



Bukan Bubarkan Tawuran, Aipd RZ Tembak Pelajar SMK di Semarang Karena Kena Pepet di Jalan
- Kepala Bidang Propam (Kabid Propam) Polda Jawa Tengah (Jateng) Kombes Pol Aris Supriyono mengungkap peristiwa penembakan pelajar SMKN 4 Semarang pada Minggu dini hari (24/11). Dia memastikan bahwa penembakan itu tidak dilakukan saat RZ membubarkan tawuran. Menurut Aris, penembakan tersebut terjadi karena RZ kena pepet dalam perjalanan pulang dari kantor.
Informasi itu disampaikan oleh Aris di hadapan legislator Komisi III DPR dalam rapat dengar pendapat yang berlangsung pada Selasa (3/12). ”Penembakan yang dilakukan terduga pelanggar (RZ) tidak terkait dengan pembubaran tawuran yang sebelumnya terjadi. Dan memang anggota ini pulang dari kantor kemudian bertemu dengan satu kendaraan yang dikejar oleh tiga kendaraan seperti yang diterangkan oleh pak kapolres,” terang dia.
Saat berpapasan di jalan yang berada di daerah Kecamatan Semarang Barat, Kota Semarang, RZ kena pepet. ”Motif yang dilakukan oleh terduga pelanggar dikarenakan pada saat perjalanan pulang mendapat satu kendaraan yang memakan jalannya, terduga pelanggar jadi kena pepet. Akhirnya terduga pelanggar menunggu tiga orang itu putar balik, kurang lebih seperti itu, dan terjadilah penembakan,” jelas Aris.
Propam Polda Jateng memastikan bahwa mereka telah memeriksa RZ. Yang bersangkutan membenarkan rangkaian peristiwa tersebut. Bahwa penembakan dilakukan oleh RZ sebanyak empat kali. ”Akibat penembakan yang dilakukan oleh terduga pelanggar mengakibatkan satu orang meninggal dunia,” imbuhnya. RZ telah melanggar Peraturan Kapolri Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penggunaan Senjata Api.
Tidak hanya itu, Polda Jateng juga menerapkan sanksi berdasar pada pasal 13 ayat (1) PPRI Nomor 1 Tahun 2003 dan Perpol Nomor 7 Tahun 2002 tentang Kode Etik Kepolisian. ”Pelanggar tinggal menunggu sidang kode etik, yang seyogyanya kami lakukan hari ini, kami laksanakan hari berikutnya,” ungkap perwira menengah dengan tiga kembang di pundak itu.
Tag: #bukan #bubarkan #tawuran #aipd #tembak #pelajar #semarang #karena #kena #pepet #jalan