Terkuak! Ini Alasan Prabowo Copot Dadan Hindayana Cs Sebelum Akhirnya Ditahan Kejagung
Mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana digiring oleh petugas di Gedung Jampidsus Kejagung, Jakarta, Rabu (3/6/2026). (ANTARA/Nadia Putri Rahmani)
18:20
3 Juni 2026

Terkuak! Ini Alasan Prabowo Copot Dadan Hindayana Cs Sebelum Akhirnya Ditahan Kejagung

Tiga mantan petinggi Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru dicopot Presiden Prabowo Subianto pada Selasa (2/6) ditetapkan sebagai tersangka dan langsung ditahan oleh Kejagung RI pada hari ini, Rabu (3/6/2026). Ketiganya adalah eks Kepala BGN Dadan Hindayana serta dua eks Wakil Kepala BGN Lodewyk Pusung dan Sony Sonjaya.

Kejagung melakukan penahanan kepada ketiganya setelah lembaga penegak hukum tersebut menggeledah kantor BGN.

Berdasarkan pantauan di Gedung Jampidsus Kejagung, Jakarta, Dadan keluar dari gedung Kejaksaan dengan mengenakan rompi warna pink pada pukul 17.11 WIB.

Dadan tampak mengenakan rompi khas tahanan Kejagung itu dengan berkaos warna hitam saat digiring oleh petugas.

Saat awak media memanggil namanya, ia tidak menanggapi dan berjalan masuk ke dalam mobil tahanan.

Dadan, Lodewyk dan Sony telah mengenakan rompi tahanan Kejaksaan dan tangan diborgol.

Diketahui, pada Rabu pagi, penyidik pada Jampidsus menggeledah kantor Badan Gizi Nasional (BGN) yang berlokasi di Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat.

Alasan Dadan Cs Dicopot

Sebelumnya Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengungkapkan banyak catatan terhadap pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) terdahulu sebelum akhirnya dicopot.

Catatan tersebut merupakan hasil evaluasi yang dilakukan Presiden Prabowo Subianto selama kurang lebih 1,5 tahun terakhir.

Diketahui, Prabowo memberhentikan Kepala BGN Dadan Hindayana serta dua Wakil Kepala BGN, Lodewyk Pusung dan Sony Sonjaya.

"Tentunya selama satu setengah tahun melakukan monitoring dan evaluasi, banyak catatan-catatan yang kemudian itu menjadi dasar pertimbangan oleh Bapak Presiden untuk melakukan pergantian ini dengan harapan catatan-catatan tersebut dapat segera untuk kita perbaiki," kata Pras di Kantor Presiden, Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (2/6/2026).

Pras kemudian mengungkapkan sejumlah catatan Presiden Prabowo dalam evaluasi terhadap tiga pimpinan BGN tersebut.

"Ada yang berkenaan dengan masalah kedisiplinan dalam menjalankan SOP, ada yang berkenaan dengan masalah kedisiplinan dalam menjalankan tata kelola, termasuk kedisiplinan di dalam menjaga kualitas dari makanan yang seharusnya sudah ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional," kata Pras.

"Beberapa hal tersebut yang menjadi dasar pertimbangan dalam 1,5 tahun ini," ujar Pras.

Editor: Dwi Bowo Raharjo

Tag:  #terkuak #alasan #prabowo #copot #dadan #hindayana #sebelum #akhirnya #ditahan #kejagung

KOMENTAR