Jalankan Instruksi Prabowo, Kemendagri Mulai Bahas Penghematan untuk Pemda
Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) RI Bima Arya Sugiarto saat diwawancara di FISIP Universitas Jember, Jum'at (13/2/2026).(KOMPAS.com/Mega Silvia)
11:50
27 Maret 2026

Jalankan Instruksi Prabowo, Kemendagri Mulai Bahas Penghematan untuk Pemda

- Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI tengah membahas langkah penghematan anggaran sebagai tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto terkait dampak konflik Iran dengan Amerika Serikat dan Israel.

Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiharto mengatakan, pembahasan dilakukan bersama lintas kementerian.

"Masih dilakukan pembahasan lintas kementerian untuk melaksanakan arahan Presiden terkait langkah penghematan pemerintah," kata Bima Arya, Jumat (27/3/2026).

Baca juga: Penghematan Anggaran Pemerintah DIY Suguhi Tamu Hanya dengan Teh Hangat

Menurut Bima, kebijakan efisiensi anggaran ini juga akan berdampak pada pemerintah daerah.

Karena itu, pembahasannya turut melibatkan Kementerian Perekonomian guna merumuskan langkah yang tepat.

Ia menambahkan, pemerintah juga memantau krisis energi bahan bakar minyak (BBM) yang terjadi di berbagai negara akibat konflik tersebut.

"Kami monitor (juga)," imbuhnya.

Contoh Skema Penghematan

Sebelumnya, Presiden Prabowo beberapa kali menyampaikan arahan penghematan anggaran sebagai respons terhadap dinamika global, termasuk konflik di Timur Tengah.

Salah satu contoh yang disinggung adalah langkah Pakistan dalam melakukan efisiensi, seperti penerapan kerja dari rumah (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN) hingga wacana pemotongan gaji menteri.

Baca juga: Belum Terapkan WFH, Pemkab Ngawi: Kami Tunggu Petunjuk Kemendagri

Prabowo juga mengingatkan pemerintah daerah agar tidak menentang kebijakan efisiensi yang ditetapkan pemerintah pusat.

“Jangan nantang-nantang pemerintah pusat, banyak biasa yang harusnya dilaksanakan oleh kabupaten dan provinsi, tidak dilaksanakan,” ujar Prabowo dalam diskusi di Hambalang, Bogor.

Cegah Pemborosan dan Korupsi

Ia menegaskan, pemangkasan belanja negara yang tidak produktif bertujuan menutup celah penyimpangan serta potensi korupsi dalam pengelolaan APBN.

Menurutnya, efisiensi besar-besaran menjadi langkah penting untuk menjaga keuangan negara dan melindungi uang rakyat.

Penghematan tersebut dilakukan dengan menyisir berbagai pos belanja yang dinilai tidak memberikan manfaat nyata bagi masyarakat agar tidak menjadi beban keuangan negara.

Tag:  #jalankan #instruksi #prabowo #kemendagri #mulai #bahas #penghematan #untuk #pemda

KOMENTAR