Ini Sudah Jadi Teror! DPR Dukung Aparat Tembak Begal di Tempat
Dukungan terhadap kebijakan tembak di tempat bagi pelaku begal kembali menguat dari DPR RI. Terkini datang dari anggota Komisi XIII, Yanuar Arif Wibowo.
Politikus PKS tersebut menilai aksi pembegalan yang marak terjadi saat ini sudah berkembang menjadi bentuk teror yang mengancam keselamatan masyarakat sehingga membutuhkan tindakan tegas dari aparat penegak hukum.
"Dalam konteks HAM, tentu ini bukan soal tembak mati atau tidak mati. Tapi polisi punya kewenangan untuk melumpuhkan, dengan tindakan yang terukur terhadap sebuah kejahatan," ujar Yanuar kepada wartawan, Jumat (22/5/2026).
Ia menegaskan negara tidak boleh membiarkan aksi kriminal yang terus menebar ketakutan di tengah masyarakat.
Menurutnya, pola kejahatan yang dilakukan para begal saat ini sudah menyerupai aksi teror karena dilakukan secara terang-terangan dan menimbulkan rasa tidak aman bagi warga.
"Ini kan sudah mengarah kepada teror, begal-begal yang ada ini gitu. Nah, ini tentu harus ada upaya-upaya dari aparat penegak hukum untuk sigap," katanya.
Yanuar juga meminta aparat kepolisian tidak ragu mengambil tindakan saat menghadapi pelaku kejahatan yang membahayakan keselamatan warga maupun petugas di lapangan.
Baginya, penegakan hukum harus menunjukkan bahwa negara hadir dan tidak kalah oleh aksi kriminalitas.
"Negara enggak boleh kalah dengan kejahatan seperti ini, dengan teror-teror seperti ini. Jadi tindakan tegas itu tentu dibutuhkan untuk sebuah tindak pidana atau kejahatan yang secara terang-terangan itu ya merampas hak orang lain," tegas Yanuar.
Brigadir Arya Supena, anggota Polda Lampung, meninggal ditembak bandit curanmor di Jalan ZA Pagar Alam, Bandar Lampung, Sabtu (9/5/2026). [IST]Polisi Tewas Ditembak Begal
Pernyataan tersebut muncul setelah Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf menginstruksikan jajarannya untuk menindak tegas pelaku begal.
Instruksi itu disampaikan menyusul kasus penembakan terhadap anggota Polri, Bripka Arya Supena, saat bertugas.
Dukungan serupa sebelumnya juga datang dari Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni.
Menurut Sahroni, keamanan masyarakat harus menjadi prioritas utama karena aksi begal kini tidak hanya terjadi di satu wilayah tertentu, melainkan telah menjadi persoalan nasional.
"Saya sudah menyampaikan itu ditindak untuk ditembak di tempat. Polda Metro saat ini juga sudah membuat tim khusus untuk begal tersebut," ujar Sahroni di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (18/5/2026).
Tag: #sudah #jadi #teror #dukung #aparat #tembak #begal #tempat