Mobil Listrik Pertama Ferrari Tuai Kritik, Saham Anjlok 8 Persen
Ferrari Luce(Ferrari)
14:04
27 Mei 2026

Mobil Listrik Pertama Ferrari Tuai Kritik, Saham Anjlok 8 Persen

 Saham Ferrari anjlok setelah perusahaan meluncurkan mobil listrik penuh pertamanya, Luce, pada Selasa (26/5/2026).

Produsen mobil sport mewah asal Maranello, Italia, itu memperkenalkan Luce dalam sebuah acara di Roma.

Nama Luce berarti cahaya dalam bahasa Italia.

Ferrari menyebut nama tersebut dipilih karena menggambarkan kejelasan dan arah baru perusahaan.

Peluncuran Luce menjadi momen penting bagi Ferrari.

Mobil tersebut menandai perubahan besar dari identitas perusahaan yang selama ini melekat pada mesin pembakaran internal, suara khas, dan desain mobil sport klasik.

Baca juga: Ferrari Luncurkan Mobil Listrik Pertama Luce, Kecepatan Tembus 310 Km Per Jam

Namun, pasar merespons negatif peluncuran tersebut. Saham Ferrari di Bursa Milan turun sekitar 8 persen pada Selasa.

Saham Ferrari yang tercatat di Amerika Serikat juga turun 5,3 persen.

Dalam 12 bulan terakhir, saham Ferrari di Milan sudah merosot lebih dari 32 persen.

CEO Ferrari Benedetto Vigna menyebut peluncuran Luce sebagai “hari yang sangat, sangat penting” bagi perusahaan.

Menurut Vigna, mobil listrik pertama Ferrari membuka “babak baru” dalam sejarah perusahaan.

Saat ditanya apakah Ferrari dapat memuaskan pelanggan lama dan menarik pelanggan baru, Vigna mengatakan perusahaan harus tetap menghormati karakter teknologi baru.

“Begini, ketika Anda menggunakan teknologi baru, Anda harus selalu mengingat sebuah kata yang disebut rasa hormat,” kata Vigna kepada CNBC.

“Menghormati teknologi, karena ketika Anda memiliki teknologi baru, Anda perlu memastikan bahwa teknologi tersebut terwakili dengan baik dalam desain, jadi desainnya harus berbeda,” tambahnya.

Baca juga: Ferrari Luce Meluncur: Mobil Listrik Perdana, Era Baru Maranello

Vigna mengatakan Ferrari juga menghormati kebutuhan dan selera pelanggan yang berbeda.

Ia meyakini Luce tetap akan menarik bagi pelanggan lama sekaligus membuka jalan bagi pembeli baru.

Mobil listrik lima kursi pertama Ferrari

Luce menjadi mobil lima kursi pertama Ferrari.

Mobil ini diklaim mampu berakselerasi dari 0 hingga 60 mil per jam, atau sekitar 96 kilometer per jam, dalam sekitar 2,5 detik.

Kecepatan maksimumnya mencapai sekitar 192 mil per jam, atau sekitar 309 kilometer per jam.

Ferrari Luce dibanderol sekitar 550.000 euro atau sekitar 640.000 dollar AS.

Dengan kurs Rp 17.812 per dollar AS, harga tersebut setara sekitar Rp 11,39 miliar.

Pengiriman kepada konsumen dijadwalkan dimulai pada kuartal IV tahun ini.

Ferrari mengatakan seluruh komponen Luce dikembangkan dan diproduksi sendiri di Maranello.

Desain mobil ini dipercayakan kepada LoveFrom, agensi desain yang didirikan mantan kepala desain Apple, Jony Ive.

Desain Luce menuai kritik

Penurunan saham Ferrari dikaitkan dengan dua faktor utama. Faktor pertama adalah kekecewaan terhadap desain Luce.

Faktor kedua adalah aksi ambil untung investor setelah saham Ferrari sempat naik menjelang peluncuran.

Kepala Strategi Ekuitas Morningstar Michael Field mengatakan, sebagian penggemar Ferrari kecewa karena perusahaan mulai masuk ke mobil listrik penuh.

“Pada akhirnya, banyak penggemar kecewa karena Ferrari merangkul konsep EV, karena percaya hal itu akan mengurangi nilai merek supercar, yang telah membangun citranya berdasarkan desain klasik dan kekuatan mesin pembakaran internal,” kata Field.

Menurut Field, investor juga khawatir terhadap besarnya biaya riset dan pengembangan mobil listrik.

“Dari perspektif investasi, banyak investor khawatir dengan pengembangan model EV, karena biaya penelitian dan pengembangannya sangat tinggi, sehingga memberikan tekanan besar pada merek untuk menutup biaya tersebut, dan berpotensi mengurangi keuntungan investasi bagi bisnis,” kata Field.

Kritik keras juga datang dari mantan Chairman Ferrari, Luca di Montezemolo. Ia pernah memegang berbagai posisi penting di Ferrari selama beberapa dekade hingga 2014.

Montezemolo menyebut Luce sebagai aib bagi sejarah panjang Ferrari.

“Saya harap mereka mencopot logo kuda jingkrak dari mobil itu,” kata Montezemolo di sela konferensi bisnis di Roma, seperti dikutip Reuters.

Ferrari menolak berkomentar atas pernyataan Montezemolo.

Montezemolo tahun lalu bergabung dengan dewan direksi McLaren Group Holdings Limited.

McLaren merupakan pesaing Ferrari yang memproduksi mobil sport dan fokus pada teknologi hibrida. McLaren juga menjadi rival Ferrari di Formula 1.

Kritik juga datang dari Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Transportasi Italia, Matteo Salvini.

“Mobil listrik, sangat mahal 550 ribu euro, dan, dari sudut pandang estetika, mobil ini berbicara sendiri. Mobil ini sama sekali tidak terlihat seperti mobil dari Kuda Jingkrak. Dan ini seharusnya disebut ‘inovasi’? Siapa yang tahu apa yang akan dikatakan Enzo Ferrari,” tulis Salvini di X.

Pasar khawatir identitas Ferrari berubah

Analis otomotif Oddo BHF Anthony Dick mengatakan, reaksi pasar terhadap Luce sangat tajam.

“Reaksi paling tajam yang pernah kita lihat untuk desain mobil, pasar telah berbicara,” kata Dick.

Menurut Dick, Luce membawa risiko terhadap citra merek Ferrari.

Mobil tersebut dinilai menjadi penyimpangan paling jauh dari karakter utama perusahaan. Dick juga menilai ada risiko terhadap profitabilitas jika mobil listrik itu tidak terjual sesuai harapan.

Ferrari selama ini dikenal sebagai produsen supercar bermesin bensin dengan suara khas.

Karena itu, masuknya Ferrari ke mobil listrik penuh menjadi isu sensitif, terutama bagi pelanggan fanatik.

Vigna berusaha menepis kekhawatiran tersebut. Ia mengatakan Luce tetap akan memberikan sensasi berkendara khas Ferrari. Menurut Vigna, suara utama mobil ini berasal dari motor listrik.

Setiap mesin, kata dia, memiliki karakter suara masing masing.

"Yang penting adalah emosi yang diberikan kepada pengemudi," kata Vigna.

Tag:  #mobil #listrik #pertama #ferrari #tuai #kritik #saham #anjlok #persen

KOMENTAR