Libur Panjang Akhir Pekan, Kakorlantas Ingatkan Pengendara Jangan Paksakan Diri saat Lelah
Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho mengingatkan masyarakat untuk tetap tertib berlalu lintas selama momentum libur panjang dan cuti bersama Hari Kenaikan Isa Al-Masih.(KOMPAS.com/ Dok. Korlantas Polri)
16:42
13 Mei 2026

Libur Panjang Akhir Pekan, Kakorlantas Ingatkan Pengendara Jangan Paksakan Diri saat Lelah

- Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Agus Suryonugroho mengingatkan masyarakat untuk tetap tertib berlalu lintas selama momentum libur panjang dan cuti bersama Hari Kenaikan Isa Al-Masih.

Agus meminta pengendara tidak memaksakan diri berkendara saat tubuh dalam kondisi lelah atau mengantuk karena berisiko memicu kecelakaan lalu lintas.

“Lebih baik berhenti sejenak untuk beristirahat daripada memaksakan diri dalam kondisi lelah. Cepat sampai tidak pernah lebih penting daripada pulang dengan selamat. Jalan raya seharusnya menjadi ruang keselamatan, bukan ruang kehilangan,” kata Agus dalam keterangannya, Rabu (13/5/2026).

Baca juga: Jadwal Hari Libur dan Cuti Bersama Mei 2026, Ada Tiga Long Weekend

Menurut dia, puncak arus kendaraan diperkirakan terjadi pada Kamis dan Minggu seiring meningkatnya mobilitas masyarakat selama libur nasional dan cuti bersama.

Jalur tol, jalan nasional, kawasan wisata hingga akses menuju kampung halaman diprediksi mengalami peningkatan volume kendaraan sejak Kamis.

Agus memastikan seluruh jajaran Korps Lalu Lintas di 34 Polda bersiaga selama 24 jam untuk menjaga keamanan dan kelancaran arus lalu lintas.

Personel ditempatkan di sejumlah titik strategis seperti jalur tol, persimpangan utama, kawasan wisata, terminal, pelabuhan hingga lokasi rawan kemacetan dan kecelakaan.

“Personel kita standby 24 jam. Kami hadir bukan hanya mengatur arus kendaraan semata," ujarnya.

Baca juga: Menhub Tak Hadir, DPR Tunda Rapat Kecelakaan Kereta Api di Bekasi Timur

Ia mengatakan kehadiran petugas di lapangan juga dilakukan untuk memberikan pelayanan dan bantuan kepada masyarakat selama perjalanan libur panjang.

Menurut Agus, pendekatan humanis melalui program “Polantas Menyapa” terus dikedepankan selama pengamanan arus kendaraan.

“Kehadiran polisi lalu lintas di jalan tidak hanya identik dengan penindakan, tetapi juga perlindungan, bantuan, edukasi, dan pelayanan bagi masyarakat yang sedang melakukan perjalanan," ujar dia.

Agus menuturkan kondisi lalu lintas selama libur panjang biasanya lebih dinamis akibat meningkatnya volume kendaraan.

Kepadatan arus kendaraan, antrean panjang di rest area, hingga pengemudi yang kelelahan disebut menjadi faktor yang kerap memicu gangguan keselamatan di jalan.

Karena itu, ia meminta masyarakat mempersiapkan perjalanan dengan matang, mulai dari memastikan kondisi kendaraan hingga menjaga kondisi tubuh tetap prima.

Baca juga: Ketua Komisi V Heran KNKT Lambat Investigasi Kecelakaan Kereta di Bekasi

Agus juga mengingatkan pengendara agar tidak melakukan pelanggaran berbahaya seperti melawan arus, menggunakan ponsel saat berkendara, menerobos lampu merah, maupun memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi.

“Kepadatan arus lalu lintas sering kali memancing emosi dan ego di jalan. Karena itu, penting bagi setiap pengendara untuk menjaga kesabaran," ungkapnya.

Agus menilai tertib berlalu lintas bukan sekadar kepatuhan terhadap aturan, melainkan bentuk kepedulian terhadap keselamatan sesama pengguna jalan.

Ia mengatakan setiap kendaraan yang melintas selama masa libur membawa harapan keluarga yang ingin berkumpul dan menikmati waktu bersama.

“Hari Kenaikan Isa Al-Masih mengajarkan nilai kemanusiaan, kedamaian, dan kepedulian terhadap sesama. Mari membawa semangat itu saat berkendara," kata Agus.

"Bersabar dalam kemacetan, memberi jalan kepada sesama pengguna jalan, dan menjaga keselamatan orang lain adalah bagian dari menghormati nilai kehidupan itu sendiri,” lanjutnya.

Tag:  #libur #panjang #akhir #pekan #kakorlantas #ingatkan #pengendara #jangan #paksakan #diri #saat #lelah

KOMENTAR