Milan juga unggul empat poin atas AS Roma di posisi kelima dalam persaingan menuju zona Liga Champions.
Tag: #saat #rekor #kandang #klub #orang #indonesia #dirusak #milan