Pemerintah Tambal Rp 1,77 Triliun dari APBN agar Biaya Haji 2026 Tak Naik
- Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan pemerintah mengalokasikan Rp 1,77 triliun dari APBN untuk menambal biaya haji 2026.
Pasalnya, kata dia, kenaikan harga avtur turut berdampak pada biaya haji yang menggunakan pesawat sebagai transportasi.
"Di mana salah satunya adalah penyesuaian harga avtur. Penyesuaian harga avtur yang sudah diikuti dengan PPN DTP (Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah), maka kenaikan tiket hanya 9-13 persen. Namun ada juga dampak kepada ongkos haji," ujar Airlangga dalam jumpa pers di Istana, Jakarta, Rabu (8/4/2026).
Baca juga: Prabowo Sediakan Solusi Kenaikan Avtur, Biaya Haji 2026 Dijaga Tetap Ringan
Airlangga menyampaikan, ongkos haji 2026 sudah turun Rp 2 juta dari biaya haji 2025.
Namun, di tahun 2026 ini, berhubung ada kenaikan harga avtur, Airlangga menyebut pemerintah menahan ongkos haji tidak naik.
"Nah, ongkos haji seperti kita ketahui telah diturunkan Rp 2 juta. Kemudian dampak terhadap kenaikan avtur ini di-absorb oleh pemerintah. Jadi tidak ada kenaikan biaya haji," jelasnya.
"Dan ini di-absorb untuk 220 ribu yang akan ikut, ke jemaah haji. Dan anggaran Rp 1,77 triliun dibebankan kepada APBN. Dengan demikian tidak ada dampak bagi para peserta jemaah haji," imbuh Airlangga.
Baca juga: Komitmen Prabowo Lindungi Rakyat Paling Bawah dengan Turunkan Ongkos Naik Haji
Kata Prabowo soal tarif haji dan harga avtur
Sebelumnya, Presiden RI Prabowo Subianto memutuskan untuk menurunkan biaya haji 2026 sebesar Rp 2 juta.
Padahal, harga avtur saat ini sedang naik dari Rp13.656 per liter menjadi Rp23.551 per liter.
"Yang sudah kita putuskan adalah, yang boleh saya umumkan sekarang adalah pelaksanaan haji tahun 2026 ini, kecuali pemerintah Arab Saudi menentukan lain, kalau kita laksanakan, kita pastikan bahwa biaya haji tahun 2026 kita turunkan harganya sekitar Rp 2 juta," ujar Prabowo dalam taklimat di Istana, Jakarta, Rabu (8/4/2026).
Tag: #pemerintah #tambal #triliun #dari #apbn #agar #biaya #haji #2026 #naik