Elon Musk Blak-blakan Sindir Dewan Perdamaian yang Dibentuk Trump
Elon Musk semakin mendekati status orang terkaya dunia dengan nilai kekayaan hampir 800 miliar dollar AS atau setara Rp 13.527 triliun (asumsi kurs Rp 16.909 per dollar AS).(Dok. Wikimedia Commons/Heisenberg Media)
10:36
26 Januari 2026

Elon Musk Blak-blakan Sindir Dewan Perdamaian yang Dibentuk Trump

Ringkasan:

  • Elon Musk menyindir pembentukan Board of Peace (BoP) yang diumumkan Donald Trump di WEF 2026 dengan candaan permainan kata “peace” menjadi “piece”, merujuk pada ambisi geopolitik AS terhadap Greenland dan Venezuela.
  • Sindiran tersebut dilontarkan Musk saat tampil mendadak di WEF 2026, sehari setelah pengumuman BoP, dalam sesi diskusi bersama CEO BlackRock Larry Fink.

- Bos teknologi kenamaan Elon Musk belakangan melontarkan candaan yang menyindir Board of Peace (BoP), lembaga internasional yang mempromosikan perdamaian buatan Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Untuk diketahui, Trump baru-baru ini membentuk BoP atau Dewan Perdamaian, yang diumumkan pada 22 Januari di sela-sela acara internasional World Economics Forum (WEF) 2026, di Davos, Swiss.

Sindir Dewan Perdamaian sebagai bagian ambisi Trump

Dalam WEF 2026, bos teknologi kenamaan Elon Musk turut diundang menjadi pembicara dalam sesi diskusi yang dihelat sehari setelah pengumuman Dewan Perdamaian. Pada sesi diskusi itu, Musk memelesetkan kata “Peace” dalam BoP menjadi “Piece”.

"Saya dengar ada 'peace summit' (konferensi perdamaian), saya kayak, apakah maksudnya 'p-i-e-c-e' (bagian)?" kata Musk yang dikenal punya gaya tengil ini.

Dalam bahasa Inggris, kedua kata itu sekilas terdengar sangat mirip, meski artinya sangat berbeda jauh. Kata pelesetan “Piece” digunakan Musk untuk merujuk ambisi Trump terkait penguasaan dua wilayah, yaitu Greenland dan Venezuela.

"Tahu kan, bagian kecil Greenland, bagian kecil Venezuela," lanjut Musk melempar candaan ke audiens sambil tertawa.

Candaan itu merujuk pada aksi Trump belakangan. Sebagai informasi, Trump akhir-akhir ini berambisi menganeksasi Greenland, tak lama setelah AS mengambil alih Venezuela pasca-penangkapan Presiden Nicolas Maduro 3 Januari lalu.

"Yang kita semua inginkan adalah perdamaian," lanjut Musk, yang saat ini masih perang dingin dengan Presiden Trump setelah mengkritik salah satu kebijakannya.

Musk, yang dulu pernah bekerja di bawah Trump, seolah juga menyindir pembentukan Dewan Perdamaian yang diumumkan tak lama setelah kontroversi Greenland dan Venzuela. Video sindiran Musk di forum WEF 2026 selengkapnya bisa disimak di posting berikut.

Dikutip dari Al Jazeera, dewan tersebut memiliki misi untuk mendorong gencatan senjata antara Israel dan Hamas di Gaza, merekonstruksi Gaza, dan memajukan perdamaian yang adil dan berlandaskan hukum internasional.

Trump mengundang beberapa negara untuk bergabung. Di forum WEF 2026, setidaknya ada 20 negara yang memenuhi undangan AS untuk bergabung ke Dewan Perdamaian.

Beberapa di antaranya adalah Mesir, Yordania, Uni Emirat Arab, Turkiye, Indonesia, Pakistan, Paraguay, Argentina, Arab Saudi, hingga Qatar.

Masa keanggotaan umum berlangsung selama tiga tahun, kecuali negara yang telah menyumbang 1 miliar dollar AS atau sekitar Rp 16,8 triliun (kurs Rp 16.832) pada tahun pertama.

Kehadiran yang mengejutkan

Kehadiran Elon Musk di WEF 2026 cukup mengejutkan. Sebab, sebelumnya ia tidak dijadwalkan hadir. Namun, menurut laporan Business Insider, sehari setelah pidato Trump dan pengumuman Board of Peace, jadwal Musk ditambahkan oleh panitia.

Musk hadir di sesi pukul 16.30 waktu Davos, berbincang dengan CEO BlackRock Larry Fink. Musk diduga terbang ke Davos menggunakan pesawat jet pribadinya pada Rabu (21/1/2026) malam waktu AS, dari bandara San Jose International Airport.

Dugaan tersebut berasal dari pantauan situs pelacakan penerbangan ADS-B Exchange. Musk selama ini memang kuang "sreg" dengan WEF. Tahun 2023 lalu, orang terkaya di dunia versi Forbes ini pernah mengkritisi forum ekonomi tingkat tinggi ini.

"Bagaimana bisa WEF atau apalah Davos ini, menjadi sesuatu? Apa mereka mau menjadi bosnya Bumi?" twit Musk kala itu, sambil mengutip sebuah unggahan video saat Klaus Schwab, pendiri sekaligus Executive Chairman WEF, masuk ke mimbar untuk memberi sambutan.

Musk juga mengatakan, tahun 2022 ia pernah menolak undangan ke Davos karena menganggap WEF sebagai acara membosankan, sebagaimana dikutip dari Business Insider. Acara ini dihadiri oleh kepala negara dan pelaku usaha global setiap tahunnya.

Dapatkan update berita teknologi dan gadget pilihan setiap hari. Mari bergabung di Kanal WhatsApp KompasTekno. Caranya klik link https://whatsapp.com/channel/0029VaCVYKk89ine5YSjZh1a. Anda harus install aplikasi WhatsApp terlebih dulu di ponsel.

Tag:  #elon #musk #blak #blakan #sindir #dewan #perdamaian #yang #dibentuk #trump

KOMENTAR