OJK Perkuat Industri Penjaminan, Jamkrindo Fokus Tata Kelola
Ilustrasi PT Jaminan Kredit Indonesia atau Jamkrindo.(SHUTTERSTOCK/FIDAL FURQON)
16:48
22 Mei 2026

OJK Perkuat Industri Penjaminan, Jamkrindo Fokus Tata Kelola

- PT Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo) mendukung langkah Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam mendorong penguatan dan pemurnian industri penjaminan nasional.

Kebijakan tersebut dinilai penting untuk mempertegas karakteristik bisnis penjaminan agar semakin optimal dalam mendukung perluasan akses pembiayaan, khususnya bagi UMKM dan sektor produktif nasional.

Dukungan tersebut disampaikan dalam kegiatan Indonesia Guarantee Summit (IGS) 2026 di Jakarta, Kamis (22/5/2026).

Baca juga: Kredit UMKM Baru 18,42 Persen, OJK Dorong Peran Industri Penjaminan

Ilustrasi PT Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo). WIKIMEDIA COMMONS/DENIIRAWAN82 Ilustrasi PT Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo).

Plt Sekretaris Perusahaan PT Jamkrindo Agustinus Handoko mengatakan, industri penjaminan memiliki peran strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional melalui fungsi mitigasi risiko dan penguatan akses pembiayaan.

Menurut dia, langkah pemurnian industri penjaminan perlu dimaknai sebagai upaya memperkuat ekosistem penjaminan nasional agar semakin sehat, kredibel, prudent, dan memiliki kapasitas lebih kuat dalam mendukung program prioritas pemerintah.

“Pemurnian industri penjaminan merupakan langkah strategis untuk memperkuat fokus bisnis penjaminan sehingga industri dapat tumbuh lebih sehat, profesional, dan berkelanjutan. Dengan industri yang semakin kuat, kapasitas penjaminan nasional juga akan semakin besar dalam mendukung akses pembiayaan UMKM dan sektor produktif,” ujar Handoko.

Penguatan tata kelola dan manajemen risiko

Handoko menambahkan, Jamkrindo terus melakukan penguatan tata kelola, transformasi digital, peningkatan kualitas layanan, serta penguatan manajemen risiko guna mendukung penguatan industri penjaminan nasional.

Baca juga: Asosiasi Asuransi Jiwa Dukung Program Penjaminan Polis Diluncurkan Mulai 2027

Ilustrasi keuangan.SHUTTERSTOCK Ilustrasi keuangan.

Menurut dia, sinergi antara regulator, industri jasa keuangan, pemerintah, dan perusahaan penjaminan menjadi faktor penting dalam membangun ekosistem pembiayaan nasional yang inklusif dan berdaya saing.

Ia juga menilai penguatan industri penjaminan perlu diiringi dengan pengembangan ekosistem penjaminan yang lebih terintegrasi, termasuk penguatan kapasitas penjaminan ulang, skema kolaborasi penjaminan, serta peningkatan literasi masyarakat terhadap fungsi dan manfaat industri penjaminan.

“Dengan demikian, industri penjaminan dapat semakin optimal dalam mendukung intermediasi keuangan nasional dan memperkuat ketahanan ekonomi Indonesia di tengah dinamika ekonomi global,” kata Handoko.

Indonesia Guarantee Summit menjadi forum strategis tahunan industri penjaminan nasional yang mempertemukan regulator, pemerintah, industri jasa keuangan, akademisi, dan pelaku usaha.

Baca juga: Jamkrindo Bukukan Penjaminan Rp 27,68 Triliun hingga Februari 2026

Forum itu bertujuan memperkuat arah pengembangan industri penjaminan Indonesia.

Memasuki tahun kedua penyelenggaraan, IGS disebut semakin menegaskan perannya sebagai ruang strategis untuk memperkuat kolaborasi, menyelaraskan arah kebijakan, serta mendorong lahirnya berbagai gagasan dan solusi penguatan industri penjaminan yang lebih sehat, kredibel, prudent, dan berkelanjutan.

Forum tersebut juga dinilai menjadi momentum penting untuk memperkuat posisi industri penjaminan sebagai salah satu pilar dalam memperluas akses pembiayaan UMKM, memperdalam sektor keuangan nasional, menjaga kualitas intermediasi, serta mendukung pertumbuhan ekonomi dan stabilitas sistem keuangan nasional secara berkelanjutan.

Tag:  #perkuat #industri #penjaminan #jamkrindo #fokus #tata #kelola

KOMENTAR