Skema Baru, Petugas yang Sudah Pernah Haji Disiagakan di Mina
Jemaah haji dari seluruh dunia memenuhi jamarat, tempat lempar jumrah di Mina, Saudi Arabia, Minggu (16/6/2024).(MCH 2024)
14:46
22 Januari 2026

Skema Baru, Petugas yang Sudah Pernah Haji Disiagakan di Mina

Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI menyiapkan skema baru dalam pelaksanaan ibadah haji 1447 H atau 2026 Masehi dengan penempatan petugas haji yang disiagakan di Mina.

Kepala Satuan Operasional Arafah, Muzdalifah dan Mina (Armuzna) 2025, Harun Al Rasyid menuturkan, untuk memaksimalkan pelayanan di puncak haji, petugas yang sudah pernah haji akan langsung ditempatkan di Mina.

"Rencana tahun ini, petugas baik dari unsur perlindungan jemaah (linjam) maupun layanan lainnya yang sudah berhaji akan langsung kita tempatkan dari pemondokan di Mekkah menuju Mina," ujar Harun dalam keterangan pers, Kamis (22/1/2026).

Harun mengatakan, penempatan petugas di Mina merupakan bagian dari penguatan layanan Mina yang menjadi titik krusial pergerakan jemaah.

"Penempatan tersebut dilakukan seiring dengan pergerakan jemaah dari Mekkah menuju Arafah," ucap dia.

Nantinya, petugas sudah lebih dulu bersiaga di Mina untuk menyambut dan memantau arus jemaah saat bergerak dari Arafah ke Muzdalifah hingga ke Mina.

"Sehingga pos-pos yang menjadi tanggung jawab petugas PPIH bisa maksimal dalam melakukan pemantauan, peninjauan, dan memberikan bantuan yang dibutuhkan jemaah," kata Harun.

Pada pelaksanaan haji tahun ini, petugas PPIH akan mengisi 10 pos layanan di Mina serta 10 pos di jalur yang dilalui jemaah.

Selain itu, petugas linjam dan petugas lainnya juga akan disiagakan pada Mobile Crisis Rescue (MCR) di kawasan Jamarat, khususnya di lantai atas dan lantai 3 yang terdiri dari 5 pos.

"Jarak antara tenda Mina dengan pos di Jamarat cukup jauh. Karena itu, petugas sudah kita tempatkan langsung di lokasi agar saat jemaah tiba, petugas sudah siap dan tenaga mereka tidak terkuras," tutur Harun.

Ia menegaskan, potensi kepadatan dan kelelahan sangat tinggi pada malam pertama jemaah bergerak dari Muzdalifah menuju Mina lalu menuju Jamarat.

Kondisi tersebut memungkinkan jemaah membutuhkan pertolongan dengan cepat.

"Di situlah kita anggap lebih efektif jika petugas yang sudah berhaji ditempatkan langsung di pos-pos tersebut," ujar Harun.

Tag:  #skema #baru #petugas #yang #sudah #pernah #haji #disiagakan #mina

KOMENTAR