Outfit di Rumah Bisa Membentuk Cara Membawa Diri, Ini Cerita Reza Andriyanto
Bagi sebagian orang, rumah menjadi tempat untuk mengenakan pakaian senyaman mungkin tanpa terlalu memikirkan penampilan.
Namun, hal berbeda justru dilakukan oleh Reza Andriyanto. Pengusaha, aktor, sekaligus content creator ini mengaku tetap berusaha berpakaian rapi meski sedang berada di rumah.
Menurut Reza, kebiasaan tersebut bukan semata-mata soal penampilan, melainkan bentuk penghormatan terhadap rumah yang ia tempati.
Rumah keluarga yang ditinggalinya memiliki nilai sejarah yang kuat dan kini telah berusia lebih dari 100 tahun, sehingga ia merasa perlu menunjukkan apresiasi melalui cara berpakaian yang pantas.
"Sebisa mungkin aku tetap dan mencoba untuk berpakaian rapi. Karena rumah yang aku tinggali ini mempunyai nilai sejarah yang cukup kuat dan juga unik. Ini adalah bentuk aku mengapresiasi rumah ini dengan berpakaian sepantasnya," ujar Reza saat ditemui Kompas.com, nDalem Doyoatmodjo, beberapa waktu yang lalu.
Berpakaian Rapi sebagai Bentuk Penghormatan
Dalam kesehariannya, Reza kerap mengenakan kemeja batik. Sesekali, ia juga memakai beskap modern yang memberikan sentuhan tradisional sekaligus elegan pada penampilannya.
Pilihan busana tersebut tidak hanya mencerminkan selera pribadi, tetapi juga selaras dengan karakter rumah yang ditempatinya.
Bagi Reza, menjaga penampilan di rumah merupakan bagian dari menghargai ruang yang memiliki nilai sejarah dan cerita panjang bagi keluarganya.
Baca juga: WFH Jumat: Peluang Slow Living atau Beban Baru bagi ASN? Ini Kata Mereka yang Menjalani
Reza Andriyanto mengungkap kebiasaannya tetap berpakaian rapi di rumah. Ia merasa outfit dapat membentuk cara membawa diri sehari-hari.
Outfit Ternyata Memengaruhi Sikap
Menariknya, Reza merasakan bahwa pakaian yang dikenakan ternyata berpengaruh terhadap suasana hati dan cara dirinya berperilaku.
Ia mengaku memiliki kesadaran yang berbeda saat mengenakan pakaian yang lebih rapi dibandingkan ketika berpakaian santai.
"Pada saat kita berpakaian rapi, ada sensasi bahwa harus lebih sopan, harus lebih ramah, harus lebih berwibawa dalam menjalankan aktivitas sehari-hari," katanya.
Pandangan Reza sejalan dengan konsep psikologi yang dikenal sebagai enclothed cognition, yaitu gagasan bahwa pakaian yang dikenakan seseorang dapat memengaruhi cara berpikir, perasaan, hingga perilaku.
Dengan kata lain, pakaian tidak hanya berfungsi sebagai penutup tubuh, tetapi juga dapat membentuk persepsi diri.
Bagi Reza, pengaruh tersebut terasa nyata dalam aktivitas sehari-hari. Berpakaian rapi membuatnya lebih siap menjalani berbagai kegiatan dan lebih sadar terhadap cara berinteraksi dengan orang lain.
Tinggal di rumah kolonial berusia 100 tahun membuat Reza Andriyanto menjalani hidup lebih pelan, tenang, dan minim screen time.
Rumah Kolonial Membentuk Ritme Kehidupan
Selain pakaian, suasana tempat tinggal juga menjadi faktor yang memengaruhi kesehariannya.
Reza tinggal di rumah bergaya kolonial yang menurutnya menghadirkan atmosfer berbeda dibandingkan hunian modern pada umumnya.
Ia menilai karakter rumah sangat memengaruhi ritme hidup seseorang.
Rumah dengan desain dan nuansa tertentu dapat membentuk kebiasaan serta cara pandang penghuninya dalam menjalani aktivitas sehari-hari.
"Untuk aku pribadi, karena rumahnya memang berbentuk kolonial, rasa yang ditawarkan itu memang sangat berbeda. Di sini semua rasanya lebih pelan-pelan dan lebih berhati-hati," ujarnya.
Baca juga: Rumah Kolonial Berusia 1 Abad Ini Mengubah Cara Hidup Penghuninya, Lebih Slow Living
Tinggal di rumah kolonial berusia 100 tahun membuat Reza Andriyanto menjalani hidup lebih pelan, tenang, dan minim screen time.
Menjalani Gaya Hidup Slow Living
Suasana rumah yang tenang membuat Reza menjalani gaya hidup yang lebih lambat atau slow living. Ia mengaku jarang menghabiskan waktu untuk menonton televisi.
Sebaliknya, ia lebih sering membaca buku, berjalan kaki, memberi makan ayam dan unggas yang dipelihara di rumah, atau sekadar duduk di taman menikmati udara segar.
Menurut Reza, aktivitas-aktivitas sederhana tersebut membantunya menikmati hidup dengan lebih sadar dan tidak terburu-buru.
Pengalaman tersebut menunjukkan bahwa pakaian tidak selalu berkaitan dengan penampilan di hadapan orang lain.
Dalam beberapa kasus, cara seseorang berpakaian juga dapat menjadi bagian dari upaya membangun sikap, suasana hati, dan penghargaan terhadap lingkungan tempat ia tinggal.
Bagi Reza, berpakaian rapi di rumah bukan sekadar kebiasaan, melainkan cara untuk menghadirkan rasa hormat, ketenangan, dan kewibawaan dalam keseharian.
Tag: #outfit #rumah #bisa #membentuk #cara #membawa #diri #cerita #reza #andriyanto