Hari Ini, Prabowo Akan Pidato di World Economic Forum di Swiss
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melakukan pertemuan dengan Raja Inggris Charles III sebelum menghadiri Pertemuan Filantropi Konservasi Gajah Peusangan yang digelar di Lancaster House, London, pada Rabu (21/1/2026).(Foto: Rusman - Biro Pers Sekretariat Presiden)
06:50
22 Januari 2026

Hari Ini, Prabowo Akan Pidato di World Economic Forum di Swiss

Presiden RI Prabowo Subianto akan menghadiri World Economic Forum (WEF) di Davos, Swiss, pada Kamis (22/1/2026).

Dalam forum internasional tersebut, Presiden RI akan memberikan pidato khusus (special address) sekitar pukul 14.00-14.30 waktu setempat (CET).

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mengungkap forum yang digelar di Davos itu akan dihadiri puluhan kepala negara.

"Di Davos, Swiss, Kepala Negara akan menyampaikan pidato kunci di World Economic Forum (WEF) yang rencananya akan dihadiri 61 kepala negara dan pemerintahan, serta lebih dari 1000 peserta," ujar Teddy dalam keterangan tertulis di akun Instagram resmi @sekretariat.kabinet, Minggu (18/1/2026).

Hanya saja, Teddy tidak merincikan soal materi pidato yang akan disampaikan Presiden RI di forum tersebut.

Selain memberikan pidato, Prabowo juga dijadwalkan melakukan dialog strategis dengan para pimpinan perusahaan global dalam rangkaian kegiatan WEF.

"Presiden Prabowo juga akan melakukan dialog strategis dengan para CEO dari perusahaan terkemuka mancanegara," ungkap Teddy.

Secara terpisah, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan kehadiran Prabowo di WEF sekaligus membuka potensi kerja sama dengan negara sahabat.

"Tentu di forum ekonomi dunia ini, ini adalah bagian dari kita membuka potensi-potensi kerja sama dengan seluruh negara-negara sahabat," ujar Prasetyo di Istana, Jakarta, Senin (19/1/2026).

Sebagai informasi, World Economic Forum (WEF) Annual Meeting 2026 merupakan penyelenggaraan ke-56 dari forum ekonomi global tahunan yang mempertemukan para pemimpin dunia dari sektor pemerintahan, bisnis, akademisi, dan masyarakat sipil.

World Economic Forum 2026 akan mengusung tema “A Spirit of Dialogue”.

Tema ini dipilih sebagai respons atas meningkatnya fragmentasi geopolitik dan ketidakpastian ekonomi global, sekaligus menekankan urgensi dialog terbuka dan kolaborasi lintas sektor sebagai fondasi pertumbuhan ekonomi dunia yang stabil dan inklusif.

Indonesia memanfaatkan WEF Davos sebagai platform strategis untuk menegaskan posisinya sebagai mitra dialog yang kredibel dan kompetitif.

Melansir laman Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, Indonesia juga menegaskan transformasi strategis dalam pengelolaan aset negara melalui peran Danantara Indonesia sebagai superholding baru.

Kehadiran Danantara di WEF Davos disebutkan dapat menjadi salah satu alat pergeseran pendekatan Indonesia dalam mengonsolidasikan kekuatan aset negara dan menghadirkan skema pendanaan yang profesional, transparan, serta sejalan dengan praktik internasional untuk mendukung investasi berskala besar.

Melalui partisipasi aktif di WEF Davos 2026, Indonesia menegaskan kesiapan untuk menjadi mitra global yang andal, inklusif, dan berorientasi jangka panjang.

"Forum ini diharapkan menjadi momentum penting untuk memperkuat posisi Indonesia dalam peta investasi dunia sekaligus berkontribusi pada penciptaan pertumbuhan ekonomi global yang berkelanjutan," tulis laman Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM.

Tag:  #hari #prabowo #akan #pidato #world #economic #forum #swiss

KOMENTAR