



Matthew ’’Whitemon” Filemon dari Tundra Esports, Satu-satunya Pemain Indonesia Tersisa di The International 2024
- Matthew ’’Whitemon” Filemon dipastikan menjadi satu-satunya pemain Indonesia yang tersisa di The International (TI) 2024. Bersama Tundra Esports, mereka telah dipastikan melaju ke babak 6 besar dan menghadapi Gaimin Gladiators hari ini (14/9) di Royal Arena, Copenhagen, Denmark. Hasil itu juga membuat dia menjadi pemain Indonesia dengan prestasi tertinggi di ajang terbesar DOTA 2.
Ini menjadi kali ketiga Whitemon berhasil melaju ke The International. Memulai debut pada kompetitif DOTA 2 bersama tim Indonesia, yakni EVOS Esports di 2018, Whitemon sukses menjadi pemain Indonesia pertama yang lolos ke The International bersama Kenny ’’Xepher” Deo pada 2021.
Mereka membela T1 yang merupakan tim dari Korea Selatan. Mereka pun sukses melaju ke 8 besar dan menjadi prestasi terbaik pemain DOTA Indonesia sebelum akhirnya dipecahkan Whitemon bersama Tundra Esports.
Setelah gagal melaju ke TI 2022, Whitemon berlabuh ke tim DOTA 2 dari Amerika Serikat, yakni TSM, pada Desember 2022. Tampil konsisten sepanjang 2023, TSM menjadi salah satu tim yang lolos langsung ke The International 2023. Sayangnya, perjalanan Whitemon harus berakhir di 12 besar setelah ditaklukkan sesama tim asal Amerika, yakni Nouns, dengan skor 0-2.
Berpisah bersama TSM pada Desember 2023, Whitemon resmi bermain di Tundra Esports, tim dari Eropa Barat yang sukses menjadi juara The International 2022. Mereka bertarung dari kualifikasi regional Eropa Barat untuk TI 2024.
Sukses mengalahkan Navi Junior dan Team Secret 2-0, mereka harus turun ke lower bracket seusai takluk dari Entity 2-1. Whitemon dan kawan-kawan berhasil mengamankan tiket ke TI 2024 setelah sukses menumbangkan PSG Quest 2-1.
The International 2024 mempertemukan 16 tim dunia yang terbagi menjadi 4 grup. Bergabung di grup C bersama Cloud9 dari Eropa Barat, G2 x IG dari Tiongkok, dan Talon Esports dari Asia Tenggara. Menariknya, Whitemon menghadapi sesama pemain Indonesia, yakni Rafli ’’Mikoto” Fathur Rahman dan Tri ’’Jhocam” Kuncoro yang membela Talon Esports.
Selama babak grup, Tundra Esports meraih semua hasil imbang di tiga pertandingan yang mereka jalani. Memiliki rekor menang kalah yang sama dengan G2 x IG, mereka sukses meraih kemenangan 2-0 di babak tiebreaker yang membuat mereka meraih peringkat kedua.
Ketika babak seeding decider, Tundra Esports sukses meraih kemenangan 2-0 dari HEROIC yang membuat mereka memulai babak playoff dari upper bracket.
Di sisi lain, hasil berbeda didapatkan duo pemain Indonesia, yakni Jhocam dan Mikoto, bersama Talon Esports. Mengakhiri babak grup di peringkat terakhir dengan catatan 1-5, mereka juga takluk di seeding decider setelah mengakui keunggulan Xtreme Gaming, tim asal Tiongkok.
Memulai babak playoff dari babak lower bracket, BB Team menyudahi perjalanan Talon Esports di TI 2024 setelah kalah dengan skor 1-2.
Bagi Jhocam, ini menjadi kali pertama dia berhasil lolos ke The International setelah aktif berkompetisi di DOTA 2 selama 7 tahun. Sementara itu, Mikoto konsisten lolos ke TI sejak 2022 dan menjadi kali ketiga dia membawa Indonesia di TI.
Sayangnya, pencapaian terbaik Mikoto terjadi ketika TI 2023 dengan meraih 12 besar yang juga bersama Talon Esports.
Pertandingan antara Tundra Esports melawan Gaimin Gladiators diprediksi berjalan sengit. GG menjadi salah satu tim unggulan juara TI 2024.
Meski sempat mengalami performa naik turun di awal tahun, GG berhasil bangkit bahkan sukses menjadi jawara Riyadh Masters 2024 yang baru berlangsung Juli 2024. Seluruh pertandingan The International 2024 akan disiarkan di kanal YouTube dan Twitch dari DOTA 2. (*)
Tag: #matthew #whitemon #filemon #dari #tundra #esports #satu #satunya #pemain #indonesia #tersisa #international #2024