Bukan Lagi Sekadar Wewangian, Parfum Kini Jadi Bagian Ekspresi Diri
Ilustrasi parfum.(Dok. Unsplash/Andres Molina)
18:05
9 April 2026

Bukan Lagi Sekadar Wewangian, Parfum Kini Jadi Bagian Ekspresi Diri

– Cara orang menggunakan parfum kini mulai berubah. Jika sebelumnya parfum digunakan sebagai pelengkap penampilan, kini fungsinya berkembang menjadi bagian dari identitas diri.

Fenomena ini terlihat dari semakin banyaknya orang yang tidak hanya memiliki satu parfum, tetapi mengoleksi berbagai jenis aroma untuk digunakan dalam situasi yang berbeda.

Menurut General Manager L’Oreal Luxe Division Indonesia Maria Adina, penggunaan parfum kini mirip seperti memakai lipstik, di mana seseorang dapat memiliki banyak pilihan untuk berbagai kesempatan.

Baca juga: 5 Tips Memilih Wangi Parfum Sesuai Kepribadian, Pilih Aroma Bahagia

“Sekarang orang pakai fragrance itu seperti pakai lipstick. Koleksinya banyak dan jarang habis karena kita punya banyak pilihan,” kata Maria dalam acara L’Oreal Brandstorm 2026 di Jakarta Selatan, Rabu (8/4/2026).

Perubahan ini menunjukkan, bahwa parfum tidak lagi dipandang sebagai kebutuhan tunggal, melainkan sebagai bagian dari gaya hidup yang lebih personal dan fleksibel.

Digunakan Sesuai Momen dan Kebutuhan

Maria menjelaskan bahwa tren ini membuat penggunaan parfum menjadi lebih kontekstual.

Seseorang dapat memilih aroma yang berbeda tergantung aktivitas yang dilakukan, mulai dari bekerja, menghadiri acara, hingga bertemu pasangan.

Baca juga: 7 Aroma Parfum yang Menenangkan Pikiran dan Meredakan Stres

“Kalau ke konser beda fragrance, ke kantor beda, ketemu pasangan beda, ke acara malam juga beda,” jelasnya.

Hal ini menunjukkan bahwa parfum kini digunakan sebagai cara untuk menyesuaikan diri dengan suasana maupun peran yang dijalani seseorang dalam berbagai situasi.

Dengan kata lain, satu orang tidak lagi hanya memiliki satu “signature scent”, melainkan beberapa pilihan aroma yang digunakan secara bergantian.

Perubahan ini juga memperlihatkan bahwa konsumen semakin sadar terhadap bagaimana aroma dapat memengaruhi kesan yang ditampilkan kepada orang lain.

Baca juga: Aroma Parfum yang Cocok Berdasarkan Zodiak, Capricorn Woody Notes

Personalisasi Jadi Faktor Utama

Maria menambahkan, bahwa personalisasi kini menjadi faktor utama dalam pemilihan parfum.

Menurutnya, konsumen tidak lagi mencari satu aroma yang sama untuk digunakan setiap saat, tetapi lebih tertarik pada pengalaman yang bisa disesuaikan dengan preferensi masing-masing.

“Personalisasi menjadi hal utama dan akan menjadi masa depan dari fragrance,” tuturnya.

Ia menjelaskan, tren ini juga terlihat dari meningkatnya minat terhadap teknik layering, yaitu menggabungkan beberapa parfum untuk menciptakan aroma yang unik.

Dengan cara ini, seseorang dapat menghasilkan wangi yang berbeda dan tidak pasaran, sehingga lebih mencerminkan karakter pribadi.

Selain layering, konsumen juga mulai memperhatikan berbagai aspek teknis dari parfum, seperti ketahanan aroma (longevity), daya sebar (projection), hingga jejak aroma (sillage).

Hal-hal tersebut sebelumnya lebih banyak diperhatikan oleh penggemar parfum, tetapi kini mulai menjadi pertimbangan umum dalam memilih produk.

Baca juga: Saat Wewangian Jadi Identitas, Budaya Parfum Indonesia Hadirkan Pilihan Sesuai Momen

Cerminan Gaya Hidup dan Ekspresi Diri

Perubahan cara penggunaan parfum ini juga tidak terlepas dari pergeseran gaya hidup.

Parfum tidak lagi sekadar digunakan untuk menjaga kesegaran tubuh, tetapi juga menjadi bagian dari cara seseorang mengekspresikan diri.

Koleksi parfum yang beragam memungkinkan seseorang menyesuaikan aroma dengan suasana hati, aktivitas, maupun identitas yang ingin ditampilkan.

Hal ini membuat parfum memiliki peran yang lebih luas, tidak hanya sebagai produk kecantikan, tetapi juga sebagai elemen personal yang melekat dalam keseharian.

Maria menilai bahwa tren ini sejalan dengan perubahan perilaku konsumen di kategori kecantikan lainnya.

“Fenomena yang sebelumnya terlihat di kategori makeup, kini juga terjadi pada fragrance,” terangnya.

Tag:  #bukan #lagi #sekadar #wewangian #parfum #kini #jadi #bagian #ekspresi #diri

KOMENTAR