Puncak Haji, Timwas Ingatkan Petugas Agar Tak Ada Jemaah Tertinggal
Tenda-tenda berdiri jelang puncak haji yakni prosesi ibadah haji 2026 di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) yang tinggal menghitung hari. (DOK. MCH 2026)
17:58
26 Mei 2026

Puncak Haji, Timwas Ingatkan Petugas Agar Tak Ada Jemaah Tertinggal

Anggota Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI 2026 Maman Imanul Haq mengingatkan bahwa jalur perpindahan dari Muzdalifah ke Mina merupakan salah satu titik paling rawan dan krusial dalam rangkaian puncak haji (Armuzna).

Ia meminta pemerintah untuk menjamin kelancaran armada transportasi jemaah haji dari Muzdalifah menuju Mina.

"Alhamdulillah kami bersyukur saat ini seluruh jemaah haji Indonesia dipastikan telah berada di Arafah untuk mengikuti pelaksanaan wukuf. Namun yang juga sangat krusial adalah memastikan seluruh jemaah dari Muzdalifah dapat terangkut menuju Mina," kata Maman dalam keterangannya, Selasa (26/5/2026).

Baca juga: Wukuf Arafah: Doa Jemaah Haji Indonesia dan Harapan Terkabul

Maman mengingatkan keterlambatan pengangkutan jemaah dapat berakibat fatal bagi keselamatan jemaah mengingat faktor kelelahan fisik yang ekstrem.

"Kepadatan jutaan manusia, serta sengatan cuaca panas Arab Saudi menjadi ancaman nyata, khususnya bagi jemaah lanjut usia (lansia), penyandang disabilitas, dan jemaah risiko tinggi (risti)," ucap dia.

Politikus Partai Kebangkitan Bangsa ini mengimbau agar petugas di lapangan melakukan penyisiran secara menyeluruh demi memastikan tidak ada satu pun jemaah yang tertinggal, baik di Arafah maupun di Muzdalifah.

Khusus di Muzdalifah, pemerintah harus memastikan armada bus mampu mengangkut seluruh jemaah menuju Mina secara disiplin dan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.

Baca juga: Dedi Mulyadi Shalat Idul Adha di Banjar, Titip Doa untuk Jemaah Haji di Arafah

Maman menegaskan, kemampuan petugas dalam memastikan keselamatan dan keberadaan seluruh jemaah dalam setiap tahapan perjalanan menjadi indikator keberhasilan penyelenggaraan puncak haji.

Ia meminta petugas haji memberikan pelayanan terbaik dengan melakukan pendampingan intensif, khususnya kepada jemaah lanjut usia maupun jemaah yang membutuhkan bantuan khusus.

"Armuzna adalah fase krusial di mana risiko kesehatan jemaah benar-benar diuji sehingga harus mendapatkan pelayanan spesial dari petugas," kata Maman.

Tag:  #puncak #haji #timwas #ingatkan #petugas #agar #jemaah #tertinggal

KOMENTAR