Mudik Nyaman Tanpa Sesak, Dokter Ingatkan Filter AC Mobil Jangan Diabaikan
Perjalanan mudik yang memakan waktu berjam-jam sering kali membuat tubuh mudah lelah.
Namun, bagi penderita asma, perjalanan jauh juga bisa menjadi tantangan tersendiri karena berisiko memicu gangguan pernapasan.
Paparan debu jalanan, asap kendaraan, perubahan suhu udara, hingga penggunaan pendingin ruangan dalam mobil secara terus-menerus dapat menjadi faktor yang memicu kambuhnya asma selama perjalanan.
Dokter spesialis paru Jaswin Dhillon, Sp. P dari RSP Goenawan Partowidigdo menjelaskan, banyak orang lebih fokus menyiapkan kebutuhan mudik seperti pakaian, rute perjalanan, atau bekal makanan, tetapi lupa mempersiapkan kondisi kesehatan, terutama bagi yang memiliki riwayat penyakit paru.
Menurut dia, salah satu gangguan yang paling sering muncul saat mudik adalah serangan asma akibat paparan debu dan polusi selama perjalanan.
“Debu merupakan salah satu pencetus utama serangan asma. Saat perjalanan macet berjam-jam, paparan debu dan asap knalpot akan lebih tinggi, apalagi jika ventilasi kendaraan tidak diperhatikan,” ujar dr. Jaswin dalam siaran Radio Kesehatan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, dikutip Sabtu (28/3/2026).
Baca juga: 5 Persiapan Mudik bagi Penderita GERD agar Perjalanan Nyaman
Ilustrasi mudik pakai mobil tua. Aktivitas mudik atau pulang kampung telah menjadi tradisi tahunan masyarakat Indonesia menjelang hari raya Idul Fitri. Mengingat perjalanan mudik seringkali menempuh jarak yang jauh dan memakan energi, muncul pertanyaan di tengah masyarakat: bolehkah seorang pemudik tidak berpuasa Ramadhan?
Filter AC mobil perlu diperiksa sebelum berangkat
Bagi pemudik yang menggunakan mobil pribadi, kondisi AC mobil menjadi hal penting yang sering diabaikan.
Padahal, filter AC yang kotor dapat menyimpan debu dan partikel halus yang berisiko terhirup selama perjalanan.
Jaswin menyarankan agar filter AC dibersihkan terlebih dahulu sebelum mudik, terutama jika ada anggota keluarga yang memiliki riwayat asma atau alergi.
Filter yang tidak dibersihkan dapat membuat debu terus berputar di dalam kabin mobil, sehingga memicu iritasi saluran napas.
Selain itu, suhu AC juga sebaiknya tidak terlalu dingin. Udara dingin yang langsung mengenai wajah dapat membuat saluran napas lebih sensitif dan memicu sesak.
“AC jangan diarahkan langsung ke wajah. Suhu juga jangan terlalu dingin, tetapi tetap sejuk agar saluran napas tidak kering,” kata dia.
Jangan buka kaca saat macet
Sebagian orang memilih membuka kaca mobil ketika merasa pengap. Namun, menurut dr. Jaswin, langkah ini justru dapat memperbesar risiko paparan polusi dari luar kendaraan, terutama saat kondisi lalu lintas padat.
Saat kendaraan terjebak macet, udara luar biasanya mengandung lebih banyak asap kendaraan dan debu.
Karena itu, lebih aman menggunakan mode sirkulasi udara dalam kabin agar udara dari luar tidak terus masuk ke dalam mobil.
Masker tetap penting meski di kendaraan
Penggunaan masker tetap dianjurkan, terutama bagi yang bepergian menggunakan transportasi umum atau sepeda motor.
Masker medis tiga lapis dinilai lebih efektif dibanding masker kain karena memiliki lapisan penyaring partikel.
Selain menyaring debu, masker juga membantu menjaga area hidung dan mulut tetap lembap sehingga saluran napas tidak cepat kering akibat paparan AC.
Baca juga: 4 Tips Kembali dari Mudik Tanpa Stres Jelang Hari Pertama Kerja Setelah Lebaran
Penderita asma wajib bawa inhaler
Bagi penderita asma, inhaler pelega harus selalu berada di tempat yang mudah dijangkau selama perjalanan.
Jangan menyimpan obat di koper atau bagasi karena serangan asma bisa datang tiba-tiba saat kendaraan sedang melaju atau terjebak macet.
Jika gejala mulai muncul, seperti batuk kering, dada terasa berat, atau napas mulai tidak lega, penderita disarankan segera menggunakan inhaler dan duduk dalam posisi condong ke depan agar paru-paru lebih mudah mengembang.
Selain itu, penting juga untuk minum air secara berkala agar tenggorokan tetap lembap dan saluran napas tidak mudah iritasi.
Mudik yang aman bukan hanya soal sampai tujuan, tetapi juga menjaga kondisi tubuh tetap stabil sepanjang perjalanan.
Tag: #mudik #nyaman #tanpa #sesak #dokter #ingatkan #filter #mobil #jangan #diabaikan