Buka Masa Sidang V, Puan Ungkap Sejumlah Agenda yang Akan Dibahas DPR
Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI resmi mengakhiri reses dan membuka Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025-2026 pada Selasa (12/5/2026) dipimpin langsung Ketua DPR Puan Maharani.(Dok. Istimewa)
11:42
12 Mei 2026

Buka Masa Sidang V, Puan Ungkap Sejumlah Agenda yang Akan Dibahas DPR

- Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI resmi mengakhiri reses dan membuka Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025-2026 pada Selasa (12/5/2026).

Pembukaan masa sidang dipimpin langsung oleh Ketua DPR Puan Maharani.

"Selamat datang kepada seluruh anggota DPR RI yang telah melaksanakan tugas pada masa resesi di daerah pemilihannya masing-masing. Aspirasi yang telah disampaikan oleh konstituen akan menjadi tanggung jawab kita bersama untuk ditindaklanjuti melalui fungsi-fungsi DPR RI," kata Ketua DPR RI Puan Maharani saat membuka masa sidang di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (12/5/2026).

Baca juga: Putri Adies Kadir, Adela Kanasya Adies Resmi Dilantik Sebagai Anggota DPR 2024-2029

Masa Persidangan V akan dimulai 12 Mei 2026 sampai 21 Juli 2026.

Pada masa sidang ini, DPR akan melanjutkan pembahasan tingkat pertama sejumlah rancangan undang-undang.

Yaitu revisi UU Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan, RUU Hukum Perdata Internasional, revisi UU Statistik, dan RUU Desain Industri.

Baca juga: Anggota DPR: Jangan Biarkan Indonesia Jadi Surga Judi Online

Dalam fungsi pengawasan, DPR akan memantau sejumlah isu strategis, mulai dari evaluasi dan audit terhadap sistem dan infrastruktur transportasi darat guna menjamin keselamatan masyarakat, evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengamanan pasukan TNI di daerah misi keamanan dan wilayah konflik.

Selain itu DPR juga akan menyoroti isu optimalisasi e-KTP agar terintegrasi secara digital dalam layanan publik, penyelesaian pertambangan ilegal dalam konflik agraria secara komprehensif, pemberian sanksi yang tegas kepada para penegak hukum yang melanggar etika profesi, jaminan keseimbangan antara ketersediaan dan harga kebutuhan pokok.

Sehingga terjangkau oleh masyarakat, serta percepatan penerapan praktik keberlanjutan pada BUMN guna menjaga kelangsungan usaha dan meningkatkan daya saing Indonesia di pasar global.

Baca juga: BKD DPR Sudah Ditugaskan Rancang hingga Simulasikan Isu Krusial Revisi UU Pemilu

Selanjutnya, pembangunan kawasan industri untuk menguatkan hilirisasi produk pertanian dan perikanan, pengawasan terhadap lembaga penitipan anak dan lembaga pengasuhan alternatif, pengawasan terhadap lembaga pendidikan berasrama, jaminan atas pemenuhan hak korban tindak pidana kekerasan seksual, evaluasi menyeluruh terhadap penggunaan data tunggal sosial dan ekonomi nasional sebagai basis penetapan peserta penerima bantuan iuran.

Juga evaluasi terhadap pelaksanaan ujian tulis berbasis komputer seleksi nasional berdasarkan tes, tambahan kuota BBM serta LPG ke daerah untuk mencegah kelangkaan energi yang utamanya berdampak pada nelayan dan pelaku UMKM, upaya penguatan nilai tukar Rupiah dan kesiapan pemerintah dalam menghadapi risiko ketidakpastian harga minyak mentah dunia akibat kondisi geopolitik.

Baca juga: Komisi X DPR Bakal Minta Penjelasan Kemendiktisaintek Soal Wacana Kampus Ikut Kelola Dapur MBG

Pada masa sidang sebelumnya pimpinan DPR juga telah menerima aspirasi dari kelompok buruh, salah satunya untuk pembentukan RUU Ketenagakerjaan.

Puan memastikan, aspirasi buruh akan segera ditindaklanjuti.

"Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, atas nama pimpinan DPR RI, dengan ini saya mengumumkan kepada seluruh rakyat Indonesia bahwa Masa Sidang V Tahun Sidang 2025–2026 dimulai sejak hari Selasa tanggal 12 Mei 2026 sampai dengan tanggal 21 Juli 2026," ucapnya.

Tag:  #buka #masa #sidang #puan #ungkap #sejumlah #agenda #yang #akan #dibahas

KOMENTAR