Mendagri: Kota yang Bagus Memiliki Desain, Bukan Tumbuh Semaunya
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian dalam Rapat Kerja dan Rapat Dengar Pendapat (RDP) pembahasan terkait Otsus Papua, Otsus Aceh, dan Keistimewaan DIY di Ruang Rapat Komisi II DPR RI, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (13/4/2026). (DOK. Humas Kemendagri)
15:14
20 April 2026

Mendagri: Kota yang Bagus Memiliki Desain, Bukan Tumbuh Semaunya

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengingatkan pentingnya pengelolaan perkotaan yang terencana dan berkelanjutan di tengah meningkatnya arus urbanisasi.

Menurut dia, jika pembangunan kota tidak dirancang dengan baik, efek jangka panjangnya bisa sangat berat, mulai dari mahalnya biaya hidup hingga menurunnya kualitas hidup masyarakat.

“Kota yang bagus adalah kota yang memiliki desain. Bukan kota yang tumbuh semaunya,” ujar Tito dalam Rapat Kerja Komisariat Wilayah (Komwil) I Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia di Kota Banda Aceh, Senin (20/4/2026), dikutip dari siaran pers.

Baca juga: Mendagri Tito Dampingi Prabowo pada Pemantapan Ketua DPRD se-Indonesia

Tito mengatakan, kota saat ini menjadi pusat ekonomi nasional sekaligus titik paling rentan terhadap berbagai persoalan sosial karea menjadi tempat tinggal mayoritas penduduk.

Ia menyebutkan, fenomena urbanisasi yang tidak terkendali akan memicu berbagai masalah seperti kawasan kumuh (slum area), meningkatnya kriminalitas, hingga tekanan biaya hidup yang tinggi di kota.

Oleh karena itu, Tito menekankan bahwa pertumbuhan kota mesti tetap produktif, inklusif, dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

"Kalau tidak dikelola dengan baik, mereka akan menjadi korban. Pendidikan tidak cukup, tidak mampu bersaing, akhirnya bisa masuk ke kejahatan,” kata Tito.

Baca juga: Krisis Sampah Tangerang Selatan dan Persoalan Akut Tata Kota

Mendagri juga mengingatkan bahwa kebijakan yang tidak konsisten, terutama perubahan ruang hijau menjadi kawasan komersial, akan berdampak langsung pada bencana seperti banjir.

Selain itu, ia menilai kota di Indonesia masih belum ramah terhadap pejalan kaki dan minim ruang terbuka hijau, padahal hal tersebut terbukti meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Mendagri mencontohkan praktik di negara lain seperti Singapura yang berhasil menekan biaya kesehatan melalui pembangunan ruang hijau dan fasilitas publik yang baik.

Ia lantas kembali menegaskan bahwa pemerintah daerah harus mampu mengendalikan pertumbuhan kota agar tidak menjadi sumber masalah baru. 

Tag:  #mendagri #kota #yang #bagus #memiliki #desain #bukan #tumbuh #semaunya

KOMENTAR