Bertengkar dengan Pasangan Bisa Bikin Hubungan Harmonis
Ilustrasi bertengkar.(Google Gemini AI)
15:40
17 Mei 2026

Bertengkar dengan Pasangan Bisa Bikin Hubungan Harmonis

-  Banyak pasangan yang berusaha menghindari pertengkaran karena khawatir hubungannya bisa berakhir.

Namun, perbedaan pendapat antara dua orang adalah hal yang sangat wajar dan tidak bisa dihindari. Terus merasa takut atau menghindari perdebatan demi menjaga "kedamaian" hanya akan menguras energi.

"Mustahil ada pasangan yang menjalani hubungan tanpa pernah berselisih atau berbeda pandangan," kata psikolog Mark Travers dalam tulisannya di Forbes, disadur pada Minggu (17/5/2026).

Banyak riset membuktikan, perselisihan yang ditangani dengan pikiran jernih justru bisa meningkatkan kualitas hubungan secara drastis. Namun, menyelesaikan masalah bukanlah keterampilan yang otomatis manusia miliki sejak lahir.

Baca juga: 4 Kunci Hubungan Langgeng Menurut Studi, Ada Frekuensi Konflik

Berikut tiga manfaat utama dari pertengkaran yang sehat bagi kelangsungan hubungan jangka panjang.

Alasan mengapa konflik sehat penting bagi keharmonisan hubungan

1. Meningkatkan kejujuran dan kejelasan dalam berkomunikasi

Bayangkan sebuah situasi ketika pasangan melanggar batasan, misalnya dengan melontarkan lelucon pribadi tentang kamu di depan teman-teman, yang membuatmu merasa tersinggung.

Jika kamu hanya diam lalu mendadak meledak dan menuduhnya tidak bisa menghargai, si dia pasti akan merasa diserang dan langsung membela diri.

Baca juga: 4 Tahapan Hubungan Asmara, Kamu dan Pasangan Ada di Fase Mana?

Ilustrasi pasangan bertengkar.Google Gemini AI Ilustrasi pasangan bertengkar.

"Percakapan pun dengan cepat berubah menjadi ajang debat soal niat versus dampak, dan soal siapa yang 'terlalu sensitif.' Tapi akar masalahnya, yaitu bagaimana tindakan satu pihak melukai perasaan pihak lain, justru tidak pernah benar-benar dibahas," kata Travers.

Baca juga: Kenali 4 Tanda Takut Berkomitmen yang Bikin Ragu Menjalin Hubungan

Akan lebih baik jika kamu menyampaikan teguran dengan lugas, jujur, dan tenang. Ungkapkan bahwa kamu tidak nyaman dengan lelucon tersebut dan memintanya untuk menjaga privasi.

Dengan begitu, ia tidak perlu menebak-nebak kesalahan dan bisa langsung memperbaiki sikapnya di masa mendatang.

"Perbedaan dari kedua interaksi pertengkaran ini terletak pada tingkat kejelasannya. Cara pertama sangat kabur, terlalu umum, dan sekadar meluapkan emosi tanpa memberi pemahaman," ujar Travers.

"Sementara cara kedua lebih jelas, terarah, dan memberi tahu pasangan apa langkah nyata yang bisa dilakukan untuk memperbaiki keadaan," sambung dia.

Baca juga: Mengapa Hubungan Cinta Tanpa Drama Sering Terasa Hambar

2. Membuang potensi dendam yang terpendam

Misalnya, kamu dan pasangan berbeda pendapat soal rencana liburan akhir pekan. Kamu ingin bersantai di rumah, sedangkan pasangan ingin reuni dengan teman sekolah.

Jika satu pihak mengalah, tetapi terus bersikap dingin dan menyindir sepanjang hari, masalah itu sebenarnya tidak pernah selesai.

Ilustrasi pasangan bertengkar. Manipulasi emosional sering terjadi tanpa disadari, dan bisa membuat seseorang merasa bersalah, bingung, hingga kehilangan kepercayaan diri dalam hubungan.Google Gemini AI Ilustrasi pasangan bertengkar. Manipulasi emosional sering terjadi tanpa disadari, dan bisa membuat seseorang merasa bersalah, bingung, hingga kehilangan kepercayaan diri dalam hubungan.

Emosi negatif itu hanya terkubur sementara dan siap meledak di kemudian hari sebagai "amunisi" pada pertengkaran berikutnya.

Mencari jalan tengah dengan saling mendengarkan dan memahami, akan membuat pasangan saling menghargai.

Baca juga: 11 Kebiasaan yang Bikin Hubungan Cepat Kandas, Salah Satunya Malas Komunikasi

3. Memahami kebutuhan emosional lewat kerentanan

Ketika merasa kurang diperhatikan karena kesibukan kerja, menyindir pasangan hanya akan terdengar seperti kritik yang pedas. Sudah bisa ditebak, pasangan akan refleks membela diri alih-alih berempati.

Pendekatan yang lebih sehat adalah berfokus murni pada apa yang sebenarnya kamu butuhkan, bukan menyerang karakternya.

Ungkapkan bahwa kamu merindukannya dan butuh lebih banyak waktu berkualitas berdua agar kembali merasa dekat.

Travers mengatakan, perdebatan justru bisa merekatkan hubungan, jika masing-masing pihak bersedia peka terhadap kerentanan pasangannya.

Baca juga: Perbedaan Zodiak Cancer dan Leo, dari Sifat sampai Gaya Komunikasi

"Bila dikelola dengan baik, konflik justru menjadi cara terbaik untuk menyelami isi hati pasangan. Hal ini bisa menunjukkan apa yang sebenarnya berharga bagi mereka, hal-hal apa yang menyinggung perasaannya, serta tindakan apa yang bisa membuatnya merasa lebih aman," ucap dia.

"Di saat yang sama, hal ini juga mendorong introspeksi. Masing-masing pihak diajak untuk mengenali kembali kebiasaan, pemicu emosi, serta ekspektasi mereka sendiri," lanjut Travers.

Seiring berjalannya waktu, kebiasaan positif ini membantu kedua belah pihak untuk saling menyelami karakter masing-masing secara mendalam. Pemahaman batin yang kuat inilah yang pada akhirnya menjaga hubungan asmara tetap harmonis.

Baca juga: 6 Tips Komunikasi Suami Istri agar Pernikahan Lebih Bahagia

Tag:  #bertengkar #dengan #pasangan #bisa #bikin #hubungan #harmonis

KOMENTAR