Berat Badan Naik Saat Puasa? Ketahui Penyebab yang Sering Tidak Disadari
Berat badan yang naik saat puasa sering membuat banyak orang heran, karena waktu makan justru lebih singkat jika dibandingkan ketika tidak puasa.
Dokter spesialis kedokteran olahraga Rumah Sakit Pondok Indah Bintaro Jaya, dr. Risky Dwi Rahayu, M.Gizi, Sp.K.O, menjelaskan kenaikan berat badan selama Ramadhan umumnya berkaitan dengan pola makan dan aktivitas yang kurang tepat.
“Berat badan naik itu belum tentu semuanya lemak, tapi memang sering kali karena pola makan saat berbuka yang berlebihan,” ujar dr. Risky dalam jumpa pers secara daring yang diikuti Kompas.com pada Rabu (18/2/2026).
Menurut dia, penting untuk memahami komposisi tubuh, bukan hanya angka di timbangan.
Baca juga: Olahraga Saat Puasa Idealnya Berapa Menit? Ini Kata Dokter
Tidak semua kenaikan berarti lemak
Risky menjelaskan bahwa timbangan biasa hanya menunjukkan berat badan total. Kenaikan angka bisa berasal dari lemak, massa otot, atau bahkan retensi cairan.
Cara sederhana untuk memantau perubahan lemak adalah dengan mengukur lingkar pinggang.
Jika lingkar pinggang bertambah, kemungkinan besar yang meningkat adalah lemak tubuh.
Sebaliknya, jika berat naik tetapi lingkar pinggang tetap atau mengecil, peningkatan bisa berasal dari massa otot.
Baca juga: Pahami Batas Aman Olahraga Saat Puasa
Pola makan berbuka yang berlebihan
Ilustrasi makanan berlemak. Dokter olahraga RSPI menjelaskan penyebab umum berat badan naik saat puasa, mulai dari pola makan berbuka yang berlebihan hingga kurangnya aktivitas fisik.
Salah satu penyebab utama kenaikan berat badan adalah pola makan yang tidak terkontrol saat berbuka.
Banyak orang langsung mengonsumsi makanan tinggi gula dan gorengan dalam jumlah besar.
Minuman manis, sirup, kolak, dan camilan tinggi kalori dapat menyebabkan lonjakan asupan energi.
Lonjakan tersebut sering kali tidak diimbangi dengan aktivitas fisik yang memadai. Akibatnya, tubuh menyimpan kelebihan energi sebagai lemak.
Baca juga: Olahraga Sebelum Sahur, Aman atau Justru Bikin Cepat Lelah? Ini Penjelasan Dokter
Karbohidrat sederhana dan indeks glikemik tinggi
Karbohidrat sederhana dengan indeks glikemik tinggi cepat meningkatkan gula darah. Namun, penurunan gula darah juga berlangsung cepat, sehingga memicu rasa lapar kembali.
Kondisi ini mendorong seseorang untuk makan lebih banyak dalam waktu singkat.
Risky menyarankan memilih karbohidrat kompleks agar rasa kenyang bertahan lebih lama.
Kurang olahraga atau salah atur intensitas
Puasa bukan alasan untuk menghentikan aktivitas fisik sepenuhnya. Kurangnya olahraga dapat memperbesar risiko kelebihan kalori tersimpan sebagai lemak.
Sebaliknya, olahraga dengan intensitas terlalu tinggi tanpa pengaturan nutrisi juga tidak dianjurkan.
Latihan sebaiknya dilakukan dengan intensitas sedang dan durasi terukur agar tetap aman.
Konsumsi makanan tinggi lemak dan digoreng
Makanan yang digoreng cenderung mengandung kalori lebih tinggi dibandingkan metode memasak lain.
Gorengan saat berbuka sering menjadi tambahan kalori yang tidak disadari.
Jika dikonsumsi rutin dalam jumlah banyak, asupan kalori harian bisa melampaui kebutuhan tubuh.
Baca juga: Olahraga Saat Puasa Aman atau Berisiko? Dokter Ungkap Aturan Lengkapnya
Perhatikan asupan cairan dan kafein
Hal lain yang perlu diperhatikan adalah asupan minuman berkafein seperti kopi dan teh, memiliki efek diuretik yang meningkatkan frekuensi buang air kecil.
Jika tidak diimbangi dengan cukup cairan, tubuh bisa mengalami dehidrasi ringan. Kondisi tersebut dapat memengaruhi performa olahraga dan membuat tubuh terasa lemas.
Kelelahan sering kali memicu keinginan mengonsumsi makanan tinggi gula sebagai kompensasi energi.
Berat badan naik saat puasa umumnya disebabkan pola makan berbuka yang berlebihan dan kurangnya aktivitas fisik.
Pemantauan komposisi tubuh, pengaturan porsi makan, serta olahraga dengan intensitas sedang membantu mencegah kenaikan lemak yang tidak diinginkan.
Pendekatan yang seimbang memungkinkan puasa tetap berjalan lancar tanpa mengganggu kesehatan dan kebugaran tubuh.
Baca juga: Jangan Langsung Olahraga Setelah Berbuka Puasa, Ini Aturan Amannya Menurut Dokter
Tag: #berat #badan #naik #saat #puasa #ketahui #penyebab #yang #sering #tidak #disadari