Kenali Kandungan Gizi Daging Kurban, Bijak Konsumsinya
- Perayaan Idul Adha hari ini, Rabu (27/5/2026), identik dengan tradisi kumpul keluarga sambil menyantap ragam hidangan istimewa berbahan daging kurban seperti sapi atau kambing.
Namun, menyantapnya berlebihan bisa berdampak buruk bagi kesehatan tubuh, sehingga kamu harus ekstra bijak mengatur porsi makan di momen istimewa ini.
"Berdasarkan keterangan Kementerian Kesehatan RI, kandungan gizi daging kambing dan sapi bagus untuk tubuh," kata ahli gizi dari Klinik IPB Dermaga di IPB University, Nana Chairunnisa, S.Tr.Gz., dalam artikelnya di laman Unit Kesehatan IPB University yang disadur pada Rabu.
"Namun demikian, kelebihan konsumsi daging kambing dan sapi akan berefek langsung, seperti merasa pusing dan mual," sambung dia.
Baca juga: Menkes Ungkap Penyebab Kolesterol Naik setelah Makan Daging Kambing
Bijak dalam mengonsumsi daging kurban
Kandungan gizi dalam daging kambing dan sapi
Daging merah termasuk dalam sumber gizi yang penting. Setiap 100 gram sapi kurus maupun gemuk memiliki energi 174-274 kkal, 17,5-19,6 gram protein, 10-22 gram lemak, zat besi 2,6-2,9 mg, dan tanpa karbohidrat.
Kambing dengan berat sama mengandung 149 kkal energi, 16,6 gram protein, 9,2 gram lemak, serta 1 mg zat besi.
Sementara itu, domba menyumbang energi 202-317 kkal, 15,7-17,1 gram protein, 14,8-27,7 gram lemak, dan zat besi 2,4-2,6 mg. Mengingat tingginya nutrisi ini, kamu perlu mengelola porsi dengan cerdas.
Baca juga: Apa Tanda Kolesterol Naik Setelah Makan Daging Kambing? Dokter Ungkap Faktanya
Trik penyimpanan agar tetap segar
Jika stok daging kurban tersisa banyak, segera simpan dalam wadah kedap udara yang tertutup rapat untuk mencegah paparan kontaminasi. Di suhu ruang, batas maksimal kesegarannya hanya bertahan sekitar dua jam.
Untuk rencana masak tiga hingga lima hari ke depan, masukkan ke lemari pendingin bersuhu nol sampai lima derajat Celsius.
Apabila ingin menyimpannya lebih lama, antara empat hingga dua belas bulan, gunakan alat pembeku dengan suhu minus 15 derajat Celcius atau bahkan lebih dingin.
"Pastikan selalu menjaga suhu penyimpanan dan menggunakan wadah tertutup untuk menghindari pencemaran silang dan pertumbuhan bakteri," imbau Nana.
Baca juga: Pakar Gizi Bagikan Batas Aman Konsumsi Daging untuk Hindari Hipertensi
Pantangan mencuci daging mentah
Ilustrasi tajima beef atau daging sapi tajima dari Jepang.
Banyak orang gemar membilas potongan mentah dengan air agar terlihat lebih bersih sebelum dimasak.
Padahal, cipratan air cucian tersebut justru sangat berisiko menyebarkan bakteri berbahaya seperti Salmonella, Campylobacter, dan E. coli, ke seluruh permukaan dapur hingga peralatan makanmu.
"Jika ingin menggunakan daging segera, lebih baik daging direbus dengan suhu 70 derajat celsius yang dapat membantu dalam membunuh bakteri," terang Nana.
Baca juga: Kapan Waktu Terbaik Minum Obat Kolesterol Setelah Makan Daging Kurban?
Rahasia daging empuk sempurna
Agar sajian kurban bertekstur lembut sempurna saat digigit, biasakan memakai bahan pengempuk alami sebelum mulai memasaknya.
Dua yang paling populer dan efektif adalah daun pepaya yang mengandung enzim papain dan nanas yang mengandung enzim bromelin, di mana kedua enzim tersebut dapat memecah jaringan protein pada daging, sehingga membuatnya lebih empuk," jelas Nana.
Cara menggunakannya pun sangat mudah. Cukup hancurkan beberapa helai daun pepaya setengah tua atau parut nanas segar secukupnya. Balurkan secara merata ke seluruh permukaan daging mentah, lalu biarkan sesaat agar sari-sarinya meresap dengan baik sebelum meraciknya bersama bumbu andalan.
Baca juga: Daging Kurban Sebaiknya Dicuci atau Langsung Disimpan? Ini Saran Peneliti BRIN
Bijak menyantap hidangan Idul Adha
Semarak hari raya akan terasa lebih bermakna apabila kesehatan tetap terjaga. Pastikan seluruh sajian kurban di meja makan dimasak hingga matang sempurna, dan pilih bagian otot yang lebih minim lemak.
Selalu lengkapi piring makan dengan sayuran hijau dan aneka buah segar untuk memenuhi kebutuhan serat harian.
Di tengah padatnya jadwal silaturahmi bersama keluarga besar, upayakan tetap berolahraga atau melakukan aktivitas fisik ringan minimal tiga puluh menit demi melancarkan metabolisme.
"Tidak lupa untuk cukupi kebutuhan air, dan segera lakukan pemeriksaan ke fasilitas kesehatan terdekat apabila mengalami gejala penyakit saat beraktivitas selama lebaran Idul Adha, ataupun setelah makan makanan yang tinggi kolesterol secara berlebihan," pungkas Nana.
Baca juga: Mari Mengenal Gizi Daging Sapi dan Kambing
Tag: #kenali #kandungan #gizi #daging #kurban #bijak #konsumsinya