Penampakan Kampung Nelayan Merah Putih yang Akan Didatangi Prabowo di Gorontalo
Potret Kampung Nelayan Merah Putih di Leato Selatan, Gorontalo, Sabtu (9/5/2026). (KOMPAS.com/ADHYASTA DIRGANTARA)
10:58
9 Mei 2026

Penampakan Kampung Nelayan Merah Putih yang Akan Didatangi Prabowo di Gorontalo

Presiden RI Prabowo Subianto dijadwalkan akan meninjau Kampung Nelayan Merah Putih di Leato Selatan, Gorontalo, Sabtu (9/5/2026) siang.

Pantauan Kompas.com di lokasi, lokasi Kampung Nelayan Merah Putih ini berada di pinggir laut.

Di bagian depannya, tampak sebuah gapura perpaduan warna putih, biru, dan merah bertuliskan "Selamat Datang KNMP Kampung Nelayan Merah Putih".

Di dalamnya, terlihat sejumlah fasilitas yang tersedia pada Kampung Nelayan Merah Putih untuk mendukung aktivitas usaha penangkapan ikan dari hulu hingga hilir.

Baca juga: Prabowo Ajak Negara ASEAN Jaga Jalur Perdagangan di Kawasan

Di antaranya seperti sarana rantai dingin berupa pabrik es, cold storage, shelter cool box, dan shelter pendaratan ikan.

Lalu, ada juga sarana operasional perikanan berupa dermaga/tambatan perahu, docking kapal, dan bengkel.

Selanjutnya, terlihat pula fasilitas penunjang kawasan berupa kios kuliner, kios perbekalan, balai pertemuan, kantor pengelola, mushala, toilet umum, IPAL biotech, hingga pos jaga.

Berdasarkan keterangan yang diterima, Kampung Nelayan Merah Putih Leato Selatan sendiri mencakup 835 KK, dengan 612 orang yang berprofesi sebagai nelayan aktif, dan didukung 214 unit kapal perikanan.

Baca juga: Diplomasi Prabowo di Filipina: Ajak ASEAN Bersatu hingga Ingatkan soal Energi-Pangan

Kawasan ini memiliki potensi perikanan tangkap yang cukup besar dengan komoditas utama berupa ikan selar, cakalang, dan tuna yang menjadi sumber utama pendapatan masyarakat sekaligus komoditas unggulan perikanan Kota Gorontalo.

Total anggaran pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih Leato Selatan mencapai Rp 15.803.226.030, yang dialokasikan untuk pembangunan kawasan dan dukungan sarana perikanan secara terintegrasi.

Rinciannya, pembangunan kawasan Kampung Nelayan Merah Putih sebesar Rp 10.534.327.000, bantuan 10 unit mesin tempel kapal 15 PK senilai Rp 294.199.030, gudang beku/rantai dingin senilai Rp 2.508.600.000, kendaraan berpendingin senilai Rp 694.000.000, pabrik es portable senilai Rp 1.650.000.000, dan bantuan 50 unit cool box senilai Rp 122.100.000.

Baca juga: Bareng di Gedung KPK, Gus Yaqut: Salam Buat Gus Ipul, Gus Ipul: Lho, Ada Dia Tah?

Kepala Pelabuhan Perikanan Nusantara Kwandang Yanwar Amri Yasman mengungkapkan perbedaan yang akan dirasakan nelayan lokal usai kehadiran Kampung Nelayan Merah Putih ini.

Kepala Pelabuhan Perikanan Nusantara Kwandang Yanwar Amri Yasman saat ditemui di Kampung Nelayan Merah Putih Leato Selatan, Gorontalo, Sabtu (9/5/2026). KOMPAS.com/ADHYASTA DIRGANTARA Kepala Pelabuhan Perikanan Nusantara Kwandang Yanwar Amri Yasman saat ditemui di Kampung Nelayan Merah Putih Leato Selatan, Gorontalo, Sabtu (9/5/2026). Yanwar menjelaskan, selama ini, nelayan harus langsung menjual hasil tangkapan di pasar atau di tempat pelelangan ikan.

Dengan adanya kampung nelayan, maka hasil tangkapan bisa disimpan terlebih dahulu agar harga tidak turun.

"Tentu karena tidak memiliki fasilitas untuk penyimpanan yang cukup, sehingga hasil produksinya harus terjual pada hari itu juga. Apalagi kalau kondisi misalnya puncak musim penangkapan, produksi melimpah, melebihi kapasitas daya serap pasar, sehingga biasanya harga menjadi turun," ujar Yanwar saat ditemui di Kampung Nelayan Merah Putih Leato Selatan.

Baca juga: Usai KTT Asean, Presiden Prabowo Sempatkan Diri Kunjungi Miangas

"Nah, ketika sudah ada fasilitas cold storage di dalam lokasi KNMP, tentu pada saat harga turun, produksi melimpah, ikan bisa disimpan dulu di dalam cold storage yang bisa bertahan lebih dari satu tahun tentunya. Seperti itu. Kalau produk beku itu lebih dari satu tahun bisa," imbuhnya.

Tag:  #penampakan #kampung #nelayan #merah #putih #yang #akan #didatangi #prabowo #gorontalo

KOMENTAR