Menyimpan Rahasia Bisa Picu Stres, Ini Penjelasan Peneliti
Perasaan tidak nyaman yang sulit dijelaskan terkadang muncul tanpa sebab yang jelas. Penelitian terbaru menunjukkan bahwa menyimpan rahasia bisa menjadi salah satu pemicunya.
Melansir The Guardian (17/4/2026), kebiasaan menahan informasi dapat berdampak pada kondisi mental.
Efek tersebut muncul bukan hanya saat berinteraksi dengan orang lain, tetapi juga ketika seseorang sendirian.
Baca juga: Berkaca dari Kasus FH UI, Psikolog Ungkap Cara Mendidik Anak Laki-laki Sejak Dini
Rahasia tidak hanya soal apa yang disembunyikan
Dalam dunia psikologi, definisi rahasia terus berkembang.
Peneliti dari University of Melbourne, Valentina Bianchi, menjelaskan bahwa rahasia tidak selalu berarti sesuatu yang aktif disembunyikan.
Menurutnya, rahasia bisa terbentuk sejak seseorang memutuskan untuk tidak membagikan informasi tertentu.
“Begitu seseorang berniat menyimpan informasi, di situlah rahasia mulai terbentuk,” ujar Bianchi.
Ia menambahkan bahwa dampak terbesar dari rahasia justru muncul saat seseorang terus memikirkannya.
Baca juga: Psikolog Ungkap Kebiasaan di Rumah yang Bisa Membentuk Sikap Seksis pada Anak
Pikiran yang terus kembali jadi sumber stres
Ilustrasi stres dan kehabisan energi. Penelitian terbaru menunjukkan bahwa menyimpan rahasia dapat memicu stres karena pikiran tentang hal tersebut terus muncul tanpa disadari.
Salah satu dampak utama menyimpan rahasia adalah munculnya pikiran yang berulang secara spontan.
Kondisi ini membuat seseorang terus memikirkan hal yang disembunyikan, meski tidak diinginkan.
Bianchi menyebut fenomena ini sebagai spontaneous mind-wandering.
“Kami menemukan bahwa pola pikir ini memicu perasaan negatif dan dapat membentuk siklus yang membuat seseorang semakin tertekan,” jelasnya.
Akibatnya, seseorang bisa mengalami stres, kecemasan, hingga rasa terisolasi.
Baca juga: Psikolog Jelaskan Akar Kekerasan Seksual, dari Pola Asuh hingga Lingkungan
Banyak orang menyimpan rahasia lebih dari yang disadari
Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa rata-rata seseorang menyimpan sekitar 13 jenis rahasia. Dari jumlah tersebut, sekitar lima di antaranya belum pernah dibagikan kepada siapa pun.
Rahasia yang paling umum berkaitan dengan kebohongan, keuangan, hubungan, hingga perasaan pribadi.
Temuan ini menunjukkan bahwa menyimpan rahasia merupakan hal yang cukup umum dalam kehidupan sehari-hari.
Dampaknya juga bisa dirasakan secara fisik
Selain berdampak pada kondisi mental, menyimpan rahasia juga dikaitkan dengan kesehatan fisik.
Beberapa studi menemukan adanya hubungan antara kebiasaan menyembunyikan informasi dengan kondisi kesehatan tertentu.
Menurut Bianchi, tekanan mental dari rahasia dapat memengaruhi kesejahteraan secara keseluruhan.
Hal ini membuat seseorang merasa tidak autentik dan lebih mudah mengalami kelelahan emosional.
Baca juga: Bercanda Boleh, Ini Batas Aman Prank Saat April Fools Menurut Psikolog
Tidak semua rahasia harus dibagikan
Meski dapat menimbulkan stres, menyimpan rahasia tidak selalu berdampak buruk.
Dalam beberapa situasi, rahasia justru memiliki fungsi sosial, seperti melindungi diri sendiri atau orang lain.
“Rahasia bisa menjadi cara untuk menjaga hubungan atau reputasi,” kata Bianchi.
Namun, ia mengingatkan bahwa membagikan rahasia juga perlu dilakukan dengan hati-hati.
Baca juga: Kenapa Orang Suka Membuat Prank Saat April Fools? Ini Penjelasan Psikolog
Cara mengurangi beban dari rahasia
Untuk mengurangi dampak emosional, Bianchi menyarankan beberapa langkah sederhana.
Salah satunya adalah membicarakan perasaan kepada pihak profesional tanpa harus mengungkap isi rahasia secara detail.
Selain itu, seseorang juga dapat mencoba memahami alasan di balik keputusan menyimpan rahasia tersebut.
Pendekatan ini dikenal sebagai cognitive reappraisal, yaitu menilai kembali makna dari sebuah situasi.
Dengan cara ini, seseorang dapat lebih menerima kondisi yang dihadapi dan mengurangi tekanan yang muncul.
Kesadaran jadi langkah awal menjaga kesehatan mental
Penelitian ini menunjukkan bahwa rahasia bukan sekadar hal yang disimpan, tetapi juga sesuatu yang diproses oleh pikiran.
Semakin sering dipikirkan, semakin besar dampaknya terhadap kondisi mental.
Dengan memahami hal ini, seseorang dapat lebih bijak dalam mengelola informasi dan menjaga keseimbangan emosional.
Baca juga: Psikolog Ungkap 8 Ciri Orang Dewasa Secara Emosional, Bukan Sekadar Menahan Emosi
Tag: #menyimpan #rahasia #bisa #picu #stres #penjelasan #peneliti