Wamen HAM: Kami Baru 15 Bulan Sebagai Kementerian, tetapi Capaiannya Luar Biasa
Wakil Menteri Hak Asasi Manusia (Wamen HAM) Mugiyanto mengeklaim, Kementerian HAM telah mencatat capaian signifikan meski Kementerin HAM baru berjalan selama 15 bulan sejak resmi dibentuk pada Oktober 2024.
Hal tersebut disampaikan Mugiyanto saat memberi sambutan dalam acara Kaleidoskop Kinerja TA 2025 dan Rencana Kerja TA 2026 serta Launching Jabatan Fungsional Analis HAM Kementerian Hak Asasi Manusia pada Senin (5/1/2026).
“Di bawah kepemimpinan Pak Menteri, kita bisa membuat, menurut saya, milestone yang luar biasa. Saya hitung-hitung, kita sudah hampir 15 bulan. Atau baru 15 bulan sebagai kementerian, tapi capaian kita sudah luar biasa, ya,” kata Mugiyanto.
Menurut Mugiyanto, Kementerian HAM telah mencatat berbagai capaian di seluruh lini.
Pada aspek substansi, Direktorat Jenderal Pelayanan dan Kepatuhan dianggap secara aktif menerima dan menangani pengaduan masyarakat.
Selain itu, Direktorat Jenderal Instrumen dan Penguatan juga dinilai menunjukkan kinerja yang signifikan dengan beragam program dan capaian.
Di sisi kesekretariatan, Kementerian HAM memastikan penerapan tata kelola yang baik serta memberikan dukungan terhadap pelaksanaan tugas substansi, termasuk melalui Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia serta Pusat Data dan Informasi.
“Jadi secara umum yang sudah kita capai luar biasa dan saya ingin menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya,” ucap dia.
Meski demikian, Mugiyanto memberikan sejumlah catatan perbaikan bagi Kementerian HAM yang akan dijalankan pada 2026, salah satunya adalah Sumber Daya Manusia (SDM) di lembaganya.
“Jadi, ini soal Sumber Daya Manusia, menurut saya, terutama Pusbang (Pusat Pengembangan) SDM, kerja luar biasa, karena memang staf yang ada di Kementerian Hak Asasi Manusia ini tidak semuanya latar belakangnya Hak Asasi Manusia," kata Mugiyanto.
“Bahkan yang latar belakangnya Hak Asasi Manusia itu minoritas. Termasuk teman-teman yang di Kanwil (Kantor Wilayah). Jadi ada tanggung jawab yang besar yang harus kita emban dan itu menjadi salah satu poin yang menurut saya perlu kita tingkatkan pada tahun 2026 ini,” imbuh dia.
Terlepas dari hal tersebut, Mugiyanto kembali bersyukur karena melewati 2025 dengan hal-hal yang luar biasa di Kementerian HAM.
Mugiyanto menyampaikan bahwa sepanjang 2025, Kementerian HAM meluncurkan dan meresmikan berbagai program, seperti Kampung Redam, Desa Sadar HAM, Indeks Hak Asasi Manusia, serta Satu Data HAM.
Ia menambahkan, pada akhir Desember 2025 Indonesia telah memperoleh kepastian sebagai Presiden Dewan HAM PBB, yang akan ditetapkan pada 8 Januari di Jenewa, Swiss.
“Itu menurut saya kerja luar biasa kita. Tapi itu juga tidak bisa kita capai sendiri, ya. Itu adalah hasil dari buah kerja sama kita semua. Tidak hanya yang di Kementerian Hak Asasi Manusia, tapi jajaran kementerian dan lembaga di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto ini,” kata Mugiyanto.
Tag: #wamen #kami #baru #bulan #sebagai #kementerian #tetapi #capaiannya #luar #biasa