Pramono Anung Jajal Naik Ring di Kolong Flyover Pasar Rebo
Di bawah bentangan beton Flyover Pasar Rebo yang biasanya hanya dilewati, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung berdiri di sebuah ring tinju pada Senin (18/5/2026), dan untuk pertama kalinya dalam hidupnya, ia mencoba memukul.
Momen itu terjadi bukan di arena bergengsi, bukan pula di hadapan sorotan kamera olahraga, melainkan di sebuah fasilitas sederhana yang dibangun khusus untuk mewadahi energi anak-anak muda Jakarta Timur yang selama ini tersalur ke tawuran.
Setelah sesi peresmian usai, muncul pertanyaan ringan tentang bagaimana rasanya sang gubernur tadi ikut mencoba bertinju.
Pramono menjawab dengan jujur, bahkan terkesan melucu tanpa berusaha melucu.
"Saya, terus terang, udah lama sekali nggak tinju," celotehnya.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. [Suara.com/Adiyoga]Namun sedetik kemudian, eks Sekretaris Kabinet itu mengoreksi sendiri ucapannya.
"Dan memang seumur hidup nggak pernah tinju," lanjut Pramono.
Tawa kecil pun pecah di antara hadirin. Sebuah pengakuan polos dari seorang kepala daerah yang baru saja "naik ring" di usia yang tidak lagi muda.
Meski begitu, Pramono tidak membiarkan pengakuan itu berdiri sendiri tanpa pembelaan. Ia membuka sisi lain tentang penyebab dirinya masih sanggup beradu tinju di ring, meski hanya sesaat.
"Mungkin karena selama ini saya rajin olahraga, seperti dalam minggu ini karena liburan, hari Kamis saya sepedaan 60 kilo, hari Sabtu 60 kilo, hari Minggu kemarin lari 5 kilo," paparnya.
Ring tinju ini sendiri diklaim berhasil menekan angka tawuran sejak mulai dibuka awal tahun. Ke depan, fasilitas serupa rencananya bakal dibangun di kawasan Kampung Melayu, titik rawan tawuran lain di Jakarta.
"Jakarta Timur ini sebagai role model sebenarnya, karena memang harus diakui salah satu tempat yang seringkali bergesekan di lapangan adalah di Jakarta Timur," ucap Pramono.
Tag: #pramono #anung #jajal #naik #ring #kolong #flyover #pasar #rebo