Jokowi Tegaskan PSI Perlu Disemangati, Negara Butuh Politik Kebaikan
Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) menghadiri Rakernas PSI di Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (31/1/2026). (KOMPAS.com/ADHYASTA DIRGANTARA)
07:44
1 Februari 2026

Jokowi Tegaskan PSI Perlu Disemangati, Negara Butuh Politik Kebaikan

- Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) menegaskan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) perlu terus disemangati.

Karena itu, Jokowi menyatakan siap turun langsung hingga ke tingkat kecamatan untuk memenangkan PSI.

"Sebagai motivator ehehehe. Enggak, gini, partai ini perlu disemangati, karena negara kita memerlukan partai yang baik," ujar Jokowi usai menghadiri Rakernas perdana PSI di Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (31/1/2026).

Baca juga: Jokowi Beri Kode Target PSI 2029, Siap Kerja Mati-matian

Menurut Jokowi, Indonesia membutuhkan politik kebaikan. Ia menilai PSI merupakan salah satu partai yang mengusung nilai tersebut.

"Menumbuhkan politik kebaikan, memerlukan politik yang baik. Dan saya melihat PSI ini adalah salah satu partai politik Indonesia," ucapnya.

Dalam pidatonya di hadapan kader PSI, Jokowi juga menyatakan komitmennya untuk bekerja keras.

Awalnya, Jokowi menyebut akan bekerja keras bersama seluruh kader PSI.

“Saudara bekerja keras untuk PSI, saya pun akan bekerja keras untuk PSI,” kata Jokowi.

Tak lama kemudian, Jokowi menegaskan dirinya siap bekerja lebih dari sekadar keras.

Baca juga: Di Balik Kalimat Berjuang Mati-matian Jokowi di Rakernas PSI 2026

“Saudara-saudara bekerja mati-matian untuk PSI, saya pun akan bekerja mati-matian untuk PSI,” teriak Jokowi yang disambut tepuk tangan peserta Rakernas.

Jokowi pun menutup pernyataannya dengan menegaskan komitmen penuh untuk PSI.

“Saudara bekerja habis-habisan untuk PSI, saya pun akan bekerja habis-habisan untuk PSI,” sambungnya.

Tag:  #jokowi #tegaskan #perlu #disemangati #negara #butuh #politik #kebaikan

KOMENTAR