Agnes Simbolon Kena SP3 usai Hadiri Misa Akbar Paus Fransiskus di GBK, Begini Kisahnya
Seorang jemaat, Agnes Simbolon (35) ditemui usai mengikuti misa akbar dipimpin Paus Fransiskus di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Kamis (5/9/2024). 
20:59
5 September 2024

Agnes Simbolon Kena SP3 usai Hadiri Misa Akbar Paus Fransiskus di GBK, Begini Kisahnya

- Tak pernah terbayangkan oleh Agnes Simbolon, seorang warga Medan yang mencari peruntungan di Jakarta.

Perusahaan swasta tempatnya bekerja malah memecatnya akibat hadir dalam misa akbar yang dipimpin pemimpin umat Katolik dunia, Paus Fransiskus, di Stadion Utama Gelora Bung Karno (UGBK), Jakarta, Kamis (5/9/2024).

Agnes menerima surat peringatan ketiga (SP3) hari ini setelah pengajuan izin tidak bekerja untuk datang ke misa akbar sebelumnya telah ditolak.

Surat peringatan itu ditunjukkan kepada awak Tribunnews yang kurang lebih isinya tidak ada koordinasi dengan atasan langsung.

Hal itu membuat atasan tidak mendapat informasi kritikal yang cukup dari divisi yang dipimpinnya.

"Ingat di atas segalanya ada Tuhan. Saya mau kesaksian pada saat saya mau menuju iman saya meskipun menerima surat PHK besok," ucap perempuan berusia 35 tahun itu saat ditemui, Kamis (5/9/2024).

Profesional di bidang legal ini mengatakan hanya ingin datang mengikuti perayaan misa akbar.

Agnes beberapa kali menyeka air mata akibat tidak menyangka atas keputusan perusahaan.

"Papa saya bilang ikuti Tuhan walaupun hidup ini sulit tetapi pasti Tuhan menyertai kita," ucapnya.

Pilihannya untuk hadir di misa akbar mendengarkan pesan Bapak Suci rupanya langsung mendapatkan jawaban.

Agnes lebih memilih imannya datang bersama puluhan ribu umat Katolik lain dari berbagai daerah ke GBK.

"Jadi saya datang ke sini cuma memohon dua doa, saya mohon keadilan ditegakkan, kesaksian saya untuk Tuhan, saya memilih Tuhan untuk iman saya," imbuhnya.

Pada malam ini, Agnes mengaku telah dihubungi headhunter untuk mengisi posisi yang sama di perusahaan lain.

Di dalam Stadion GBK puluhan ribu umat Katolik kompak menyalakan lampu ponsel atau flashlight sesaat Paus Fransiskus selesai memimpin Misa Agung.

Suasana yang tadinya begitu tenang seketika berubah menjadi riuh rendah ketika puluhan ribu umat menyalakan lampu ponselnya.

Tak hanya itu, jingle Viva Il Papa pun kembali menggema ketika Paus Fransiskus beranjak meninggalkan altar.

Menariknya, Paus yang mendengar hal itu pun tak langsung turun ke bawah altar.

Paus kala itu sempat menyambut gestur jemaatnya itu dengan lambaian tangan ke arah mereka.

Tak hanya itu bahkan pemimpin Gereja Katolik se-dunia itu juga memberikan berkat kepada jemaatnya.

Paus kala itu memberikan tanda salib yang ditandainya menggunakan kedua tangannya.

Alhasil, umat yang melihat hal itu pun langsung berteriak histeris seraya mengucapkan terima kasih kepada Paus.

Paus Fransiskus (bawah tengah) tiba di Stadion Utama Gelora Bung Karno untuk misa kudus di Jakarta pada tanggal 5 September 2024. (Photo by Adi WEDA / POOL / AFP) Paus Fransiskus (bawah tengah) tiba di Stadion Utama Gelora Bung Karno untuk misa kudus di Jakarta pada tanggal 5 September 2024. (Photo by Adi WEDA / POOL / AFP) (AFP/ADI WEDA)

Dari kejauhan juga terdengar beberapa jemaat sampai memanggil Paus dengan sebutan 'Bapa'.

Adapun Misa Agung yang dipimpin oleh Paus Fransiskus itu berlangsung sekitar 1,5 jam.

Dalam kegiatan itu, Umat Katolik berdoa hingga mendengarkan khotbah dari Paus Fransiskus.

Editor: Acos Abdul Qodir

Tag:  #agnes #simbolon #kena #usai #hadiri #misa #akbar #paus #fransiskus #begini #kisahnya

KOMENTAR