Tren Pernikahan 2026, Intimate Wedding dan Destinasi Unik Makin Diminati
Ilustrasi pameran pernikahan. (Suara.com/Vania)
15:55
30 April 2026

Tren Pernikahan 2026, Intimate Wedding dan Destinasi Unik Makin Diminati

Pernikahan kini bukan lagi sekadar seremoni—melainkan pengalaman personal yang dirancang sedekat mungkin dengan cerita cinta masing-masing pasangan. Tren inilah yang semakin terasa dalam gelaran Weddings by Marriott Bonvoy: Indonesia Showcase 2026, yang kembali hadir sebagai ruang eksplorasi bagi calon pengantin untuk menemukan konsep pernikahan impian mereka.

Digelar di Astor Ballroom, The St. Regis Jakarta, pada 25-26 April 2026, pameran ini menghadirkan lebih dari 45 pilihan venue dan vendor, mulai dari ballroom megah di kota besar hingga resort eksotis di destinasi yang belum terlalu mainstream. Bukan hanya soal lokasi, tapi juga bagaimana setiap detail pernikahan bisa disesuaikan dengan karakter pasangan.

Senior Director of Operations Marriott International Indonesia, Masri, menegaskan bahwa pendekatan ini menjadi kunci utama dalam melihat evolusi tren pernikahan saat ini.

“Marriott itu bukan hanya hotel atau hospitality industry. Kami juga melihat diri sebagai bagian dari lifestyle. Wedding adalah bagian dari itu—karena ini momen sekali seumur hidup yang harus dibuat spesial,” ujarnya.

Wedding Bukan Lagi Template, Tapi Cerita Personal

Masri menjelaskan, pasangan masa kini tak lagi ingin konsep yang itu-itu saja. Mereka datang dengan preferensi yang lebih spesifik—bahkan sangat personal.

“Sekarang customer ingin didengar. Tidak semua mau wedding yang generik. Jadi kita mulai dari preference mereka dulu, baru kita bantu wujudkan,” katanya.

Inilah yang membuat konsep pernikahan 2026 bergeser: lebih berwarna, lebih fleksibel, dan lebih mencerminkan identitas pasangan. Mulai dari intimate wedding di tepi pantai dengan 20 tamu terdekat, hingga pesta besar dengan ribuan undangan di ballroom kota besar—semuanya tetap relevan, selama sesuai dengan keinginan pengantin.

Intimate Wedding Naik Daun, Tapi Grand Wedding Tetap Bertahan

Menariknya, tren intimate wedding semakin diminati, terutama di destinasi resort seperti Labuan Bajo, Lombok, hingga Belitung. Lokasi-lokasi ini menawarkan pengalaman yang lebih privat sekaligus romantis.

“Banyak yang sekarang memilih intimate wedding, traveling bareng keluarga dan teman dekat. Tapi grand wedding di kota besar seperti Jakarta dan Surabaya juga tetap kuat,” jelas Masri.

Labuan Bajo bahkan disebut sebagai salah satu destinasi yang makin populer untuk pernikahan, didukung dengan fasilitas seperti chapel, villa di atas air, hingga panorama laut yang dramatis.

“Destination itu sendiri sudah sangat romantis. Jadi tidak perlu banyak effort tambahan untuk menciptakan suasana,” tambahnya.

Lebih dari Sekadar Venue

Lewat pameran ini, Marriott Bonvoy ingin mengubah persepsi bahwa hotel hanya sekadar tempat menikah. Dengan menggandeng 26 vendor lokal terpercaya—mulai dari dekorasi, wedding planner, hingga desainer gaun—pengunjung bisa merancang seluruh konsep dalam satu tempat.

“Biasanya orang harus hubungi banyak vendor satu per satu. Di sini, mereka bisa langsung melihat pilihan, bandingkan, dan menentukan sesuai budget dan style mereka,” kata Masri.

Pendekatan ini juga memungkinkan pasangan dengan berbagai skala anggaran tetap bisa menemukan opsi yang sesuai.

“Dari luxury sampai yang lebih intimate dan simpel, semuanya ada. Tinggal disesuaikan dengan kebutuhan,” lanjutnya.

Destinasi Semakin Beragam

Selain kota-kota besar seperti Jakarta dan Surabaya, Marriott Bonvoy juga menawarkan alternatif destinasi yang lebih unik. Dari Bali yang klasik, hingga pilihan baru seperti Lampung, Lombok, dan Labuan Bajo.

“Kalau sudah sering ke Bali, kenapa tidak coba destinasi lain yang sama indahnya? Sekarang pilihannya jauh lebih banyak,” ujar Masri.

Dengan lebih dari 80 hotel dan resort di berbagai lokasi, fleksibilitas menjadi nilai utama yang ditawarkan.

Pada akhirnya, setiap pernikahan dianggap unik—tanpa terkecuali.

“Bagi kami, setiap wedding itu spesial. Mau 50 orang atau 1.000 orang, tetap harus kita buat sesuai ekspektasi, bahkan melebihi,” jelas Masri.

Salah satu pesan kuat yang disampaikan dalam showcase tahun ini adalah aksesibilitas. Marriott ingin menghapus stigma bahwa menikah di jaringan hotel internasional harus selalu mahal. Melalui pameran ini, pasangan dapat berdiskusi langsung mengenai anggaran mereka.

"Bagusnya datang ke expo seperti ini adalah karena rentang hotel kita sangat luas, dari yang luxury, premium, hingga select service. Tim kami siap memberikan pilihan (ABCDE) yang sesuai dengan gaya dan budget tamu," pungkas Masri.

Sentuhan Estetika dan Tren Mode

Kemeriahan pameran juga didukung oleh empat peragaan busana eksklusif dari desainer ternama seperti Nicole+Felicia (The Proposal), MaisonMet, Dimas Singgih, dan Phangsanny. Kehadiran para vendor lokal ini menurut Masri adalah bentuk kolaborasi strategis untuk menjaga kualitas dan kepercayaan konsumen.

Dan yang lebih menarik, pameran ini juga menawarkan hadiah utama fantastis bertajuk ‘Wedding on Us’ senilai Rp500 juta dan paket perjalanan bulan madu bagi pasangan yang beruntung.

Editor: Vania Rossa

Tag:  #tren #pernikahan #2026 #intimate #wedding #destinasi #unik #makin #diminati

KOMENTAR